STIE DEWANTARASTIE DEWANTARA

COMVICE: Journal Of Community ServiceCOMVICE: Journal Of Community Service

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di Desa Pandean, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan dan kesehatan melalui pembuatan tong sampah ergonomis berbahan daur ulang. Permasalahan utama di desa ini adalah kurangnya sarana pengelolaan sampah dan rendahnya kesadaran warga terhadap pentingnya pemilahan serta pengolahan limbah rumah tangga. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research yang melibatkan masyarakat dalam setiap tahap, mulai dari perencanaan hingga evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan partisipasi warga dalam menjaga kebersihan, terciptanya 15 unit tong sampah fungsional, serta terbentuknya kelompok kerja lingkungan Pandean Bersih. Selain itu, pelatihan kewirausahaan berbasis limbah berhasil menumbuhkan inisiatif ekonomi kreatif di masyarakat. Program ini menjadi model pemberdayaan lingkungan yang berkelanjutan dan berorientasi ekonomi.

Kegiatan PKM di Desa Pandean menunjukkan bahwa pembuatan tong sampah ergonomis berbahan daur ulang mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan dan kesehatan.Partisipasi aktif warga dalam setiap tahap kegiatan mendorong terbentuknya perilaku hidup bersih dan tanggung jawab sosial yang berkelanjutan.Hasil kegiatan mencakup pembuatan 15 unit tong sampah fungsional, terbentuknya kelompok kerja lingkungan Pandean Bersih, serta peningkatan inisiatif ekonomi kreatif melalui pelatihan kewirausahaan berbasis limbah.Pendekatan partisipatif yang dikombinasikan dengan edukasi lingkungan dan pelatihan ekonomi lokal membuktikan efektivitasnya dalam memberdayakan masyarakat secara holistik.Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi aspek fisik, edukatif, dan ekonomi dalam program pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan untuk mencapai keberlanjutan dan dampak jangka panjang.

Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: . . 1. Mengembangkan model pemberdayaan berbasis partisipatif yang lebih luas, dengan fokus pada penyediaan sarana kebersihan yang ergonomis dan edukasi lingkungan berkelanjutan. Pelatihan kewirausahaan dari limbah rumah tangga dapat diperluas untuk mencakup pemasaran digital, manajemen produksi, dan pengembangan inovasi produk, agar masyarakat dapat memanfaatkan potensi ekonomi secara optimal.. . 2. Melakukan studi komparatif antara desa-desa yang telah menerapkan model pemberdayaan partisipatif dengan desa-desa yang belum, untuk menganalisis dampak jangka panjang dan keberlanjutan program. Studi ini dapat membantu mengidentifikasi faktor-faktor kunci keberhasilan dan tantangan yang dihadapi dalam pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan.. . 3. Meneliti dampak sosial dan ekonomi dari pelatihan kewirausahaan berbasis limbah, dengan menganalisis perubahan perilaku dan pendapatan keluarga pasca-pelatihan. Studi ini dapat memberikan wawasan tentang efektivitas pelatihan dalam meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat dan memperkuat inisiatif ekonomi kreatif di tingkat lokal.

Read online
File size420.9 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test