STMA TRISAKTISTMA TRISAKTI
Premium Insurance Business JournalPremium Insurance Business JournalPerubahan iklim dan degradasi lingkungan yang semakin mendesak telah mendorong upaya global menuju pembangunan berkelanjutan, dengan asuransi hijau (green insurance) menjadi instrumen keuangan penting untuk mendukung perilaku ramah lingkungan dan mitigasi risiko iklim. Namun demikian, integrasi asuransi hijau ke dalam sistem asuransi konvensional masih relatif belum banyak dikaji, khususnya terkait aspek inovasi, kerangka regulasi, serta tantangan implementasinya. Kajian ini bertujuan untuk mengisi kesenjangan tersebut dengan melakukan narrative literature review yang menyintesis perkembangan terbaru, mengidentifikasi hambatan utama, dan mengevaluasi peran regulasi dalam pengembangan green insurance. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, artikel ini menganalisis berbagai literatur ilmiah, laporan kebijakan, dan publikasi global selama satu dekade terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa inovasi utama dalam asuransi hijau meliputi produk asuransi berbasis teknologi hijau, asuransi parametrik, integrasi ESG (Environmental, Social, Governance), serta pemanfaatan teknologi digital seperti AI, blockchain, dan IoT. Tantangan utama yang diidentifikasi antara lain rendahnya literasi pasar, keterbatasan data dan teknologi, ketidakkonsistenan regulasi, serta tingginya biaya awal. Di sisi lain, dukungan kebijakan publik, kemitraan publik-swasta, dan standar global berperan penting dalam mempercepat adopsi asuransi hijau. Studi ini menyimpulkan bahwa green insurance memiliki potensi transformatif dalam meningkatkan ketahanan iklim dan mendukung keberlanjutan, apabila didukung oleh inovasi produk, regulasi yang kohesif, dan strategi kolaboratif lintas sektor. Implikasi temuan ini relevan bagi pembuat kebijakan, pelaku industri asuransi, dan pemangku kepentingan global dalam membangun ekosistem asuransi hijau yang efektif dan inklusif.
Kajian ini menyimpulkan bahwa green insurance merupakan inovasi strategis dalam sektor keuangan berkelanjutan yang memiliki peran penting dalam mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon, meningkatkan ketahanan terhadap risiko iklim, dan mendorong investasi ramah lingkungan.Melalui pendekatan narrative literature review, penelitian ini berhasil mengidentifikasi empat pilar utama pengembangan green insurance, yaitu.serta (4) adopsi teknologi digital seperti big data, AI, blockchain, dan IoT.Namun demikian, implementasi green insurance masih menghadapi berbagai tantangan signifikan, antara lain keterbatasan data dan infrastruktur teknologi, regulasi yang belum terstandarisasi secara global, biaya awal yang tinggi, serta rendahnya tingkat literasi dan kesadaran pasar terhadap produk asuransi hijau.Regulasi yang mendukung, kemitraan lintas sektor, dan standardisasi internasional dipandang sebagai prasyarat penting untuk memperluas penetrasi green insurance dan memperkuat kontribusinya terhadap agenda pembangunan berkelanjutan.Implikasi utama dari penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan green insurance tidak hanya bergantung pada inovasi produk, tetapi juga pada ekosistem kebijakan dan kolaborasi multistakeholder yang inklusif.Dengan kerangka regulasi yang adaptif, teknologi yang mendukung, serta peningkatan edukasi pasar, green insurance berpotensi menjadi katalis utama dalam mengatasi risiko sistemik akibat perubahan iklim dan memperkuat ketahanan sosial-ekonomi di masa depan.
Berdasarkan temuan dan analisis dalam penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:. . 1. Mengembangkan strategi edukasi dan kampanye publik yang inovatif untuk meningkatkan literasi pasar tentang green insurance, termasuk mengintegrasikan kesadaran perubahan iklim ke dalam pendidikan keuangan. Penelitian dapat fokus pada pengembangan model pendidikan yang inovatif dan menilai dampak sosial-ekonomi dari peningkatan literasi pasar.. . 2. Meneliti dan mengevaluasi dampak empiris dari green insurance terhadap mitigasi risiko iklim dan perubahan perilaku konsumen. Penelitian empiris berbasis data kuantitatif dan longitudinal dapat dilakukan untuk mengukur dampak nyata green insurance dalam konteks geografis dan regulasi yang berbeda.. . 3. Mengkaji dan menganalisis peran teknologi digital seperti AI, big data, blockchain, dan IoT dalam mendukung pengembangan green insurance. Penelitian dapat fokus pada bagaimana teknologi ini dapat meningkatkan akurasi penilaian risiko, efisiensi operasional, dan transparansi klaim, serta bagaimana teknologi tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendorong perilaku hijau dan meningkatkan kesadaran publik.. . Dengan menggabungkan saran-saran di atas, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mendorong adopsi green insurance secara luas, memperkuat kontribusinya terhadap agenda keberlanjutan global, dan meningkatkan ketahanan sosial-ekonomi di masa depan.
