UnnasUnnas
SARGA: Journal of Architecture and UrbanismSARGA: Journal of Architecture and UrbanismPenetapan Indonesia sebagai Presidensi G20 tahun 2022 memicu persiapan pembangunan untuk acara tersebut. Provinsi Bali, sebagai pusat penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20, memiliki Peraturan Daerah Nomor 5 tahun 2005 tentang Arsitektur Tradisional Bali. Penerapan peraturan ini wajib dilakukan untuk menjaga identitas Bali di tengah kemajuan teknologi dan perkembangan budaya. Salah satu kemajuan teknologi saat ini adalah konsep Sustainable Design. Bangunan Pengelola Showcase Mangrove di Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai, Bali, tidak hanya dibangun dengan cepat dan menerapkan Arsitektur Tradisional Bali, tetapi juga diharapkan menjadi bangunan yang berkelanjutan karena lokasinya di ekosistem mangrove. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan analisis deskriptif. Hasilnya menunjukkan bahwa Bangunan Pengelola Showcase Mangrove Tahura Ngurah Rai telah mengimplementasikan Arsitektur Tradisional Bali dan Sustainable Design dalam pembangunannya.
Implementasi konsep Arsitektur Tradisional Balli pada Bangunan Pengelola Showcase Mangrove ini terlihat dengan penerapan konsep Tri Angga dan ornamen Bali seperti ukiran pada daun pintu.Prinsip Sustainable Design diterapkan melalui bahan bangunan yang memenuhi prinsip low impact material, efisiensi energi, kualitas dan daya tahan, reuse dan recycle, renewability, dan sehat.Bangunan Pengelola Showcase Mangrove Tahura Ngurah Rai telah mengimplementasikan Arsitektur Tradisional Bali dan Sustainable Design dalam pelaksanaan pembangunannya.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara bangunan dengan konsep arsitektur tradisional dan bangunan dengan konsep sustainable design di berbagai wilayah Indonesia. Studi ini dapat mengeksplorasi bagaimana arsitektur tradisional dan sustainable design dapat disesuaikan dengan karakteristik lokal dan tantangan lingkungan yang berbeda-beda di setiap wilayah. Selain itu, penelitian dapat fokus pada aspek sosial dan budaya, seperti bagaimana arsitektur tradisional dan sustainable design dapat meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat lokal. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi potensi sinergi antara arsitektur tradisional dan sustainable design dalam menciptakan lingkungan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
| File size | 542.42 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UnnasUnnas Aerotropolis memberikan konsep bisnis yang mana tempatnya berlokasi pada kawasan bandar udara. Penerapan aerotropolis juga bisa dijadikan sebagai alatAerotropolis memberikan konsep bisnis yang mana tempatnya berlokasi pada kawasan bandar udara. Penerapan aerotropolis juga bisa dijadikan sebagai alat
UnnasUnnas Akibat pengaruh modernisasi, kesenian ini sudah mulai luntur dan dilupakan karena berkurangnya minat dan motivasi generasi muda untuk melestarikannya.Akibat pengaruh modernisasi, kesenian ini sudah mulai luntur dan dilupakan karena berkurangnya minat dan motivasi generasi muda untuk melestarikannya.
UnnasUnnas Dalam konteks gender, anak laki-laki lebih aktif bermain di luar kelas dibandingkan anak perempuan. Perbedaan juga terlihat dalam kelompok usia, di manaDalam konteks gender, anak laki-laki lebih aktif bermain di luar kelas dibandingkan anak perempuan. Perbedaan juga terlihat dalam kelompok usia, di mana
UnnasUnnas Ini menganalisis efek psikologis elemen desain seperti warna, alam, dan organisasi pada proses kognitif. Memahami respons ini memberdayakan desainer danIni menganalisis efek psikologis elemen desain seperti warna, alam, dan organisasi pada proses kognitif. Memahami respons ini memberdayakan desainer dan
UnnasUnnas Pendekatan ini juga berkontribusi pada pengembangan arsitektur berkelanjutan, diiringi dengan meningkatkan kesehatan secara menyeluruh bagi masyarakat.Pendekatan ini juga berkontribusi pada pengembangan arsitektur berkelanjutan, diiringi dengan meningkatkan kesehatan secara menyeluruh bagi masyarakat.
UnnasUnnas Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan tahapan penelitian meliputi pengumpulan data, analisa data, penyajian data, kemudianMetode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan tahapan penelitian meliputi pengumpulan data, analisa data, penyajian data, kemudian
UnnasUnnas Efisiensi adalah kemampuan untuk melakukan sesuatu dengan cara yang tidak boros atau dengan hasil yang maksimal. Dalam konteks rumah hunian, efisiensiEfisiensi adalah kemampuan untuk melakukan sesuatu dengan cara yang tidak boros atau dengan hasil yang maksimal. Dalam konteks rumah hunian, efisiensi
UnnasUnnas Kampung Lemah Mendak memiliki berbagai ruang publik yang ada di lingkungan tersebut. Dengan adanya ruang publik masyarakat secara tidak langsung juga telahKampung Lemah Mendak memiliki berbagai ruang publik yang ada di lingkungan tersebut. Dengan adanya ruang publik masyarakat secara tidak langsung juga telah
Useful /
UnnasUnnas Ruang lingkup penelitian ini adalah pembuktian kedalaman langgam kolonial pada bangunan Lawang Sewu. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah.Ruang lingkup penelitian ini adalah pembuktian kedalaman langgam kolonial pada bangunan Lawang Sewu. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah.
UnnasUnnas Pengembangan wisata yang dapat menyesuaikan dan memitigasi kondisi lingkungan harus menjadi prioritas seiring dibukanya kembali sektor pariwisata pascaPengembangan wisata yang dapat menyesuaikan dan memitigasi kondisi lingkungan harus menjadi prioritas seiring dibukanya kembali sektor pariwisata pasca
UnnasUnnas Oleh karena itu, perlu dilakukan penambahan ruang terbuka hijau dan pertimbangan perencanaan jalur penyelamatan melingkar untuk memastikan kelayakan bangunanOleh karena itu, perlu dilakukan penambahan ruang terbuka hijau dan pertimbangan perencanaan jalur penyelamatan melingkar untuk memastikan kelayakan bangunan
UnnasUnnas Hasil menunjukkan bahwa kampus Amikom memperoleh 525 poin. Secara keseluruhan, kekurangan Amikom adalah kurangnya lahan untuk vegetasi hutan dan ruangHasil menunjukkan bahwa kampus Amikom memperoleh 525 poin. Secara keseluruhan, kekurangan Amikom adalah kurangnya lahan untuk vegetasi hutan dan ruang