UNDARUNDAR
Journal of Public PowerJournal of Public PowerPendidikan merupakan salah satu pilar utama pembangunan nasional karena berperan langsung dalam membentuk kualitas sumber daya manusia, memperkuat daya saing bangsa, dan mendorong mobilitas sosial masyarakat. Dalam kerangka negara Indonesia, pendidikan tidak hanya dipandang sebagai layanan sosial, tetapi juga sebagai mandat konstitusional yang melekat pada tujuan bernegara. Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 menegaskan bahwa salah satu tujuan negara adalah mencerdaskan kehidupan bangsa, sedangkan Pasal 31 ayat (1) menegaskan hak setiap warga negara untuk memperoleh pendidikan. Amanat tentang Sistem Pendidikan Nasional kemudian diperkuat melalui Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 yang menempatkan pendidikan sebagai usaha sadar, terencana, dan berkelanjutan untuk mengembangkan potensi peserta didik secara optimal. Dalam praktik penyelenggaraan pendidikan, keberhasilan kebijakan tidak cukup hanya dilihat dari ketersediaan regulasi, tetapi juga dari kemampuan lembaga pendidikan mengelola sumber daya secara efektif. Sekolah dan madrasah menjadi unit layanan yang berada paling dekat dengan peserta didik, sehingga kualitas tata kelolanya berpengaruh langsung terhadap mutu proses pembelajaran. Pemerintah telah merumuskan berbagai kebijakan untuk memperluas akses, meningkatkan mutu, dan memperkuat akuntabilitas pendidikan. Salah satu kebijakan yang memiliki pengaruh besar terhadap keberlangsungan operasional satuan pendidikan adalah Bantuan Operasional Sekolah atau BOS. Program ini dirancang untuk membantu satuan pendidikan nonpersonalia mampu menyelenggarakan layanan pendidikan secara lebih merata, terjangkau, dan berkualitas.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah dan transparansi anggaran berpengaruh positif, signifikan, dan simultan terhadap kinerja guru di MTs Negeri 6 Madiun.Kontribusi simultan sebesar 82,89 persen menunjukkan bahwa tata kelola keuangan sekolah merupakan faktor dominan dalam menjelaskan variasi kinerja guru.Secara parsial, pengelolaan dana BOS memberikan pengaruh sebesar 67,30 persen, sedangkan transparansi anggaran memberikan pengaruh sebesar 68,60 persen.Temuan ini menegaskan bahwa pengelolaan sumber daya dan keterbukaan informasi merupakan dua aspek penting yang saling melengkapi dalam mendukung profesionalitas guru.Pengelolaan dana BOS yang baik mampu mendukung ketersediaan sarana pembelajaran, pelaksanaan kegiatan pendidikan, pengembangan kompetensi, dan pemenuhan kebutuhan operasional sekolah.Transparansi anggaran mampu membangun kepercayaan, memperkuat partisipasi, dan menciptakan rasa keadilan dalam lingkungan kerja.Namun, implementasi kedua variabel tersebut belum sepenuhnya optimal karena masih terdapat kendala berupa terbatasnya akses informasi, keterlambatan pelaporan, rendahnya partisipasi stakeholders, serta ketidaksesuaian antara perencanaan dan realisasi penggunaan dana.Kendala tersebut berdampak pada belum maksimalnya kinerja guru, terutama dalam disiplin, administrasi pembelajaran, pelaksanaan evaluasi, dan partisipasi dalam kegiatan sekolah.
Untuk meningkatkan kinerja guru dan mutu pendidikan secara berkelanjutan, sekolah perlu memperkuat prinsip good governance dalam pengelolaan dana BOS melalui perencanaan partisipatif, pelaksanaan yang tepat sasaran, pengawasan berkala, dan pertanggungjawaban yang terbuka. Pemerintah perlu meningkatkan pembinaan dan supervisi agar pengelola sekolah memiliki kapasitas manajerial yang memadai. Guru perlu dilibatkan dalam proses perencanaan dan evaluasi anggaran agar kebutuhan pembelajaran dapat diakomodasi secara tepat. Selain itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan sistem tata kelola sederhana, konsisten, dan terdokumentasi. Sekolah dapat memulai dengan menyusun kalender perencanaan dan pelaporan, menetapkan forum konsultasi anggaran, menyediakan ringkasan realisasi dana, serta membuat catatan evaluasi program. Langkah-langkah ini membutuhkan komitmen manajerial dan konsistensi dalam penerapannya. Penelitian juga dapat mengeksplorasi peran komite madrasah sebagai mitra pengawasan yang konstruktif, serta mengintegrasikan akuntabilitas keuangan dengan supervisi akademik untuk meningkatkan profesionalitas guru.