| File size | 672.13 KB |
| Pages | 19 |
| DMCA | Report |
Related /
POLITEKNIK KEBUMENPOLITEKNIK KEBUMEN Analisis menunjukkan bahwa citra merek, kualitas produk, dan promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian skincare MS Glow diAnalisis menunjukkan bahwa citra merek, kualitas produk, dan promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian skincare MS Glow di
JOURNAL GEHUJOURNAL GEHU Namun, Universitas Pamulang hanya mengoperasikan asosiasi berbasis fakultas (HIMA) tanpa BEM tingkat universitas. Dengan pendekatan yuridis normatif danNamun, Universitas Pamulang hanya mengoperasikan asosiasi berbasis fakultas (HIMA) tanpa BEM tingkat universitas. Dengan pendekatan yuridis normatif dan
CARAKACARAKA Penelitian ini bertujuan menjelaskan ada tidaknya hubungan Social Media Marketing dengan Social Media Engagement pada followers Instagram @goalcomindonesia.Penelitian ini bertujuan menjelaskan ada tidaknya hubungan Social Media Marketing dengan Social Media Engagement pada followers Instagram @goalcomindonesia.
CARAKACARAKA Selanjutnya, pengetahuan bisa ditingkatkan dengan memperbaiki pemanfaatan podcast YouTube, serta dalam mencapai tujuan visi misi sekolah terutama dalamSelanjutnya, pengetahuan bisa ditingkatkan dengan memperbaiki pemanfaatan podcast YouTube, serta dalam mencapai tujuan visi misi sekolah terutama dalam
ITLITL Kebijakan seperti pelaporan emisi, peremajaan kendaraan, dan batas usia kendaraan belum efektif diterapkan. Insentif yang berfokus pada penggunaan kendaraanKebijakan seperti pelaporan emisi, peremajaan kendaraan, dan batas usia kendaraan belum efektif diterapkan. Insentif yang berfokus pada penggunaan kendaraan
KOPERTAIS4KOPERTAIS4 Dalam peningkatan ini asuransi syariah juga menjadi akses/jembatan dalam mendorong sektor ekonomi terutama yang berbasis syariah. Asuransi syariah PrudentialDalam peningkatan ini asuransi syariah juga menjadi akses/jembatan dalam mendorong sektor ekonomi terutama yang berbasis syariah. Asuransi syariah Prudential
STMA TRISAKTISTMA TRISAKTI Pasar komoditas global, khususnya harga emas, mengalami volatilitas tinggi dalam beberapa tahun terakhir sebagai akibat dari ketegangan geopolitik, disrupsiPasar komoditas global, khususnya harga emas, mengalami volatilitas tinggi dalam beberapa tahun terakhir sebagai akibat dari ketegangan geopolitik, disrupsi
UMKTUMKT Profitabilitas yang diukur menggunakan rasio ROA secara parsial tidak mempengaruhi signifikan atas harga saham. Hal ini karena para investor tidak melihatProfitabilitas yang diukur menggunakan rasio ROA secara parsial tidak mempengaruhi signifikan atas harga saham. Hal ini karena para investor tidak melihat
Useful /
IAIN SUIAIN SU Motivasi karier berada pada kategori sangat tinggi (83,67%), dengan motivasi ekstrinsik (85,07%) sedikit lebih dominan daripada intrinsik (82,26%), menunjukkanMotivasi karier berada pada kategori sangat tinggi (83,67%), dengan motivasi ekstrinsik (85,07%) sedikit lebih dominan daripada intrinsik (82,26%), menunjukkan
IAIN SUIAIN SU Penelitian ini membahas , yang menunjukkan adanya kecenderungan pergeseran peran birokrasi dari pelayan publik menjadi instrumen kepentingan politik. PermasalahanPenelitian ini membahas , yang menunjukkan adanya kecenderungan pergeseran peran birokrasi dari pelayan publik menjadi instrumen kepentingan politik. Permasalahan
IAIN SUIAIN SU Pendidikan, Pertanian dan Sistem Pangan, serta Pembangunan Ekonomi muncul sebagai tema dominan sepanjang periode tersebut. Analisis framing menunjukkanPendidikan, Pertanian dan Sistem Pangan, serta Pembangunan Ekonomi muncul sebagai tema dominan sepanjang periode tersebut. Analisis framing menunjukkan
GOVERNMENTJOURNALGOVERNMENTJOURNAL Namun, ketidaksetaraan sosial-ekonomi dan terbatasnya inklusi komunitas marginal menghambat implementasi yang adil. Tinjauan ini menyimpulkan bahwa keberhasilanNamun, ketidaksetaraan sosial-ekonomi dan terbatasnya inklusi komunitas marginal menghambat implementasi yang adil. Tinjauan ini menyimpulkan bahwa keberhasilan