IAIN SUIAIN SU

IQRA`: Jurnal Perpustakaan dan InformasiIQRA`: Jurnal Perpustakaan dan Informasi

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas layanan di Perpustakaan Balai Diklat Keagamaan Surabaya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan survei langsung terhadap pengunjung perpustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber daya manusia, khususnya kompetensi pustakawan, secara signifikan memengaruhi kualitas layanan yang diberikan. Pustakawan yang terlatih dan berpengalaman mampu menyampaikan informasi yang akurat dan relevan, serta membantu pengguna dalam proses pencarian informasi. Meskipun sebagian besar pengguna menyatakan kepuasan terhadap layanan yang ditawarkan, terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan, terutama terkait kecepatan proses peminjaman dan pengembalian. Pengguna mencatat bahwa waktu tunggu yang lama untuk memperoleh buku yang diinginkan dapat menurunkan tingkat kepuasan, khususnya bagi mereka yang memiliki keterbatasan waktu. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan pelatihan bagi pustakawan serta pengembangan program edukasi pengguna untuk mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas perpustakaan.

Penelitian ini mengidentifikasi kompetensi pustakawan dan staf sebagai faktor utama yang memengaruhi kualitas layanan perpustakaan, dimana pustakawan yang terlatih dapat memberikan informasi tepat waktu dan akurat.Pergeseran paradigma layanan dari berpusat pada perpustakaan menjadi berpusat pada pengguna menekankan pentingnya pemenuhan harapan pengguna untuk meningkatkan kepuasan.Oleh karena itu, program pelatihan berkelanjutan bagi pustakawan serta penerapan model SERVQUAL dalam evaluasi layanan menjadi rekomendasi utama untuk meningkatkan kualitas layanan perpustakaan.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana integrasi sistem manajemen perpustakaan berbasis cloud, termasuk penggunaan platform digital terpusat untuk katalog dan sirkulasi, mempengaruhi kecepatan layanan peminjaman dan pengembalian, dengan menguji hipotesis bahwa adopsi teknologi cloud dapat secara signifikan mengurangi waktu tunggu pengguna, khususnya bagi mereka yang memiliki keterbatasan waktu selama pelatihan. Selain itu, diperlukan studi longitudinal yang memantau dampak program pelatihan berkelanjutan bagi pustakawan terhadap peningkatan kompetensi teknis dan interpersonal serta kepuasan pengguna, dimana variabel-variabel seperti frekuensi pelatihan, metode pembelajaran (misalnya blended learning), dan perubahan perilaku layanan diukur secara kuantitatif dan kualitatif selama periode minimal dua tahun untuk memastikan keberlanjutan efek positif. Terakhir, penelitian komparatif antara perpustakaan khusus keagamaan dengan perpustakaan umum dapat mengungkap perbedaan kebutuhan koleksi internasional serta strategi pengembangan koleksi yang efektif, termasuk analisis permintaan pengguna multigenerasi, sehingga memberikan rekomendasi kebijakan pengembangan koleksi yang responsif dan inklusif.

  1. Students’ Information Needs and Digital Technologies in Academic Libraries. students information... doi.org/10.36702/pb.440StudentsyAAAo Information Needs and Digital Technologies in Academic Libraries students information doi 10 36702 pb 440
Read online
File size263.49 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test