UINSAIZUUINSAIZU
Al-Manahij: Jurnal Kajian Hukum IslamAl-Manahij: Jurnal Kajian Hukum IslamPerkembangan zaman yang berimplikasi pada lahirnya berbagai fenomena dan persoalan hukum membutuhkan ijtihad kontemporer dalam rangka menjawab berbagai persoalan aktual tersebut. Artikel ini memaparkan tentang urgensi ijtihad kontemporer dalam rangka pembaruan hukum keluarga di Indonesia. Ijtihad kontemporer dilakukan dengan mensinergikan metode usul fikih klasik dengan metode ilmiah modern. Banyak persoalan yang harus diakomodir dalam rangka menghasilkan hukum keluarga yang compitable dengan kehidupan masyarakat modern saat ini, seperti kesetaraan jender, HAM, perkembangan sains dan teknologi, dan perkembangan sosio-kultural masyarakat. Ada beberapa model ijtihad yang biasa digunakan ulama dalam menjawab permasalahan dalam kehidupan masyarakat. Ijtihad yang paling mungkin dan cocok dilakukan dalam rangka melakukan pembaruan hukum keluarga di Indonesia adalah dengan menggunakan metode mutadil mutawa>zin atau metode istis}lah}i>, karena metode ini mempertemukan maslahat menurut nas}s} dan maslahat manusia dalam kehidupan bermasyarakat.
Ijtihad kontemporer merupakan sebuah upaya yang dilakukan individu maupun kolektif yang mempunyai kelayakan dan kompetensi ilmiah untuk mendapatkan formulasi hukum yang tepat dengan mensinergikan metode usul fikih dengan metode ilmiah modern serta menggunakan berbagai pendekatan dengan berlandaskan teks dengan mempertimbangkan realitas sosial dan konteks masa dan situasi untuk mencapai kemaslahatan.Ijtihad kontemporer dapat dilakukan dengan berbagai model, salah satunya adalah metode mutadil mutawa>zin atau wasat}i> atau istis}la>h}i>.Metode ini menjaga segala yang sudah tetap dalam syariah.memperhatikan tuntutan-tuntutan atas dasar mas}lah}ah mursalah, urf (kebiasaan) umum, sebagai bentuk pengamalan semangat syariat tanpa “menabrak nas}s}.Ijtihad kontemporer dalam rangka menghasilkan hukum kontemporer yang paling mungkin dilakukan dalam rangka melakukan pembaruan hukum keluarga di Indonesia.
Untuk melakukan pembaruan hukum keluarga di Indonesia, diperlukan ijtihad kontemporer yang dapat menghasilkan hukum keluarga yang compitable dengan kehidupan masyarakat modern saat ini. Ijtihad kontemporer dapat dilakukan dengan berbagai model, salah satunya adalah metode mutadil mutawa>zin atau wasat}i> atau istis}la>h}i>. Metode ini mempertemukan maslahat menurut nas}s} dan maslahat manusia dalam kehidupan bermasyarakat. Ijtihad kontemporer harus berlandaskan teks dengan mendialogkannya dengan konteks zaman dan situasi serta realitas sosial. Ijtihad kontemporer juga harus mempertimbangkan kemaslahatan dan kebutuhan setelah melakukan pemahaman mendalam terhadap nas}s} dan menjelaskan `illah-nya. Pembaruan hukum keluarga di Indonesia harus berlandaskan nas}s} dan mempertimbangkan kemaslahatan masyarakat, seperti kesetaraan gender, HAM, dan perkembangan sains dan teknologi modern, serta perkembangan sosio-kultural masyarakat.
| File size | 232.88 KB |
| Pages | 18 |
| DMCA | Report |
Related /
DRIYARKARADRIYARKARA Di tengah dominasi media digital dewasa ini, yang menggerus sensus communis kita dan membuat orang teralienasi satu sama lain, peringatan Arendt penting:Di tengah dominasi media digital dewasa ini, yang menggerus sensus communis kita dan membuat orang teralienasi satu sama lain, peringatan Arendt penting:
UINMYBATUSANGKARUINMYBATUSANGKAR Studi ini menjembatani kesenjangan antara wacana Islam klasik dan realitas sosial kontemporer di ranah budaya-praktis. Studi normatif ini didasarkan padaStudi ini menjembatani kesenjangan antara wacana Islam klasik dan realitas sosial kontemporer di ranah budaya-praktis. Studi normatif ini didasarkan pada
UIN SGDUIN SGD Al‑Hujurat ayat 13 yang menekankan pentingnya mengenali dan menghormati keragaman. Guru berperan sebagai fasilitator dalam menciptakan lingkungan belajarAl‑Hujurat ayat 13 yang menekankan pentingnya mengenali dan menghormati keragaman. Guru berperan sebagai fasilitator dalam menciptakan lingkungan belajar
STAIN TDMSTAIN TDM This research employs a library-based research method, collecting data in the form of scholarly opinions on the practice of misyar marriage. The data sourcesThis research employs a library-based research method, collecting data in the form of scholarly opinions on the practice of misyar marriage. The data sources
STAI MIFDASTAI MIFDA Analisis dilakukan secara kualitatif-deskriptif dengan menguraikan perbedaan struktur akad, mekanisme pembebanan biaya, serta prinsip keadilan dan kepastianAnalisis dilakukan secara kualitatif-deskriptif dengan menguraikan perbedaan struktur akad, mekanisme pembebanan biaya, serta prinsip keadilan dan kepastian
STP IPISTP IPI Penelitian ini bertujuan memahami secara menyeluruh bagaimana dokumen tersebut menjelaskan dan mendukung konsep kerasulan awam, serta dampaknya pada perkembanganPenelitian ini bertujuan memahami secara menyeluruh bagaimana dokumen tersebut menjelaskan dan mendukung konsep kerasulan awam, serta dampaknya pada perkembangan
STP IPISTP IPI Ia berargumen bahwa perdamaian tidak dapat dicapai hanya melalui penghindaran konflik, tetapi harus dibangun di atas struktur yang adil dan menghormatiIa berargumen bahwa perdamaian tidak dapat dicapai hanya melalui penghindaran konflik, tetapi harus dibangun di atas struktur yang adil dan menghormati
METROMETRO Jika masyarakat tidak dididik tentang pentingnya kesadaran akan keberagaman, maka konflik dapat terjadi. Penelitian ini membahas pemikiran Moh. Qasim MatharJika masyarakat tidak dididik tentang pentingnya kesadaran akan keberagaman, maka konflik dapat terjadi. Penelitian ini membahas pemikiran Moh. Qasim Mathar
Useful /
GOACADEMICAGOACADEMICA Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, yang menunjukkan bahwa karyawan yang termotivasiHasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, yang menunjukkan bahwa karyawan yang termotivasi
ARIPIARIPI Instrumen pada penelitian ini menggunakan angket, wawancara, dan dokumentasi. Teknik menganalisis data menerapkan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif.Instrumen pada penelitian ini menggunakan angket, wawancara, dan dokumentasi. Teknik menganalisis data menerapkan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif.
METROMETRO Evaluation of Sufism education in the formation of moderate attitudes of youth is carried out with cognitive and affective, cognitive seeing the educationalEvaluation of Sufism education in the formation of moderate attitudes of youth is carried out with cognitive and affective, cognitive seeing the educational
METROMETRO Dalam konteks ini, tujuan pemberdayaan wanita tidak lain adalah kepentingan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan menciptakan kondisi sosial baru yangDalam konteks ini, tujuan pemberdayaan wanita tidak lain adalah kepentingan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan menciptakan kondisi sosial baru yang