WESTSCIENCESWESTSCIENCES

Jurnal Akuntansi Dan Keuangan West ScienceJurnal Akuntansi Dan Keuangan West Science

Penelitian ini mengkaji kebutuhan pengungkapan asuransi dalam pelaporan keuangan di Indonesia, dengan menggunakan analisis yuridis normatif untuk menganalisis kerangka regulasi dan praktik akuntansi. Keselarasan PSAK 74 (Kontrak Asuransi) Indonesia dengan standar internasional seperti IFRS 17 dianalisis, beserta tantangan implementasi standar lokal. Temuan menunjukkan bahwa meskipun kerangka regulasi kuat dan mendorong transparansi, tantangan praktis seperti keterbatasan sumber daya, penegakan regulasi, dan kesadaran pemangku kepentingan menghambat implementasi yang efektif. Studi ini menyimpulkan bahwa meningkatkan inisiatif pembangunan kapasitas, menyederhanakan proses kepatuhan, dan memperkuat penegakan regulasi merupakan langkah kritis untuk mencapai praktik pengungkapan yang lebih baik. Selain itu, pengungkapan asuransi yang lebih baik memperkuat kepercayaan pemangku kepentingan, meningkatkan transparansi industri, dan mendorong disiplin pasar, sehingga berkontribusi pada pengembangan sektor keuangan Indonesia yang berkelanjutan.

Pengungkapan asuransi merupakan komponen penting dalam pelaporan keuangan Indonesia, memastikan transparansi dan akuntabilitas sektor asuransi.Namun, tantangan teknis, keterbatasan sumber daya perusahaan kecil, penegakan regulasi tidak konsisten, dan kesadaran pemangku kepentingan yang rendah menghambat implementasi standar PSAK 74 dan IFRS 17 secara efektif.Oleh karena itu, diperlukan inisiatif peningkatan kapasitas, penyederhanaan pedoman, penguatan mekanisme penegakan regulasi, serta peningkatan partisipasi pemangku kepentingan untuk memperlancar kualitas pengungkapan keuangan.

Pertama, lakukan studi empiris mengenai efektivitas pelatihan dan pembangunan kapasitas pada perusahaan asuransi kecil dalam mengimplementasikan PSAK 74 dan IFRS 17, dengan mengukur perubahan dalam kualitas pengungkapan dan kepatuhan. Kedua, teliti dampak penyederhanaan pedoman pengungkapan terhadap tingkat kepatuhan dan beban administratif perusahaan, serta evaluasi apakah simplifikasi dapat meningkatkan adopsi di kalangan media dan regulator. Ketiga, analisis persepsi pemangku kepentingan—investor, konsumen, dan regulator—terhadap kredibilitas laporan setelah implementasi kebijakan transparansi baru, untuk memahami hubungan antara pengungkapan, kepercayaan, dan keputusan investasi. Penelitian lanjutan ini akan memberikan landasan empiris bagi pembuat kebijakan dalam merancang program insentif dan regulasi yang lebih efektif serta mengarah pada peningkatan kualitas pelaporan keuangan sektor asuransi di Indonesia.

Read online
File size288.74 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test