UEUUEU

Indonesian Journal of Nursing Health ScienceIndonesian Journal of Nursing Health Science

Setiap rumah sakit memerlukan sumber daya untuk mencapai tujuannya. Sumber daya merupakan sumber energi, tenaga, kekuatan (power) yang diperlukan untuk menciptakan daya, gerakan, aktivitas, kegiatan, dan tindakan. Sumber daya tersebut antara lain terdiri atas sumber daya alam, sumber daya finansial, sumber daya manusia, sumber daya ilmu pengetahuan, dan sumber daya teknologi. Diantara sumberdaya tersebut, sumber daya yang terpenting adalah sumber daya manusia. Perkembangan dunia kesehatan yang sangat pesat dapat dilihat dari jumlah Rumah Sakit yang terus bertambah. Peningkatan Rumah Sakit harus diikuti oleh kualitas sumber daya manusia yang berkualitas dalam menunjang pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan gaya kepemimpinan transformasional dengan kinerja karyawan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan analitic kuantitatif dengan Cross sectional.Populasi dalam penelitian ini adalah perawat fungsional non PNS di ruang rawat inap kelas II dan III di RSUD Panembahan Senopati Bantul dengan jumlah 108 responden. Kemudian untuk menganalisis data dalam penelitian ini menggunakan korelasi product moment dari Pearson dengan bantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menujukkan ada hubungan yang signifikan antara gaya kepemimpinan transformasional dengan kinerja kerja karyawan, dimana nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,708 dengan Sig. 0,000 (p < 0,05). diketahui bahwa variabel gaya kepemimpinan transformasional dalam kategori sedang sebagian besar memiliki kinerja dalam kategori tinggi sebanyak 35 (89,7%) responden, kategori rendah sebagian besar memiliki kinerja tinggi sebanyak 4 (10,3%) responden.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif antara gaya kepemimpinan transformasional dengan kualitas kerja karyawan di RSUD Panembahan Senopati Bantul.Semakin baik atau tinggi tingkat penggunaan gaya kepemimpinan tranformasional yang dilakukansorang pemimpin maka semakin tinggi kualitas kerja yang akan di lakukan oleh seorang karyawan.Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar dalam dalam meningkatakan kualitas kerja karyawan dengan menerapkan gaya kepeminpinan tranformasional yang berorientasi pada pemberian motivasi dan dorongan stimulasi dalam bekerja.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan dengan memperluas variabel yang mempengaruhi kualitas kerja karyawan, seperti produktifitas kerja, perilaku, locus of control, pemenuhan harapan penggajian, dan efektifitas kerja. Selain itu, penelitian dapat dilakukan pada rumah sakit dengan skala yang lebih besar dan melibatkan lebih banyak responden untuk memperkuat hasil penelitian. Terakhir, penelitian dapat dilakukan dengan membandingkan gaya kepemimpinan transformasional dan gaya kepemimpinan lainnya, serta pengaruhnya terhadap kualitas kerja karyawan.

  1. Pengaruh Faktor-Faktor Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan | Tho | IQTISHODUNA. pengaruh faktor motivasi... ejournal.uin-malang.ac.id/index.php/ekonomi/article/view/316Pengaruh Faktor Faktor Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan Tho IQTISHODUNA pengaruh faktor motivasi ejournal uin malang ac index php ekonomi article view 316
Read online
File size643.63 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test