AMIKOMAMIKOM
Nation State: Journal of International StudiesNation State: Journal of International StudiesPada tahun 2005, Imtiaz Ahmad menulis artikel tentang hubungan antara India dan Dunia Muslim. Ahmad berargumen bahwa hubungan antara India dan Dunia Muslim akan ditentukan terutama oleh dua faktor: (1) identitas yang beragam dan plurang Muslim di India, dan (2) moderasi relatif yang didorong oleh model sekulerisme India. Dalam kerangka pemerintahan perwujudan akbar (BJP) secara hindu nasionalis yang sedang menjabat sekarang ini, penting untuk meninjau ulang argumentasi Ahmad. Meskipun BJP dikenal sebagai partai yang berkomitmen untuk menjalankan agenda kenaikan hindu di kebijakan politik India, penting dicatat bahwa BJP tetap menjaga hubungan baik dengan sebagian besar negara Muslim. Sejalan dengan perencanaan BJP untuk menyita status khusus Kashmir dan mengubah UU Kewarganegaraan, timbul kekhawatiran bahwa reputasi India di Dunia Muslim akan memburuk. Artikel ini ingin menyelidiki apakah pandangan nasionalisme Hindu dalam politik India saat ini dan sikap pemerintah saat ini terhadap Muslim India akan pada akhirnya mempengaruhi hubungan India dengan Dunia Muslim, terutama dalam kasus hubungan India-Indonesia dan India-Malaysia.
India di bawah pimpinan Narendra Modi berupaya menyeimbangkan kepentingan nasional dan kebutuhan untuk menyesuaikan nilai-nilai Hindutva dalam pembuatan kebijakan luar negeri.Keputusan India untuk menetapkan kembali konsep kewarganegaraan India memicu reaksi kuat dari banyak negara Muslim, termasuk Indonesia dan Malaysia yang terkenal sebagai negara Muslim dan mitra strategis India.Meskipun kedua negara menunjukkan kekhawatiran serupa terhadap kontroversi CAA/NRC, terdapat perbedaan dalam respons dan cara kedua negara terus menjaga hubungan bilateral setelah kontroversi tersebut.
Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak diaspora India di negara-negara Islam terhadap hubungan bilateral, analisis perbandingan kebijakan luar negeri India di bawah pemerintahan berbeda, atau studi tentang peran politik identitas dalam memperkuat atau memperlemah hubungan India dengan negara-negara Muslim. Penelitian lanjutan juga bisa mengeksplorasi respons masyarakat sipil di negara-negara Islam terhadap kebijakan CAA/NRC, serta pengaruh ekonomi terhadap hubungan strategis India dengan Malaysia dan Indonesia.
- India’s Relations with Muslim Countries during the Implementation of CAA/NRC: India-Indonesia and... doi.org/10.24076/nsjis.v5i2.879IndiaAos Relations with Muslim Countries during the Implementation of CAA NRC India Indonesia and doi 10 24076 nsjis v5i2 879
- Project MUSE -- Verification required!. project muse verification required order better serve keep site... doi.org/10.1353/jsa.2015.0002Project MUSE Verification required project muse verification required order better serve keep site doi 10 1353 jsa 2015 0002
| File size | 287.06 KB |
| Pages | 22 |
| DMCA | Report |
Related /
ISI DPSISI DPS Akibatnya, masyarakat di desa wisata sebagai perwakilan masyarakat sipil akan ditekan oleh dua kekuatan politik, yaitu negara dengan kebijakan dan kepentinganAkibatnya, masyarakat di desa wisata sebagai perwakilan masyarakat sipil akan ditekan oleh dua kekuatan politik, yaitu negara dengan kebijakan dan kepentingan
PENACCELERATIONPENACCELERATION Diskriminasi terhadap etnis Tionghoa di Indonesia memiliki akar panjang sejak masa kolonial hingga Orde Baru, diperparah oleh kebijakan segregasi dan prasangka.Diskriminasi terhadap etnis Tionghoa di Indonesia memiliki akar panjang sejak masa kolonial hingga Orde Baru, diperparah oleh kebijakan segregasi dan prasangka.
