UMUM
Jurnal Sains PsikologiJurnal Sains PsikologiPerkembangan demografi memprediksi Generasi Z akan mendominasi pasar tenaga kerja sebesar 25% pada tahun 2030. Kurangnya pengalaman kerja dan kecenderungan memiliki sikap negatif di tempat kerja membuat Generasi Z memerlukan persiapan khusus, salah satunya adalah dengan mengikuti program magang seperti Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB). Selama magang ini, peserta mendapatkan pengalaman kerja langsung juga pengalaman menerima supervisi dari tempat magangnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah persepsi diri tentang kemampuan dipekerjakan dapat dibentuk dengan persepsi tentang dukungan atasan sebagai prediktor dan efikasi diri sebagai mediator. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif terhadap 160 anggota Generasi Z yang mengikuti program MSIB batch 3 (25,5% dari populasi) di sebuah perusahaan IT. Analisis data dilakukan dengan menguji model analisis mediasi dengan modul medmod di Jamovi 2.3.26. Hasil utama penelitian mengungkapkan bahwa efikasi diri secara parsial dapat memediasi persepsi dukungan atasan terhadap persepsi diri tentang kemampuan dipekerjakan. Artinya, efikasi diri secara tidak langsung dapat meningkatkan pengaruh persepsi dukungan atasan terhadap persepsi diri tentang kemampuan dipekerjakan. Pengaruh langsung persepsi dukungan atasan terhadap persepsi diri tentang kemampuan dipekerjakan lebih kecil dibandingkan ketika melibatkan efikasi diri sebagai mediator. Berdasarkan hasil penelitian ini, maka dapat dilakukan intervensi untuk memperkuat efikasi diri peserta magang, misalnya dengan memberikan pengalaman yang kuat sehingga program supervisi selama magang dapat memperkuat persepsi diri tentang kemampuan dipekerjakan peserta magang.
Efikasi diri secara parsial memediasi pengaruh persepsi dukungan atasan terhadap persepsi diri tentang kemampuan dipekerjakan, dan memiliki dampak yang lebih signifikan daripada persepsi dukungan atasan.Ini berarti bahwa persepsi dukungan atasan dapat mendorong pembentukan persepsi diri tentang kemampuan dipekerjakan pada peserta program MSIB di PT X, dan pembentukan ini menjadi lebih kuat dengan dukungan efikasi diri.Perusahaan perlu memfasilitasi penguatan persepsi diri tentang kemampuan dipekerjakan dan efikasi diri untuk Generasi Z yang menjadi peserta magang dengan menyediakan mentor yang kompeten dalam program MSIB.Peran supervisor atau mentor dalam melaksanakan tugasnya untuk memantau peserta program MSIB memainkan peran yang signifikan dalam memperkuat kemampuan dipekerjakan.Saat memilih mentor atau supervisor, penting untuk memperhatikan kemampuan supervisor atau mentor.Jika perlu, pelatihan sebelumnya dapat diberikan kepada calon supervisor atau mentor.
Saran penelitian lanjutan yang pertama adalah untuk menyelidiki lebih lanjut bagaimana persepsi dukungan atasan dapat mempengaruhi persepsi diri tentang kemampuan dipekerjakan secara langsung, tanpa melalui mediasi efikasi diri. Penelitian ini dapat dilakukan dengan menggunakan desain penelitian yang berbeda, seperti studi longitudinal atau eksperimental, untuk mengidentifikasi mekanisme yang lebih kompleks dalam hubungan antara persepsi dukungan atasan dan persepsi diri tentang kemampuan dipekerjakan. Saran penelitian lanjutan yang kedua adalah untuk mengeksplorasi faktor-faktor demografis yang dapat mempengaruhi persepsi diri tentang kemampuan dipekerjakan, efikasi diri, dan persepsi dukungan atasan. Penelitian ini dapat dilakukan dengan menganalisis data dari berbagai kelompok demografis, seperti gender, universitas, semester, dan status kerja, untuk memahami bagaimana faktor-faktor tersebut dapat memengaruhi persepsi dan kepercayaan diri individu dalam mencari pekerjaan dan memasuki dunia kerja. Saran penelitian lanjutan yang ketiga adalah untuk meneliti dampak program MSIB secara keseluruhan terhadap persepsi diri tentang kemampuan dipekerjakan, efikasi diri, dan persepsi dukungan atasan. Penelitian ini dapat dilakukan dengan membandingkan kondisi sebelum dan setelah peserta mengikuti program MSIB, untuk melihat apakah ada perubahan signifikan dalam persepsi dan kepercayaan diri mereka dalam mencari pekerjaan dan memasuki dunia kerja. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang bagaimana program magang dapat mempengaruhi persepsi dan kepercayaan diri peserta dalam memasuki dunia kerja.