| File size | 562.32 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
ISHAISHA Hal ini dibuktikan oleh kelanjutan sejumlah kasus hukum yang menyerang masyarakat adat melalui putusan pengadilan dan membawa mereka ke penjara. Hal iniHal ini dibuktikan oleh kelanjutan sejumlah kasus hukum yang menyerang masyarakat adat melalui putusan pengadilan dan membawa mereka ke penjara. Hal ini
STAIN MADINASTAIN MADINA Such integration offers a comprehensive framework for religious courts in adjudicating custody cases, particularly in relation to the psychological needsSuch integration offers a comprehensive framework for religious courts in adjudicating custody cases, particularly in relation to the psychological needs
JOURNALSTKIPPGRISITUBONDOJOURNALSTKIPPGRISITUBONDO Saya melihat sanksi bagi guru yang telah mendiskriminasi siswanya. Sama seperti kita hidup di negara hukum, yang memiliki norma dan aturan di dalamnya,Saya melihat sanksi bagi guru yang telah mendiskriminasi siswanya. Sama seperti kita hidup di negara hukum, yang memiliki norma dan aturan di dalamnya,
ULBULB Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan disparitas putusan, mengurangi kepastian hukum, dan menyebabkan perlindungan hukum terhadap anak sangat bergantungKondisi tersebut berpotensi menimbulkan disparitas putusan, mengurangi kepastian hukum, dan menyebabkan perlindungan hukum terhadap anak sangat bergantung
UNMUSUNMUS Burnout pada perawat merupakan isu multidimensi yang memengaruhi kesehatan mental tenaga kesehatan, kualitas layanan kesehatan, keselamatan pasien, danBurnout pada perawat merupakan isu multidimensi yang memengaruhi kesehatan mental tenaga kesehatan, kualitas layanan kesehatan, keselamatan pasien, dan
STIHALBANNASTIHALBANNA Penerapan norma KUHP dan UU SPPA dalam putusan pengadilan anak idealnya tampak pada dua hal. (1) pemisahan yang jelas antara pembuktian unsur delik (berbasisPenerapan norma KUHP dan UU SPPA dalam putusan pengadilan anak idealnya tampak pada dua hal. (1) pemisahan yang jelas antara pembuktian unsur delik (berbasis
USUUSU Untuk mengatasi masalah ini, disarankan adanya regulasi khusus mengenai spin-off, keberlanjutan kontrak kerja, penguatan pengawasan ketenagakerjaan, pelibatanUntuk mengatasi masalah ini, disarankan adanya regulasi khusus mengenai spin-off, keberlanjutan kontrak kerja, penguatan pengawasan ketenagakerjaan, pelibatan
STEKOMSTEKOM Kegiatan ini dilakukan oleh tim Agen Pemulihan. Sasaran dari kegiatan ini adalah korban penyalahgunaan narkotika yang telah mengikuti layanan rehabilitasiKegiatan ini dilakukan oleh tim Agen Pemulihan. Sasaran dari kegiatan ini adalah korban penyalahgunaan narkotika yang telah mengikuti layanan rehabilitasi
Useful /
IkopinIkopin Temuan penelitian memperlihatkan bahwa kedua variabel tersebut saling melengkapi. Promosi memberikan daya tarik awal yang mendorong pelanggan untuk tertarikTemuan penelitian memperlihatkan bahwa kedua variabel tersebut saling melengkapi. Promosi memberikan daya tarik awal yang mendorong pelanggan untuk tertarik
IkopinIkopin 2. 9. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, variabel lokasi, harga, dan keberagaman produk berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen.2. 9. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, variabel lokasi, harga, dan keberagaman produk berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen.
IkopinIkopin Berdasarkan hasil penelitian, strategi promosi dan program Produk Spesial Mingguan (PSM) terbukti berperan dalam meningkatkan penjualan di Alfamart VillaBerdasarkan hasil penelitian, strategi promosi dan program Produk Spesial Mingguan (PSM) terbukti berperan dalam meningkatkan penjualan di Alfamart Villa
UNDARUNDAR Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinamika konflik yang dihadapi William Traynor terbagi menjadi empat tahapan: Pra‑Konflik, Konfrontasi, Klimaks, danHasil penelitian menunjukkan bahwa dinamika konflik yang dihadapi William Traynor terbagi menjadi empat tahapan: Pra‑Konflik, Konfrontasi, Klimaks, dan