DIGLOSIA UNMULDIGLOSIA UNMUL Artikel ini menunjukkan bahwa Aksi Kamisan di Samarinda merupakan manifestasi kontemporer yang penting dari tradisi Sastra Perlawanan, dimana warisan sastraArtikel ini menunjukkan bahwa Aksi Kamisan di Samarinda merupakan manifestasi kontemporer yang penting dari tradisi Sastra Perlawanan, dimana warisan sastra
AKABAAKABA Perkembangan perdagangan elektronik di Indonesia telah memicu perubahan besar dalam pola konsumsi masyarakat, salah satunya melalui Fear of Missing OutPerkembangan perdagangan elektronik di Indonesia telah memicu perubahan besar dalam pola konsumsi masyarakat, salah satunya melalui Fear of Missing Out
STAIMADIUNSTAIMADIUN Selanjutnya jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian empiris (etnografi) melalui pendekatan kualitatif‑analitis. LebihSelanjutnya jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian empiris (etnografi) melalui pendekatan kualitatif‑analitis. Lebih
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Penegakan hukum seyogyanya mampu mengkontrol situasi politik dan dengan tegas memberikan hukuman kepada pelanggarnya. Kepercayaan masyarakat terhadap hasilPenegakan hukum seyogyanya mampu mengkontrol situasi politik dan dengan tegas memberikan hukuman kepada pelanggarnya. Kepercayaan masyarakat terhadap hasil
STAIN KEPRISTAIN KEPRI Moderasi di dunia digital adalah solusi alternatif krusial untuk mengatasi politisasi agama dan diskriminasi kelompok minoritas menjelang tahun politikModerasi di dunia digital adalah solusi alternatif krusial untuk mengatasi politisasi agama dan diskriminasi kelompok minoritas menjelang tahun politik
ALJAMIAHALJAMIAH Kiprah mereka dalam penanganan kasus hukum menunjukkan posisi yang setara dengan pangeran Cirebon, meskipun independensinya terkendala oleh hubungan patron-klienKiprah mereka dalam penanganan kasus hukum menunjukkan posisi yang setara dengan pangeran Cirebon, meskipun independensinya terkendala oleh hubungan patron-klien
Useful /
JITERAJITERA Dominasi maksim kesimpatian dan penghargaan ini menyoroti peran penting strategi kesantunan berbahasa dalam membangun legitimasi politik dan kepercayaanDominasi maksim kesimpatian dan penghargaan ini menyoroti peran penting strategi kesantunan berbahasa dalam membangun legitimasi politik dan kepercayaan
UINSAIZUUINSAIZU Pelarangan incest dalam hukum Islam dan hukum nasional Indonesia didasarkan pada prinsip maqāṣid al-sharīah, khususnya perlindungan keturunan, jiwa,Pelarangan incest dalam hukum Islam dan hukum nasional Indonesia didasarkan pada prinsip maqāṣid al-sharīah, khususnya perlindungan keturunan, jiwa,
ALJAMIAHALJAMIAH Artikel ini memberikan kesimpulan bahwa ulama perempuan mampu membuat pandangan alternatif dengan menggunakan sumber hukum Islam (al-Quran) dan sumberArtikel ini memberikan kesimpulan bahwa ulama perempuan mampu membuat pandangan alternatif dengan menggunakan sumber hukum Islam (al-Quran) dan sumber
ALJAMIAHALJAMIAH Namun argumen tersebut justru menjadi persoalan bagi pemikir muslim lainnya, dua di antaranya Quraish Shihab dan Yudian Wahyudi. Dalam tulisan ini diharapkanNamun argumen tersebut justru menjadi persoalan bagi pemikir muslim lainnya, dua di antaranya Quraish Shihab dan Yudian Wahyudi. Dalam tulisan ini diharapkan