JOURNAL GABSJOURNAL GABS

Global Advances in Business StudiesGlobal Advances in Business Studies

Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor-faktor yang membentuk persepsi risiko keuangan konsumen terkait penggunaan platform pembayaran digital serta menganalisis hubungan antara persepsi risiko keuangan dan niat konsumen menggunakan platform tersebut di Kabupaten Merauke. Metode yang digunakan bersifat kualitatif dengan partisipan meliputi konsumen yang saat ini menggunakan atau berpotensi menggunakan platform pembayaran digital, pelaku usaha lokal yang menawarkan opsi pembayaran digital, dan pengamat ekonomi lokal yang memahami konteks ekonomi dan budaya Merauke. Analisis tematik diterapkan untuk mengidentifikasi tema-tema utama dari data yang dikumpulkan melalui wawancara dan observasi, ditambah analisis naratif untuk membangun cerita dan pengalaman subjek penelitian. Hasilnya menunjukkan bahwa persepsi risiko keuangan, khususnya kekhawatiran terhadap kehilangan uang dan penipuan, tetap menjadi penghalang signifikan terhadap adopsi luas platform pembayaran digital di Merauke. Penelitian ini juga menyoroti bahwa niat konsumen menggunakan platform pembayaran digital dipengaruhi oleh persepsi risiko keuangan dan kesadaran terhadap manfaat praktisnya, yang dapatხოვ ditingkatkan melalui upaya edukasi dan peningkatan literasi keuangan.

Penelitian ini mengonfirmasi bahwa persepsi risiko keuangan, khususnya kekhawatiran terhadap kerugian uang dan penipuan, tetap menjadi hambatan signifikan terhadap adopsi luas platform pembayaran digital di Kabupaten Merauke.Pada saat yang sama, niat penggunaan platform tersebut dipengaruhi oleh kombinasi persepsi risiko dan pemahaman terhadap manfaat praktisnya, yang dapat ditingkatkan melalui pendidikan dan peningkatan literasi keuangan.Secara keseluruhan, persepsi risiko keuangan berpengaruh signifikan terhadap niat konsumen menggunakan platform pembayaran digital.

Pertama, perlu dilakukan penelitian kuantitatif dengan ukuran sampel lebih luas di seluruh wilayah Merauke untuk mengukur secara statistik hubungan antara persepsi risiko keuangan dan niat penggunaan platform pembayaran digital serta menentukan faktor-faktor lain yang memoderasi hubungan tersebut. Kedua, penelitian berikutnya dapat merancang dan mengevaluasi intervensi edukasi literasi keuangan yang terstruktur, dengan membandingkan kelompok yang menerima pelatihan intensif tentang keamanan transaksi dan kelompok kontrol, guna mengetahui sejauh mana pengetahuan menurunkan persepsi risiko dan meningkatkan adopsi. Ketiga, studi selanjutnya dapat meneliti pengaruh kualitas infrastruktur internet dan ketersediaan perangkat digital terhadap persepsi risiko dan perilaku pembayaran, sehingga dapat mengidentifikasi hambatan teknis yang masih menghalangi penetrasi teknologi di daerah terpencil serta memberi pandangan tentang prioritas investasi teknologi. Dengan memperluas cakupan metodologi, diversifikasi variabel, dan menilai faktor teknis, penelitian ini akan menghasilkan rekomendasi praktis bagi pemerintah, penyedia layanan, lembaga keuangan, maupun sektor swasta dalam memperce auction inklusi digital di Merauke.

Read online
File size463.5 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test