UnnasUnnas

SARGA: Journal of Architecture and UrbanismSARGA: Journal of Architecture and Urbanism

Gaya hidup Masyarakat modern yang ditandai dengan mobilitas tinggi tekanan pekerjaan yang besar seringkali memicu stres, terutama di kota – kota padat seperti Surabaya. Hal ini menjadi dasar perancangan Wellness and Beauty Center yang mengusung konsep makro Biophilic Architecture untuk menciptakan suasana penyembuhan yang terhubung dengan alam. Proses perancangan dilakukan dengan mengidentifikasi permasalahan, studi kasus sejenis, analisis lokasi dan juga memperhatikan fasilitas kesehatan yang ada disekitar. Dengan memperhatikan kebutuhan Konsep makro Healing Through Nature selanjutnya diterapkan dalam desain ruang yang mengutamakan interaksi dengan alam, serta bentuk bangunan yang organik, dan pengaturan lahan yang harmonis dengan lingkungan sekitarnya. Desain ini menciptakan fasilitas spa, yoga, meditasi, pusat kebugaran, serta area relaksasi yang saling terhubung. Bangunan ini dirancang selaras dengan karakter lahan, dengan bentuk massa yang melingkar, sehingga mendukung keselarasan visual sekaligus menciptakan suasana yang menentramkan. Desain ini menunjukkan bahwa penerapan Biophilic Architecture dapat berfungsi sebagai pilihan ruang penyembuhan di lingkugan perkotaan, serta memperkaya penerapan Biophilic Architecture. Pendekatan ini juga berkontribusi pada pengembangan arsitektur berkelanjutan, diiringi dengan meningkatkan kesehatan secara menyeluruh bagi masyarakat.

Perancangan Wellness and Beauty Center di Surabaya mengusung Biophilic Architecture untuk menciptakan ruang penyembuhan holistik dalam konteks perkotaan yang padat.Desain mengintegrasikan konsep Healing Through Nature melalui bentuk bangunan organik, material alami, pencahayaan dan ventilasi alami, serta ruang terbuka hijau yang memperkuat interaksi dengan alam.Meskipun mengandalkan sistem ventilasi buatan, strategi material, pencahayaan, dan ruang transisi semi‑terbuka tetap memastikan pengalaman refleksi, relaksasi, dan koneksi emosional dengan lingkungan.

Penelitian selanjutnya dapat menguji secara empiris apakah penerapan desain biophilic pada Wellness and Beauty Center secara signifikan mengurangi tingkat stres dan meningkatkan kesejahteraan mental pengguna melalui pengukuran psikofisiologis sebelum dan sesudah penggunaan ruang. Selanjutnya, studi dapat mengeksplorasi strategi pendinginan pasif berbasis alam, seperti ventilasi silang alami, penataan vegetasi, dan material termal, untuk menggantikan atau mengurangi ketergantungan pada sistem pendingin mekanis di iklim tropis lembab Surabaya. Terakhir, penelitian komparatif dapat menilai kepuasan pengguna serta dampak kesehatan jangka panjang dari model pusat terintegrasi ini di berbagai wilayah urban dengan karakteristik demografis dan lingkungan yang berbeda, sehingga memberikan pedoman desain yang lebih universal dan adaptif.

  1. Sustainable Interior Design for a Traditional Chinese Medicine Wellness Center in Bandung Using a Biophilic... doi.org/10.1088/1755-1315/1488/1/012074Sustainable Interior Design for a Traditional Chinese Medicine Wellness Center in Bandung Using a Biophilic doi 10 1088 1755 1315 1488 1 012074
  2. 0. home browse journals resources submission books us contact information aims scope editorial board... hrpub.org/journals/article_info.php?aid=152460 home browse journals resources submission books us contact information aims scope editorial board hrpub journals article info php aid 15246
  3. Applying of human-centered design in green tea new product development - IOPscience. applying human centered... iopscience.iop.org/article/10.1088/1755-1315/1063/1/012045Applying of human centered design in green tea new product development IOPscience applying human centered iopscience iop article 10 1088 1755 1315 1063 1 012045
Read online
File size604.19 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test