MITRAHUSADAMITRAHUSADA

Excellent Midwifery JournalExcellent Midwifery Journal

Banyak keluhan yang didengar sehari-hari terkait gangguan kesehatan THT, seperti rasa sakit pada telinga, gangguan pendengaran, demam, keluarnya cairan dari telinga, gejala pilek, sumbatan hidung, migrain, kesulitan menelan, dan lain-lain. Kurangnya pemahaman tentang potensi risiko dan dampak dari gangguan THT sering kali mengurangi motivasi untuk mencari pelayanan kesehatan secara rutin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pemanfaatan pelayanan kesehatan kembali oleh pasien THT. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif korelasi dengan desain cross sectional. Penelitian dilakukan di Poli THT RSUD H. Bachtiar Djafar. Populasi penelitian sebanyak 32 orang dan keseluruhan dijadikan sampel. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square pada tingkat kepercayaan 95% (  =0,05). Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi pemanfaatan pelayanan kesehatan kembali oleh pasien THT di Poli THT RSUD H. Bachtiar Djafar pengetahuan (p-value = 0,043), fasilitas (p-value = 0,029), dan kualitas pelayanan (p-value = 0,000). Disarankan kepada tenaga kesehatan di Poli THT RSUD H. Bachtiar Djafar agar memberikan pengetahuan tentang THT terhadap pasien, menyediakan fasilitas terbaik bagi pasien, dan mengedepankan kualitas dari pelayanan Poli THT agar pasien memanfaatkan kembali pelayanan kesehatan dari Poli THT.

Berdasarkan temuan penelitian yang telah diuraikan, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan kembali oleh pasien THT di Poli THT RSUD H.Bachtiar Djafar, terdapat hubungan yang signifikan antara fasilitas dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan kembali oleh pasien THT di Poli THT RSUD H.Bachtiar Djafar, dan terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas pelayanan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan kembali oleh pasien THT di Poli THT RSUD H.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran yang dapat diberikan untuk pengembangan penelitian selanjutnya. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi pemanfaatan pelayanan kesehatan THT, seperti peran dukungan sosial, aksesibilitas geografis, dan biaya pelayanan. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilengkapi dengan penelitian kualitatif untuk menggali lebih dalam pengalaman dan persepsi pasien THT terkait dengan faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan mereka dalam mencari pelayanan kesehatan. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk mengamati perubahan perilaku pemanfaatan pelayanan kesehatan THT dari waktu ke waktu, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap perubahan tersebut. Dengan demikian, hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam upaya meningkatkan pemanfaatan pelayanan kesehatan THT secara optimal, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup pasien THT.

  1. Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Telinga Hidung Tenggorokan Menggunakan Dempster Shafer | Jurnal Sains... doi.org/10.33084/jsakti.v4i2.3528Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Telinga Hidung Tenggorokan Menggunakan Dempster Shafer Jurnal Sains doi 10 33084 jsakti v4i2 3528
  2. FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN PELAYANAN RSUD H. PADJONGA DG. NGALLE TAKALAR | Hasanuddin... doi.org/10.30597/hjph.v3i2.21128FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN PELAYANAN RSUD H PADJONGA DG NGALLE TAKALAR Hasanuddin doi 10 30597 hjph v3i2 21128
Read online
File size183.93 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test