IAIN SUIAIN SU
IQRA`: Jurnal Perpustakaan dan InformasiIQRA`: Jurnal Perpustakaan dan InformasiPenelitian ini bertujuan rekonseptualisasi praktik green library melalui perspektif yurisprudensi lingkungan Islam, khususnya prinsip Ḥifẓ al-Bīah, dalam konteks perpustakaan perguruan tinggi Islam. Menggunakan metode kualitatif melalui wawancara semi-terstruktur, observasi non-partisipatif, serta telaah kebijakan dan SOP, penelitian dilakukan selama September–November 2026 dengan lima informan dari unsur kepala perpustakaan, pustakawan, dosen, dan mahasiswa. Hasil penelitian menemukan bahwa kesadaran ekologis sivitas akademika didorong oleh spiritualitas, di mana tindakan ramah lingkungan dipahami sebagai ibadah dan tanggung jawab khalifah terhadap bumi. Selain itu, nilai Islam terintegrasi dalam kebijakan operasional melalui penghematan energi, digitalisasi layanan, dan pengelolaan limbah yang dikaitkan dengan prinsip maqāṣid al-sharīah. Namun, implementasi masih menghadapi hambatan berupa keterbatasan pendanaan, resistensi budaya digital, serta inkonsistensi pelaksanaan SOP di tingkat operasional. Studi ini menyimpulkan bahwa rekontekstualisasi green library berbasis Ḥifẓ al-Bīah memiliki legitimasi teologis dan operasional yang kuat, serta menawarkan model keberlanjutan yang lebih holistik. Penelitian ini berkontribusi pada perluasan pemahaman green library tidak hanya sebagai agenda teknokratis global, tetapi sebagai praksis keberlanjutan berbasis nilai yang relevan dengan lingkungan akademik Muslim. Temuan ini membuka ruang bagi formulasi kebijakan ekologis yang lebih integratif dan berakar pada spiritualitas keagamaan.
This study confirms that recontextualizing green library practices through the Ḥifẓ al-Bīah framework has strong epistemic and social relevance in the management of Islamic academic libraries.Spirituality-based ecological awareness becomes a cultural asset that drives deeper ecological behavioral change in academic communities than a purely technocratic approach.The integration of Islamic values into policy documents, operational SOPs, and institutional narratives also indicates a paradigm shift from merely technical programs to efforts to interpret sustainability as a religious mandate and part of scientific ethics.However, the findings also confirm that normative orientation does not automatically correlate with implementation effectiveness, especially when structural support, adequate funding, and digital literacy infrastructure are not yet running in parallel.
Based on the findings and analysis, the following suggestions for further research and development are proposed:. . 1. Develop an epistemic framework of Islamic sustainability literacy that integrates information literacy, digital literacy, and ecological literacy into a single integrative approach. This framework can guide the development of curriculum and training programs for library professionals and users, ensuring a holistic understanding of sustainability practices within an Islamic context.. . 2. Utilize mixed methods research to quantitatively measure the relationship between spirituality and environmental behavior. By combining qualitative and quantitative approaches, a more comprehensive understanding of the impact of Islamic values on green library practices can be achieved, providing empirical evidence to support policy decisions and interventions.. . 3. Expand the context of research to include various types of libraries, such as public libraries, school libraries, and special libraries. This broader context will allow for a more comprehensive understanding of how Islamic values can be integrated into different library settings and how they influence user behavior and library practices. Comparative approaches between regions can also provide valuable insights into the cultural and contextual variations in the implementation of Ḥifẓ al-Bīah principles.. . By addressing these suggestions, future research can contribute to the development of more effective and culturally relevant green library practices in Islamic academic libraries, as well as provide a stronger evidence base for policy formulation and implementation.
