SUMBARPROVSUMBARPROV

Jurnal Pembangunan NagariJurnal Pembangunan Nagari

Strengths and Difficulties Questionnaire (SDQ) merupakan alat skrining yang banyak digunakan untuk mendeteksi masalah kesehatan mental pada anak dan remaja usia 4–18 tahun. Respon perilaku remaja terhadap masalah dapat berbeda tergantung lingkungan tempat tinggal, seperti tinggal bersama orang tua atau di asrama. Penelitian ini bertujuan membandingkan kondisi kesehatan mental siswa sekolah menengah atas (SMA) umum dan siswa pondok pesantren terpadu di dua kota berbeda di Sumatera Barat. Penelitian ini menggunakan desain potong lintang dengan 120 siswa berusia 15–17 tahun yang dipilih melalui incidental random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner SDQ secara daring di SMA dan secara cetak di pesantren. Analisis dilakukan menggunakan uji-t independen. Dari hasil penelitian telihat bahwa terdapat perbedaan signifikan pada dimensi masalah perilaku (p = 0,010) dan masalah teman sebaya (p = 0,046). Korelasi kuat juga ditemukan antar dimensi SDQ, seperti masalah perilaku dengan hiperaktivitas (r = 0,289**) dan masalah teman sebaya dengan gejala emosional (r = 0,295**) serta hiperaktivitas (r = 0,356**). Lingkungan sosial, seperti pola pengasuhan dan keterbatasan interaksi dengan orang tua, dapat mempengaruhi kesehatan mental remaja. Penelitian ini penting untuk memberikan gambaran empiris tentang bagaimana perbedaan sistem pendidikan dan tempat tinggal mempengaruhi kondisi psikologis siswa, yang dapat menjadi dasar bagi intervensi kesehatan mental berbasis sekolah.

Strengths and Difficulties Questionnaire (SDQ) telah banyak digunakan secara global untuk memantau kesehatan mental remaja.Pada penelitian ini ditemukan bahwa 27,6 % siswa SMA publik menunjukkan skor abnormal pada sub‑skala emosional, sementara 35 % siswa pesantren menunjukkan masalah pada sub‑skala conduct, serta persentase tertinggi pada masalah teman sebaya di kelompok SMA.Oleh karena itu, deteksi dini, pelibatan keluarga, dan program regulasi emosional sangat penting untuk meningkatkan kecerdasan emosional dan mengurangi kelemahan siswa.

Penelitian selanjutnya dapat dilakukan secara longitudinal untuk menelusuri dinamika perubahan skor Strengths and Difficulties Questionnaire (SDQ) pada siswa SMA umum dan pesantren selama tiga tahun ke depan, serta mengidentifikasi faktor‑faktor prediktif seperti status sosial‑ekonomi, pola asuh, dan intensitas interaksi keluarga yang mungkin memengaruhi kesehatan mental remaja. Selain itu, sebuah studi kualitatif yang mendalam dapat mengeksplorasi persepsi guru, orang tua, dan siswa terhadap pengaruh lingkungan asrama terhadap perilaku, hubungan antar teman, dan kesejahteraan emosional, sehingga mengungkap mekanisme sosial dan budaya yang belum terukur secara kuantitatif. Selanjutnya, diperlukan uji coba intervensi berbasis sekolah yang mengintegrasikan program pelatihan regulasi emosi dan keterampilan sosial, dengan desain eksperimen terkontrol yang membandingkan kelompok intervensi dan kontrol di beberapa kota di Sumatera Barat, untuk menilai efektivitasnya dalam menurunkan skor abnormal pada sub‑skala conduct dan peer problems. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memperluas pemahaman tentang faktor‑faktor kontekstual yang memengaruhi kesehatan mental remaja serta memberikan dasar empiris bagi kebijakan pendidikan dan kesehatan mental yang lebih terarah.

  1. Friendships and Family Support Reduce Subsequent Depressive Symptoms in At-Risk Adolescents | PLOS One.... journals.plos.org/plosone/article?id=10.1371/journal.pone.0153715Friendships and Family Support Reduce Subsequent Depressive Symptoms in At Risk Adolescents PLOS One journals plos plosone article id 10 1371 journal pone 0153715
  2. Validation of the Strengths and Difficulties Questionnaire (SDQ) emotional subscale in assessing depression... journals.plos.org/plosone/article?id=10.1371/journal.pone.0288882Validation of the Strengths and Difficulties Questionnaire SDQ emotional subscale in assessing depression journals plos plosone article id 10 1371 journal pone 0288882
  3. Adolescent Mental Health; Identifying the need and Impact of Education in Pondok Pesantren on Mental... doi.org/10.4108/eai.8-10-2019.2294527Adolescent Mental Health Identifying the need and Impact of Education in Pondok Pesantren on Mental doi 10 4108 eai 8 10 2019 2294527
Read online
File size524.44 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test