UnnasUnnas

SARGA: Journal of Architecture and UrbanismSARGA: Journal of Architecture and Urbanism

Upaya pengembangan Ruang Terbuka Hijau tersebut akan berpotensi menjadi jejaring ruang publik yang juga akan meningkatkan kualitas iklim mikro suatu kota. Bahkan jejaring ruang publik yang ditunjukkan dengan adanya konektivitas antara satu ruang dan lainnya juga dapat memperkuat identitas Kota Kreatif. Keberadaan jejaring ruang publik dapat memfasilitasi kebutuhan ruang rekreasi di tengah padat nya Kota Pekalongan. Kajian terkait konektivitas jejaring ruang publik di Kota Pekalongan belum pernah dilakukan, sehingga studi untuk mengetahui bagaimana keterhubungan dari kelima taman kota tersebut belum diketahui. Hal ini yang mendorong peneliti untuk melakukan observasi lebih lanjut guna mengetahui bagaimana konektivas jejaring antara ruang publik tersebut. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji elemen-elemen ruang terbuka publik di kawasan perkotaan Kota Pekalongan yang meliputi aksesibilitas, sirkulasi, penanda, dan fasilitas.

Pengamatan pada ruang terbuka publik, dalam konteks ini yaitu taman kota juga bermanfaat untuk mengukur Tingkat keberlanjutan Kawasan perkotaan, secara lebih rinci yaitu pengaruh jaringan hijau perkotaan terhadap keberlanjutan di Kota Pekalongan yang menunjukkan bahwa ruang hijau di Kota Pekalongan juga berperan sebagai ruang sosial dan ruang ekonomi.Perlunya memperhatikan keterhubungan antara ruang terbuka hijau dengan transportasi publik merupakan hal yang mendesak untuk diperhatikan.Hal ini mungkin dapat membantu kota untuk memperbaiki lingkungan, dan membantu kota mencapai tujuan 11 pada prinsip Pembangunan berkelanjutan yaitu dengan membangun kota berkelanjutan dan bermanfaat bagi komunitas setempat.

Untuk meningkatkan konektivitas ruang terbuka hijau aktif di Kota Pekalongan, perlu dilakukan perbaikan pada aksesibilitas dan sirkulasi di dalam kawasan ruang terbuka. Selain itu, penting untuk mempertimbangkan penataan area pedagang informal agar tidak mengganggu estetika dan sirkulasi di dalam taman. Studi lanjutan dapat berfokus pada pengembangan konsep desain universal pada desain interior perpustakaan umum di Cilacap, serta implementasi aksesibilitas fasilitas publik bagi penyandang disabilitas. Dengan demikian, Kota Pekalongan dapat mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan dan menjadi kota yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi komunitas setempat.

  1. PENERAPAN KONSEP DESAIN UNIVERSAL PADA DESAIN INTERIOR PERPUSTAKAAN UMUM DI CILACAP | Jurnal Vastukara:... jurnal2.isi-dps.ac.id/index.php/vastukara/article/view/2317PENERAPAN KONSEP DESAIN UNIVERSAL PADA DESAIN INTERIOR PERPUSTAKAAN UMUM DI CILACAP Jurnal Vastukara jurnal2 isi dps ac index php vastukara article view 2317
  2. IMPLEMENTASI AKSESIBILITAS FASILITAS PUBLIK BAGI PENYANDANG DISABILITAS | Propiona | Jurnal Analisa Sosiologi.... doi.org/10.20961/jas.v10i0.47635IMPLEMENTASI AKSESIBILITAS FASILITAS PUBLIK BAGI PENYANDANG DISABILITAS Propiona Jurnal Analisa Sosiologi doi 10 20961 jas v10i0 47635
  3. Kajian Implementasi Universal Design Pada Interior Perpustakaan Umum di Balai Pemuda Kota Surabaya |... dimensiinterior.petra.ac.id/index.php/int/article/view/21546Kajian Implementasi Universal Design Pada Interior Perpustakaan Umum di Balai Pemuda Kota Surabaya dimensiinterior petra ac index php int article view 21546
Read online
File size367.54 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test