POLTEKKESKUPANGPOLTEKKESKUPANG

JKP (Jurnal Kesehatan Primer)JKP (Jurnal Kesehatan Primer)

Latar belakang: Sistem Simple Triage and Rapid Treatment (START) merupakan metode utama untuk menentukan prioritas penanganan korban bencana berdasarkan status pernapasan, sirkulasi, dan tingkat kesadaran. Mahasiswa keperawatan perlu menguasai sistem ini agar siap menghadapi situasi darurat. Namun, metode pembelajaran konvensional sering kurang efektif, sehingga diperlukan pendekatan yang lebih menarik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas edukasi berbasis video dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan mahasiswa terkait triage START. Metode: Penelitian dengan desain pra‑eksperimental satu kelompok pre‑test dan post‑test melibatkan 128 mahasiswa keperawatan tahun akhir di ITEKES Bali. Intervensi berupa video edukasi tentang triage START diberikan selama 22–27 September 2025. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis dengan uji Wilcoxon. Hasil: Pengetahuan meningkat signifikan setelah intervensi, dengan seluruh peserta (128 mahasiswa, 100 %) mencapai tingkat pengetahuan baik. Perubahan sikap positif juga terjadi pada semua peserta (128 mahasiswa, 100 %), serta keterampilan meningkat, mayoritas menunjukkan kinerja baik (119 mahasiswa, 93,0 %). Kesimpulan: Intervensi edukasi melalui media video triage START terbukti meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan mahasiswa keperawatan, sehingga media video berpotensi menjadi metode pembelajaran inovatif dalam pelatihan kesiapsiagaan bencana dan kegawatdaruratan.

Pemberian media video edukasi terbukti secara signifikan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan mahasiswa dalam konsep, langkah‑langkah, serta penerapan triage START.Oleh karena itu, video edukasi dapat dijadikan metode pembelajaran yang efektif.Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan desain dengan dua kelompok perlakuan yang lebih homogen serta pendekatan longitudinal dengan uji beda eksperimental.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki perbandingan efektivitas antara edukasi video triage START dengan simulasi berbasis laboratorium dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa keperawatan, sehingga dapat menjawab pertanyaan: apakah metode simulasi memberikan peningkatan pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang lebih signifikan dibandingkan video? Selanjutnya, penting untuk mengevaluasi retensi jangka panjang pengetahuan, sikap, dan keterampilan setelah intervensi video dengan melakukan follow‑up pada periode tiga, enam, dan dua belas bulan, guna menjawab pertanyaan: sejauh mana efek edukasi video bertahan selama waktu tertentu? Terakhir, penelitian dapat memperluas populasi dengan membandingkan efektivitas video edukasi pada mahasiswa keperawatan di lingkungan perkotaan dan pedesaan, serta pada tenaga kesehatan lain seperti perawat ambulans, untuk mengetahui apakah konteks geografis dan latar belakang profesional mempengaruhi hasil, sehingga menjawab pertanyaan: bagaimana variasi konteks memoderasi dampak edukasi video triage START?.

Read online
File size290.88 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test