JOURNALWIDYAKARYAJOURNALWIDYAKARYA
ASAWIKA: Media Sosialisasi Abdimas Widya KaryaASAWIKA: Media Sosialisasi Abdimas Widya KaryaStunting merupakan masalah gizi kronis yang mengancam kualitas generasi penerus. Salah satu upaya pencegahan stunting adalah melalui pemanfaatan bahan pangan lokal yang kaya gizi, seperti daun kelor. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk menggali efektivitas sosialisasi penggunaan daun kelor dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat di Desa Janti, Tulangan, Sidoarjo. Data dikumpulkan melalui penyuluhan, demonstrasi pengolahan daun kelor, dan diskusi interaktif dengan peserta. Dari hasil sosialisasi menunjukkan bahwa kegiatan ini mampu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai kandungan gizi daun kelor dan perannya dalam mencegah stunting. Kesadaran akan pentingnya gizi seimbang melalui konsumsi daun kelor diharapkan berkontribusi pada pembentukan generasi penerus yang sehat dan berkualitas. Dengan demikian, sosialisasi penggunaan daun kelor menjadi strategi penting dalam upaya pencegahan stunting.
Sosialisasi ini terbukti memberikan dampak positif untuk memberikan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang untuk mencegah stunting pada anak.Daun kelor yang kaya akan protein, vitamin, mineral, dan antioksidan dapat menjadi alternatif pangan lokal yang mudah diperoleh.Dengan demikian, kegiatan sosialisasi ini dapat menjadi langkah yang strategis dalam menekan angka stunting, sekaligus mendorong pemanfaatan potensi pangan lokal sebagai sumber gizi yang berkelanjutan bagi masyarakat di Desa Janti Tulangan.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana peningkatan edukasi mengenai pemanfaatan daun kelor dapat berasosiasi dengan penurunan angka stunting di desa-desa lain. Selain itu, perlu dilakukan penelitian mengenai efektivitas jangka panjang dari konsumsi daun kelor pada pertumbuhan anak-anak di lingkungan yang berisiko tinggi terhadap stunting. Juga, bisa dilakukan pengembangan metode pengolahan daun kelor yang lebih bervariasi dan menarik untuk anak-anak, sehingga dapat meningkatkan minat mereka dalam mengonsumsi makanan bergizi.
| File size | 330.77 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
UMBERAUUMBERAU Kendala lainnya mencakup infrastruktur digital yang belum memadai serta rendahnya tingkat literasi digital di daerah pedesaan yang terpencil. Di sampingKendala lainnya mencakup infrastruktur digital yang belum memadai serta rendahnya tingkat literasi digital di daerah pedesaan yang terpencil. Di samping
PROSCIENCESPROSCIENCES Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk merancang infografis edukasi gizi anak yang efektif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Desa Bitung Jaya sebagaiTujuan: Penelitian ini bertujuan untuk merancang infografis edukasi gizi anak yang efektif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Desa Bitung Jaya sebagai
UMBERAUUMBERAU Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi yang melibatkan fasilitator mahasiswa dan anggota masyarakat. AnalisisData dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi yang melibatkan fasilitator mahasiswa dan anggota masyarakat. Analisis
JQWHJQWH Hasil: Terdapat pengaruh konseling pemberian menu gizi seimbang terhadap perubahan status gizi berdasarkan berat badan/menurut tinggi badan dan perubahanHasil: Terdapat pengaruh konseling pemberian menu gizi seimbang terhadap perubahan status gizi berdasarkan berat badan/menurut tinggi badan dan perubahan
IKTAIKTA Diare adalah penyebab mortalitas nomor dua di Indonesia. Puskesmas Batang Tarang berlokasi di Kecamatan Balai, Kabupaten Sanggau pada tahun 2023 terdapatDiare adalah penyebab mortalitas nomor dua di Indonesia. Puskesmas Batang Tarang berlokasi di Kecamatan Balai, Kabupaten Sanggau pada tahun 2023 terdapat
UNRAMUNRAM Desa Mujahiddin Kecamatan Brang Ene Kabupaten Sumbawa Barat merupakan salah satu daerah yang memiliki prevalensi stunting cukup tinggi. Untuk mengatasiDesa Mujahiddin Kecamatan Brang Ene Kabupaten Sumbawa Barat merupakan salah satu daerah yang memiliki prevalensi stunting cukup tinggi. Untuk mengatasi
UNIBAUNIBA Uji multivariat menunjukkan bahwa aktivitas fisik merupakan faktor paling dominan dalam kejadian hipertensi pada lansia di Kampung Tua Bakau Serip. OlehUji multivariat menunjukkan bahwa aktivitas fisik merupakan faktor paling dominan dalam kejadian hipertensi pada lansia di Kampung Tua Bakau Serip. Oleh
UNIBAUNIBA Pengetahuan merupakan salah satu faktor yang berperan penting dalam menciptakan kepatuhan bagi seseorang. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkanPengetahuan merupakan salah satu faktor yang berperan penting dalam menciptakan kepatuhan bagi seseorang. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan
Useful /
JOURNALWIDYAKARYAJOURNALWIDYAKARYA Luaran yang dihasilkan adalah katalog batik tulis karya PDBL dalam dua bahasa (Indonesia dan Inggris) yang telah dicatatkan di DJKI sebagai hak cipta,Luaran yang dihasilkan adalah katalog batik tulis karya PDBL dalam dua bahasa (Indonesia dan Inggris) yang telah dicatatkan di DJKI sebagai hak cipta,
JOURNALWIDYAKARYAJOURNALWIDYAKARYA Hasil menunjukkan komposter menghasilkan pupuk cair dalam tiga minggu dan pupuk padat dalam tiga bulan, yang bermanfaat bagi pekarangan dan pertanian skalaHasil menunjukkan komposter menghasilkan pupuk cair dalam tiga minggu dan pupuk padat dalam tiga bulan, yang bermanfaat bagi pekarangan dan pertanian skala
JOURNALWIDYAKARYAJOURNALWIDYAKARYA Akhirnya, dihasilkanlah kumpulan feature dengan judul “Membaca Jejak: Jurnalisme Sastrawi tentang Manusia dan Gereja. Buku ini diluncurkan dan diulasAkhirnya, dihasilkanlah kumpulan feature dengan judul “Membaca Jejak: Jurnalisme Sastrawi tentang Manusia dan Gereja. Buku ini diluncurkan dan diulas
UNIVERSITASMULIAUNIVERSITASMULIA Deteksi Intrusi (IDS) merupakan elemen vital dalam keamanan jaringan yang berfungsi untuk mengidentifikasi aktivitas mencurigakan dan serangan di dalamDeteksi Intrusi (IDS) merupakan elemen vital dalam keamanan jaringan yang berfungsi untuk mengidentifikasi aktivitas mencurigakan dan serangan di dalam