| File size | 416.74 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
UNISMUH PALUUNISMUH PALU Berbagai penelitian telah dilakukan untuk mencari solusi pencegahan dan penanggulangan stunting pada anak. Penelitian Suwarta et al. (19) menunjukkan bahwaBerbagai penelitian telah dilakukan untuk mencari solusi pencegahan dan penanggulangan stunting pada anak. Penelitian Suwarta et al. (19) menunjukkan bahwa
DAARULHUDADAARULHUDA Penelitian ini merekomendasikan pentingnya edukasi hukum Islam yang komprehensif sebelum pelaksanaan tubektomi, keterlibatan aktif tokoh agama dalam programPenelitian ini merekomendasikan pentingnya edukasi hukum Islam yang komprehensif sebelum pelaksanaan tubektomi, keterlibatan aktif tokoh agama dalam program
UNIRAYAUNIRAYA Selain itu, kegiatan ini mendorong kreativitas siswa dalam memanfaatkan bahan bekas untuk merancang tabungan serta membentuk sikap disiplin dan tanggungSelain itu, kegiatan ini mendorong kreativitas siswa dalam memanfaatkan bahan bekas untuk merancang tabungan serta membentuk sikap disiplin dan tanggung
FIP UNGFIP UNG Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian pada SLBS YPAB Mare Kabupaten Bone menunjukkan bahwa dari ke tiga belasData dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian pada SLBS YPAB Mare Kabupaten Bone menunjukkan bahwa dari ke tiga belas
PELITA BANGSAPELITA BANGSA Group-based lending fosters social solidarity, reducing default rates and promoting financial sustainability. In the long run, Amarthas approach contributesGroup-based lending fosters social solidarity, reducing default rates and promoting financial sustainability. In the long run, Amarthas approach contributes
FISIP UNMULFISIP UNMUL Pendekatan yang digunakan membahas Program Kampung Batik Adipala ini menggunakan metode kualitatif. Sejalan dengan hal tersebut, hasil penelitian menunjukkanPendekatan yang digunakan membahas Program Kampung Batik Adipala ini menggunakan metode kualitatif. Sejalan dengan hal tersebut, hasil penelitian menunjukkan
DINASTIREVDINASTIREV Hambatan yang dihadapi Lapas High Risk kelas II A Karanganyar dalam menjalankan program deradikalisasi yaitu. Faktor Masyarakat/Budaya Hukum, sifat tidakHambatan yang dihadapi Lapas High Risk kelas II A Karanganyar dalam menjalankan program deradikalisasi yaitu. Faktor Masyarakat/Budaya Hukum, sifat tidak
KEMNAKERKEMNAKER Untuk mengantisipasi permasalahan ini, dibutuhkan sebuah kebijakan perlindungan sosial yang adaptif dari berbagai bentuk krisis dan tentunya berkemampuanUntuk mengantisipasi permasalahan ini, dibutuhkan sebuah kebijakan perlindungan sosial yang adaptif dari berbagai bentuk krisis dan tentunya berkemampuan
Useful /
ARIMBIARIMBI Hasil uji parsial (Uji t) menunjukkan bahwa variabel pembagian kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai t hitungHasil uji parsial (Uji t) menunjukkan bahwa variabel pembagian kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai t hitung
PERADABANPUBLISHINGPERADABANPUBLISHING Informan dipilih secara purposive berdasarkan konsistensi berhijab, keterlibatan keagamaan, dan aktivitas media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwaInforman dipilih secara purposive berdasarkan konsistensi berhijab, keterlibatan keagamaan, dan aktivitas media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
STIDNATSIRSTIDNATSIR Kedua, tahapan transformasi pengetahuan dan kecakapan, kegiatan yang dilakukan antara lain Pondok CEO dan Menghafal Itu Mudah. Ketiga, tahap peningkatanKedua, tahapan transformasi pengetahuan dan kecakapan, kegiatan yang dilakukan antara lain Pondok CEO dan Menghafal Itu Mudah. Ketiga, tahap peningkatan
STIDNATSIRSTIDNATSIR Additionally, Yayasan Islah Bina Umat implements intellectual aspects, which show many similarities with Ibn Khalduns theory. It can be concluded thatAdditionally, Yayasan Islah Bina Umat implements intellectual aspects, which show many similarities with Ibn Khalduns theory. It can be concluded that