UnnasUnnas

SARGA: Journal of Architecture and UrbanismSARGA: Journal of Architecture and Urbanism

Kemajuan teknologi dan keberadaan data besar dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) yang dapat diakses, diteliti, dan diterapkan dalam beberapa dekade ini, bidang ilmu arsitektur pun mengalami perubahan dan perkembangan sebagai dampak dari fenomena tersebut. Namun kajian secara terstruktur maupun kajian secara cepat mengenai perubahan dan perkembangan teknologi terutama dalam pengetahuan Artificial Intelligence dan arsitektur yang mempengaruhi bidang keilmuan arsitektur itu sendiri di Indonesia belum tersedia secara komprehensif. Dalam penelitian literatur berikut ini, metode pencarian literatur melalui big data di internet dengan menggunakan perangkat lunak Publish or Perish yang kemudian dianalisa secara bibliometrik dengan menggunakan perangkat lunak VosViewer. Analisa bibliometric tersebut digunakan untuk mengidentifikasi kata kunci yang muncul bersamaan dalam penelitian selama 10 tahun terakhir. Secara keseluruhan, tujuan makalah ini adalah dapat menjadi sumber yang berguna untuk memperoleh wawasan tentang perancangan arsitektur dengan menggunakan Artificial Intelligence serta menjadi referensi untuk penelitian yang lebih lanjut.

Berdasarkan analisis bibliometrik, penelitian ini mengidentifikasi kontribusi signifikan dari artikel-artikel tertentu, seperti karya Krieg, O.(2015) yang paling banyak disitasi mengenai sistem pelat kayu ringan robotik, serta menyoroti Springer sebagai penerbit terkemuka dan jurnal Sustainability (MDPI) sebagai publikasi relevan dalam topik ini.Visualisasi VOSviewer menunjukkan tema-tema penelitian yang saling terkait dan klaster penulis yang terfragmentasi, mengindikasikan masih adanya kesenjangan signifikan dalam kolaborasi serta potensi besar untuk eksplorasi lebih lanjut dalam perancangan arsitektur dengan kecerdasan buatan.Oleh karena itu, penelitian mendatang disarankan untuk memperluas cakupan kata kunci dan database, menggunakan alat analisis bibliometrik yang lebih beragam, dan mendorong kerja sama penelitian yang lebih erat guna mengisi kesenjangan pengetahuan yang ada.

Penelitian ini telah memetakan perkembangan kecerdasan buatan dalam perancangan arsitektur melalui analisis bibliometrik, namun ada banyak potensi untuk studi lanjutan yang lebih mendalam. Salah satu arah penelitian baru yang menarik adalah menelusuri faktor-faktor di balik kesenjangan penelitian yang ditemukan dan kurangnya kolaborasi antarpenulis dalam bidang ini. Mengapa beberapa tren penelitian bertahan lama sementara area lain kurang dieksplorasi? Studi kualitatif, seperti wawancara mendalam dengan para praktisi dan akademisi arsitektur, dapat mengungkap alasan fundamental di balik pola-pola ini, sekaligus mengidentifikasi hambatan atau pendorong kolaborasi yang efektif. Selain itu, dengan adanya identifikasi klaster kata kunci yang spesifik, penelitian selanjutnya dapat fokus pada studi kasus implementasi kecerdasan buatan dalam proyek arsitektur nyata. Misalnya, bagaimana penerapan algoritma pembelajaran mendalam atau jaringan saraf generatif secara konkret mengubah proses desain, meningkatkan efisiensi, atau memunculkan inovasi bentuk arsitektur? Analisis studi kasus semacam ini akan memberikan pemahaman praktis tentang dampak teknologi ini. Terakhir, mengingat pesatnya perkembangan AI dan kurangnya kajian komprehensif di Indonesia, penting untuk mengkaji bagaimana kurikulum pendidikan arsitektur di Indonesia beradaptasi dengan kehadiran kecerdasan buatan. Penelitian dapat mengevaluasi efektivitas metode pengajaran saat ini, kesiapan mahasiswa dalam menghadapi alat desain berbasis AI, serta merumuskan kerangka kurikulum yang relevan untuk mempersiapkan arsitek masa depan yang mahir dalam memanfaatkan teknologi ini. Ketiga arah penelitian ini akan memperkaya pemahaman kita tentang hubungan antara kecerdasan buatan dan arsitektur, jauh melampaui pemetaan literatur yang telah dilakukan.

Read online
File size885.75 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test