EJOURNALUNIGOROEJOURNALUNIGORO
Seminar Nasional Teknik SipilSeminar Nasional Teknik SipilKecelakaan lalu lintas merupakan peringkat ketiga penyumbang korban meninggal dunia di Indonesia dan perlu dilakukan peninjauan terhadap perencanaan jalan untuk mengetahui penyebabnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan geometrik jalan dan perlengkapan jalan terhadap kecelakaan lalu lintas dan menganalisa kelengkapan rambu lalu lintas serta volume lalu lintas harian rata-rata yang ada di Ruas Jalan Raya Bojonegoro–Babat (STA 25 000 s/d 26 000). Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan desain penelitian korelasional untuk mengetahui hubungan antara dua variabel. Hasil penelitian menunjukkan terdapat satu segmen jalan yang melebihi kelandaian maksimum dengan kecepatan rencana 80 km/jam, yaitu Segmen 5 dengan kelandaian 5,59 %. Lebar bahu jalan belum memenuhi standar perencanaan dan fasilitas pelengkap jalan berupa lampu penerangan pada malam hari masih kurang, sehingga disarankan pemerintah melakukan perbaikan pada aspek geometrik dan pemeliharaan rutin terhadap struktur jalan, rambu lalu lintas, serta fasilitas pelengkap lainnya.
Penelitian menunjukkan bahwa pada ruas Jalan Bojonegoro–Babat terdapat segmen dengan kelandaian melebihi batas maksimum yang ditetapkan, lebar bahu jalan belum memenuhi standar, dan fasilitas penerangan malam hari tidak memadai, yang berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan.Selain itu, meskipun kelengkapan rambu lalu lintas relatif baik, volume lalu lintas harian yang tinggi menghasilkan V/C rasio sebesar 0,58, menunjukkan bahwa kepadatan lalu lintas tidak secara langsung berhubungan dengan tingkat kecelakaan pada lokasi tersebut.Oleh karena itu, perbaikan geometrik jalan, peningkatan lebar bahu, serta perbaikan dan pemeliharaan penerangan jalan merupakan langkah penting untuk mengurangi tingkat kecelakaan di wilayah tersebut.
Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki pengaruh kualitas pencahayaan jalan pada malam hari terhadap frekuensi dan tingkat keparahan kecelakaan dengan melakukan survei luminansi dan analisis data kecelakaan malam; selanjutnya, diperlukan studi eksperimental untuk mengevaluasi efektivitas pelebaran bahu jalan dalam mengurangi severity kecelakaan, dengan membandingkan data sebelum dan sesudah intervensi pada beberapa segmen jalan yang serupa; terakhir, pengembangan model prediktif yang mengintegrasikan variabel geometrik, volume lalu lintas, dan kelengkapan perlengkapan jalan dapat membantu memprediksi lokasi berisiko tinggi, yang harus divalidasi menggunakan data kecelakaan longitudinal selama beberapa tahun ke depan.
| File size | 290.72 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
POLNAMPOLNAM 5 yang mengindikasikan kerusakan sangat parah atau gagal. Berdasarkan kondisi kerusakan yang ditemukan, strategi penanganan yang diusulkan untuk lubang5 yang mengindikasikan kerusakan sangat parah atau gagal. Berdasarkan kondisi kerusakan yang ditemukan, strategi penanganan yang diusulkan untuk lubang
POLNAMPOLNAM Infrastruktur yang dibebani oleh volume lalu lintas yang tinggi dan berulang akan menyebabkan penurunan kualitas jalan, baik secara struktural maupun fungsional.Infrastruktur yang dibebani oleh volume lalu lintas yang tinggi dan berulang akan menyebabkan penurunan kualitas jalan, baik secara struktural maupun fungsional.
UNIKSUNIKS Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi desain geometrik ruas Jalan Kotik Bihin di Desa Seberang Teratak Air Hitam, Kecamatan Sentajo Raya, KabupatenPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi desain geometrik ruas Jalan Kotik Bihin di Desa Seberang Teratak Air Hitam, Kecamatan Sentajo Raya, Kabupaten
UntikaUntika Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan survei volume lalu lintas, dan analisis dilakukan berdasarkan pedoman Manual Kapasitas JalanPenelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan survei volume lalu lintas, dan analisis dilakukan berdasarkan pedoman Manual Kapasitas Jalan
UM SURABAYAUM SURABAYA Analisis dilakukan melalui perhitungan beban lalu lintas ekuivalen (ESA4 dan ESA5), evaluasi umur rencana, serta penentuan struktur lapisan perkerasanAnalisis dilakukan melalui perhitungan beban lalu lintas ekuivalen (ESA4 dan ESA5), evaluasi umur rencana, serta penentuan struktur lapisan perkerasan
JCIVIL UPIYPTKJCIVIL UPIYPTK Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas manajemen proyek pada kegiatan pemeliharaan jalan nasional berbasis Highway Development and ManagementPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas manajemen proyek pada kegiatan pemeliharaan jalan nasional berbasis Highway Development and Management
UBBUBB Rendahnya hambatan samping pada lokasi pengamatan disebabkan karena waktu pengamatan dilakukan pada saat menurunnya kegiatan masyarakat karena penerapanRendahnya hambatan samping pada lokasi pengamatan disebabkan karena waktu pengamatan dilakukan pada saat menurunnya kegiatan masyarakat karena penerapan
UNRIUNRI Provinsi Riau merupakan provinsi kedua yang memiliki jalan rusak terbanyak di Indonesia (berdasakan data BPS 2022), yaitu mencapai 633km. Kota PekanbaruProvinsi Riau merupakan provinsi kedua yang memiliki jalan rusak terbanyak di Indonesia (berdasakan data BPS 2022), yaitu mencapai 633km. Kota Pekanbaru
Useful /
STTMCILEUNGSISTTMCILEUNGSI 625 (A2), 0. 509 (A1), dan 0. 034 (A3), di mana A2 adalah alternatif terbaik. Sistem meningkatkan efisiensi seleksi dan mengurangi subjektivitas dibandingkan625 (A2), 0. 509 (A1), dan 0. 034 (A3), di mana A2 adalah alternatif terbaik. Sistem meningkatkan efisiensi seleksi dan mengurangi subjektivitas dibandingkan
LLILLI Penelitian ini merekomendasikan pentingnya edukasi literasi muamalah digital serta peran aktif lembaga otoritatif dalam membentuk pedoman transaksi daringPenelitian ini merekomendasikan pentingnya edukasi literasi muamalah digital serta peran aktif lembaga otoritatif dalam membentuk pedoman transaksi daring
EJOURNALUNIGOROEJOURNALUNIGORO Data menunjukkan bahwa setelah jembatan selesai dibangun, terjadi peningkatan pendapatan dan aksesibilitas yang lebih baik bagi masyarakat, yang secaraData menunjukkan bahwa setelah jembatan selesai dibangun, terjadi peningkatan pendapatan dan aksesibilitas yang lebih baik bagi masyarakat, yang secara
EJOURNALUNIGOROEJOURNALUNIGORO Akan tetapi, karena selisih nilai kuat tekan yang dihasilkan tidak terlalu besar maka program pemanfaatan limbah thermosetting polymers sebagai upaya pengolahanAkan tetapi, karena selisih nilai kuat tekan yang dihasilkan tidak terlalu besar maka program pemanfaatan limbah thermosetting polymers sebagai upaya pengolahan