RCIPUBLISHERRCIPUBLISHER
Indonesian Journal of Health and MedicalIndonesian Journal of Health and MedicalMasalah: Penelitian ini mengungkapkan tingginya angka karies gigi (69%) di Posyandu Melati 6 Kecamatan Maospati Kabupaten Magetan tahun 2021. Tujuan: Menganalisis pengetahuan ibu tentang karies gigi pada anak balita. Metode: Penelitian deskriptif dengan 36 responden ibu balita melalui kuisioner. Hasil: Pengetahuan ibu tentang definisi dan penyebab karies gigi termasuk kategori cukup (65%), pencegahan karies gigi dalam kategori kurang (61,66%), dan akibat serta perawatan karies gigi dalam kategori cukup (68,88%). Kesimpulan: Pengetahuan ibu secara keseluruhan masuk kategori cukup.
1) Pengetahuan ibu tentang karies gigi dan penyebabnya cukup.3) Sistematisasi penyuluhan kesehatan gigi dianjurkan untuk meningkatkan pemahaman ibu.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi keefektifan media edukasi digital dalam meningkatkan pengetahuan ibu tentang karies gigi. Studi lebih lanjut disarankan untuk mengkaji pengaruh partisipasi aktif ibu dalam program kesehatan gigi terhadap penurunan angka karies. Selain itu, perlu diteliti perbandingan antara metode edukasi langsung (posyandu) dan pendekatan berbasis komunitas dalam efektivitas pencegahan karies gigi pada anak balita.
| File size | 621.02 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKES JAKARTA 3POLTEKKES JAKARTA 3 Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa pada ada perbedaan yang signifikan perilaku perawatan anak dengan malaria antara kelompok kontrol dan intervensiHasil penelitian ini memperlihatkan bahwa pada ada perbedaan yang signifikan perilaku perawatan anak dengan malaria antara kelompok kontrol dan intervensi
UNSIQUNSIQ Program ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan, meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Koordinasi awal denganProgram ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan, meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Koordinasi awal dengan
SPPSPP Kesimpulan dibutuhkan peningkatan edukasi dan pelatihan yang lebih intensif untuk memperbaiki pemahaman dan keterampilan dalam pencegahan stunting. PengabdianKesimpulan dibutuhkan peningkatan edukasi dan pelatihan yang lebih intensif untuk memperbaiki pemahaman dan keterampilan dalam pencegahan stunting. Pengabdian
LARPAINSTITUTELARPAINSTITUTE Intervensi seperti edukasi kebersihan, rehidrasi oral, makanan rendah serat, serta keterlibatan keluarga secara aktif terbukti efektif dalam mengurangiIntervensi seperti edukasi kebersihan, rehidrasi oral, makanan rendah serat, serta keterlibatan keluarga secara aktif terbukti efektif dalam mengurangi
SANGADJIMEDIAPUBLISHINGSANGADJIMEDIAPUBLISHING Keberlanjutan program sangat bergantung pada dukungan terus‑menerus dari pemerintah daerah, tenaga kesehatan, serta organisasi masyarakat, termasuk pemberdayaanKeberlanjutan program sangat bergantung pada dukungan terus‑menerus dari pemerintah daerah, tenaga kesehatan, serta organisasi masyarakat, termasuk pemberdayaan
LENTERANUSALENTERANUSA Edukasi yang diberikan diharapkan dapat membantu mencegah stunting di masa depan, dengan mengaplikasikan pengetahuan tentang manfaat daun kelor sebagaiEdukasi yang diberikan diharapkan dapat membantu mencegah stunting di masa depan, dengan mengaplikasikan pengetahuan tentang manfaat daun kelor sebagai
MARANATHAMARANATHA Menurut WHO pada tahun 2014, lebih dari 1,9 milyar populasi dunia mengalami overweight dan 600 juta di antaranya dengan obesitas. Kondisi ini disebabkanMenurut WHO pada tahun 2014, lebih dari 1,9 milyar populasi dunia mengalami overweight dan 600 juta di antaranya dengan obesitas. Kondisi ini disebabkan
STIKES MAJAPAHITSTIKES MAJAPAHIT Pendapatan keluarga menjadi salah satu faktor penting dalam tercapainya status gizi yang baik, karena ketidakmampuan dalam keuangan menyebabkan kurangnyaPendapatan keluarga menjadi salah satu faktor penting dalam tercapainya status gizi yang baik, karena ketidakmampuan dalam keuangan menyebabkan kurangnya
Useful /
JURNALUGNJURNALUGN 157.327.437,90 sedangkan pemasangan dinding batako sebesar Rp. 248.877.737,60 sehingga diperoleh perbandingan biaya antara keduanya sebesar Rp. 91.550.299,70.157.327.437,90 sedangkan pemasangan dinding batako sebesar Rp. 248.877.737,60 sehingga diperoleh perbandingan biaya antara keduanya sebesar Rp. 91.550.299,70.
STKIPAHSINGARAJASTKIPAHSINGARAJA Implikasi penelitian ini memberikan pemahaman tentang tindak illokusi dalam kehidupan sehari-hari dan dampaknya terhadap percakapan. Berdasarkan analisisImplikasi penelitian ini memberikan pemahaman tentang tindak illokusi dalam kehidupan sehari-hari dan dampaknya terhadap percakapan. Berdasarkan analisis
ITBITB Pemilihan material sangat menentukan faktor keamanan, di mana serat karbon memberikan faktor keamanan tertinggi (18,0), hampir empat kali lipat rata‑rataPemilihan material sangat menentukan faktor keamanan, di mana serat karbon memberikan faktor keamanan tertinggi (18,0), hampir empat kali lipat rata‑rata
ITBITB Dari sudut pandang keselamatan, bahan bahan bakar-selubung pada desain saat ini reaktor KLT-40S masih membawa potensi risiko dalam kejadian kehilanganDari sudut pandang keselamatan, bahan bahan bakar-selubung pada desain saat ini reaktor KLT-40S masih membawa potensi risiko dalam kejadian kehilangan