| File size | 732.73 KB |
| Pages | 23 |
| DMCA | Report |
Related /
IDID Kegiatan ini berkontribusi terhadap pemulihan masyarakat tidak hanya pada aspek pengetahuan, tetapi juga pada penguatan kapasitas, keterampilan, dan ketahananKegiatan ini berkontribusi terhadap pemulihan masyarakat tidak hanya pada aspek pengetahuan, tetapi juga pada penguatan kapasitas, keterampilan, dan ketahanan
IDID Kegiatan pengabdian ini berhasil mengatasi ketergantungan petani jeruk pada monokultur, rendahnya produktivitas lahan tadah hujan, dan minimnya kapasitasKegiatan pengabdian ini berhasil mengatasi ketergantungan petani jeruk pada monokultur, rendahnya produktivitas lahan tadah hujan, dan minimnya kapasitas
IDID Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman teoretis tetapi juga keterampilan praktis dalam membuat danMelalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman teoretis tetapi juga keterampilan praktis dalam membuat dan
IDID Peningkatan ini ditunjukkan oleh skor pengetahuan dan sikap yang meningkat, serta mayoritas peserta mampu menerapkan prinsip gizi seimbang dalam menu harianPeningkatan ini ditunjukkan oleh skor pengetahuan dan sikap yang meningkat, serta mayoritas peserta mampu menerapkan prinsip gizi seimbang dalam menu harian
IDID Program Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas teknis dan manajerial kelompok melalui pendekatan pembelajaran partisipatif danProgram Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas teknis dan manajerial kelompok melalui pendekatan pembelajaran partisipatif dan
IDID Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini berhasil mengembangkan dan mengimplementasikan 16 modul pembelajaran Arduino berbasis proyek yang mencakup pengenalanKegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini berhasil mengembangkan dan mengimplementasikan 16 modul pembelajaran Arduino berbasis proyek yang mencakup pengenalan
MARKANDEYABALIMARKANDEYABALI Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK), yang dilakukan dalam dua siklus. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes. Data dianalisisPenelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK), yang dilakukan dalam dua siklus. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes. Data dianalisis
MARKANDEYABALIMARKANDEYABALI Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peranan PKn dalam upaya pembentukan karakter kewarganegaraan mahasiswa melalui proses pendekatan berbasisPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peranan PKn dalam upaya pembentukan karakter kewarganegaraan mahasiswa melalui proses pendekatan berbasis
Useful /
MARKANDEYABALIMARKANDEYABALI Penelitian ini melibatkan seluruh kelas V SD Negeri 1 Nongan Tahun Pelajaran 2023/2024, berjumlah 9 siswa (6 laki-laki dan 3 perempuan). Instrumen yangPenelitian ini melibatkan seluruh kelas V SD Negeri 1 Nongan Tahun Pelajaran 2023/2024, berjumlah 9 siswa (6 laki-laki dan 3 perempuan). Instrumen yang
MARKANDEYABALIMARKANDEYABALI Peningkatan ini terlihat dari hasil observasi, di mana hasil belajar siswa meningkat dari 43,70% pada siklus I menjadi 84,27% pada siklus II, dengan peningkatanPeningkatan ini terlihat dari hasil observasi, di mana hasil belajar siswa meningkat dari 43,70% pada siklus I menjadi 84,27% pada siklus II, dengan peningkatan
MARKANDEYABALIMARKANDEYABALI Populasi dalam penelitian ini adalah kelas IV SD yang berjumlah 32 orang. Data kesiapan belajar siswa diperoleh melalui hasil observasi dan melalui teksPopulasi dalam penelitian ini adalah kelas IV SD yang berjumlah 32 orang. Data kesiapan belajar siswa diperoleh melalui hasil observasi dan melalui teks
MARKANDEYABALIMARKANDEYABALI Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 2 orang guru kelas 1 dan kelas 4 di SD N 2 Cempaga. Instrumen yang digunakanJenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 2 orang guru kelas 1 dan kelas 4 di SD N 2 Cempaga. Instrumen yang digunakan