PEDSCIJPEDSCIJ

Pediatric Sciences JournalPediatric Sciences Journal

Latar belakang: Infeksi dengue merupakan masalah kesehatan global yang signifikan, terutama di wilayah tropis dan subtropis, dimana kasus dengue berat menyebabkan morbiditas dan mortalitas tinggi. Kadar ferritin, sebagai reaktan fase akut dan penanda penyimpanan besi, telah dievaluasi sebagai biomarker potensial untuk memprediksi infeksi dengue berat. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi validitas ferritin sebagai prediktor dengue berat pada anak. Metode: Penelitian diagnostik dilakukan di Rumah Sakit Ngoerah, Denpasar, selama Januari–Juni 2025 dengan merekrut 69 anak berdasarkan kriteria WHO melalui sampling berurutan. Kadar ferritin diukur dengan ELISA dan dianalisis menggunakan SPSS versi 26 dengan uji bivariat, analisis ROC, serta perhitungan parameter diagnostik. Hasil: Dari 69 anak dengan infeksi dengue (rata‑rata usia 10,09 tahun), kadar serum ferritin rata‑rata sebesar 4820,97 ± 6327,75 µg/L. Pada kelompok dengue berat, rata‑rata ferritin 6973,75 ± 9089,48 µg/L, sedangkan pada dengue ringan 3672,82 ± 3849,37 µg/L (selisih rata‑rata 3300,93 µg/L; 95 % CI: 187,10–6414,76; p = 0,190). Analisis kurva ROC menunjukkan AUC 0,596 (95 % CI: 0,454–0,739; p = 0,190) dengan titik potong optimal 880,9450 µg/L (sensitivitas 83,33 %; spesifisitas 31,11 %). Evaluasi diagnostik menunjukkan akurasi 49,28 %, nilai prediksi positif (PPV) 39,22 %, nilai prediksi negatif (NPV) 77,78 %, rasio kemungkinan positif (PLR) 1,21, rasio kemungkinan negatif (NLR) 0,54, dan diagnostic odds ratio (DOR) 2,24 (0,65–7,85). Kesimpulan: Kadar ferritin dapat berfungsi sebagai prediktor diagnostik pada anak dengan dengue berat.

Studi ini menunjukkan bahwa kadar serum ferritin yang tinggi dapat menjadi prediktor diagnostik pada anak dengan dengue berat.Meskipun sensitivitas ferritin tinggi, spesifisitasnya rendah sehingga tidak dapat dijadikan satu‑satunya penanda.Diperlukan penelitian lanjutan dengan desain multi‑pusat, sampel lebih besar, dan kontrol faktor pengacau yang lebih komprehensif untuk memperkuat validitas ferritin sebagai biomarker prediksi dengue berat pada anak.

Penelitian lanjutan dapat diarahkan pada tiga aspek utama: pertama, menguji kombinasi ferritin dengan biomarker inflamasi lain seperti IL‑6 dan IL‑18 dalam kohort multi‑pusat untuk meningkatkan akurasi prediksi dengue berat pada anak; kedua, melakukan studi longitudinal yang memantau dinamika kadar ferritin sejak hari pertama hingga hari ketujuh penyakit guna menentukan waktu optimal pengukuran yang paling prognostik; ketiga, menilai pengaruh status gizi dan komorbiditas seperti penyakit kronis terhadap hubungan antara ferritin dan keparahan dengue melalui analisis stratifikasi, sehingga dapat mengidentifikasi subkelompok anak yang paling berisiko dan mengoptimalkan strategi klinis.

  1. DOI Name 10.47009 Values. doi name values index type timestamp data hs serv 21z crossref email support... doi.org/10.47009DOI Name 10 47009 Values doi name values index type timestamp data hs serv 21z crossref email support doi 10 47009
  2. Role of Serum Ferritin as a Predictor of Dengue Severity: A Prospective Observational Study From India... doi.org/10.7759/cureus.63503Role of Serum Ferritin as a Predictor of Dengue Severity A Prospective Observational Study From India doi 10 7759 cureus 63503
  3. Combination of inflammatory and vascular markers in the febrile phase of dengue is associated with more... elifesciences.org/articles/67460Combination of inflammatory and vascular markers in the febrile phase of dengue is associated with more elifesciences articles 67460
  4. Pathogenesis of vascular leak in dengue virus infection - Malavige - 2017 - Immunology - Wiley Online... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/imm.12748Pathogenesis of vascular leak in dengue virus infection Malavige 2017 Immunology Wiley Online onlinelibrary wiley doi 10 1111 imm 12748
Read online
File size285.17 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test