UNIVAL CILEGONUNIVAL CILEGON

SisprotekSisprotek

Sektor industri merupakan salah satu sektor yang sangat penting dalam perekonomian Indonesia. Kemajuan ilmu dan teknologi akan meningkatkan penggunaan peralatan pada industri secara otomatisasi. Salah satu kegiatan di industri adalah melakukan penambahan kapasitas produksi yaitu dengan memasang peralatan listrik. Dengan meningkatnya kegiatan di industri, akan meningkat pula potensi terjadinya kecelakaan kerja saat konstruksi. Pekerjaan pemasangan peralatan listrik adalah salah satu bahaya yang dapat mengakibatkan kecelakaan. Bahaya tersebut antara lain jatuh dari ketinggian, tersandung, dan kesetrum. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bahaya pada pekerjaan pemasangan peralatan listrik dengan menggunakan metode Job Safety Analysis (JSA). Peneliti melakukan observasi dan tanya kepada pelaksana pekerjaan dari kontraktor. Peneliti mengumpulkan data bahaya dan cara mengendalikan agar tidak terjadi kecelakaan dan meminimalisasi risiko. Pekerjaan pemasangan listrik ini memerlukan peralatan dan pekerja yang berskilling. Peralatan yang diperlukan antara lain scaffolding, kunci baut, sarung tangan, safety line, helm, sepatu, safety body harness, dan lain‑lain. Pekerja harus sudah mendapat pelatihan tentang pemasangan peralatan listrik. Setiap melakukan pekerjaan harus membuat ijaz kerja dan JSA sebelum pekerjaan dimulai. Hasil analisis pekerjaan pemasangan peralatan listrik untuk menentukan tindakan pengendalian yang dapat digunakan sebagai prosedur di PT. X dan di industri lainnya.

Dari hasil penelitian pada pekerjaan instalasi lain terpeleset, listrik memiliki bahaya kesetrum, tertimpa, jatuh dari ketinggian, tergores, dan terjepit.Pekerjaan pemasangan peralatan listrik wajib melakukan tindakan pengendalian agar tidak menimbulkan kecelakaan kerja.X wajib membuat langkah‑langkah kerja secara rinci dalam melakukan pekerjaan instalasi listrik yang dapat digunakan sebagai standar.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji perbandingan efektivitas metode JSA dengan metode HIRARC untuk identifikasi bahaya pada pekerjaan instalasi listrik, sehingga dapat diketahui metode mana yang lebih tepat dan cepat di lapangan. Selanjutnya, dapat dilakukan pengembangan aplikasi mobile berbasis GIS yang memudahkan pekerja dan supervisor untuk membuat dan memantau JSA secara real‑time saat berada di lokasi kerja, sehingga proses pelaporan dan revisi dasar dapat dilakukan lebih cepat dan akurat. Terakhir, penelitian dapat meneliti dampak pelatihan K3 dan penggunaan PPE terhadap tingkat kecelakaan kerja pada instalasi listrik di industri kimia, dengan menggunakan desain eksperimental atau kuasi‑eksperimental untuk menilai seberapa signifikan intervensi tersebut dalam mengurangi cedera dan kehilangan produktivitas.

  1. IDENTIFIKASI BAHAYA DAN PENILAIAN RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA MENGGUNAKAN METODE HIRARC PADA... journal.eng.unila.ac.id/index.php/jitet/article/view/5272IDENTIFIKASI BAHAYA DAN PENILAIAN RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA MENGGUNAKAN METODE HIRARC PADA journal eng unila ac index php jitet article view 5272
Read online
File size203.53 KB
Pages4
DMCAReport

Related /

ads-block-test