LLILLI

Jurnal Manajemen dan Ilmu AdministrasiJurnal Manajemen dan Ilmu Administrasi

Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen pengendalian kualitas (QC) dalam menjaga konsistensi cita rasa produk Kopi Robusta dan mengkaji implementasinya menurut perspektif Ekonomi Syariah pada Home Industry X-Barue Kalibaru. Penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus ini menggunakan alat analisis siklus Plan-Do-Check-Action (PDCA) dan flowchart dalam kerangka Total Quality Management (TQM). Sumber data primer diperoleh melalui wawancara dan observasi langsung. Temuan menunjukkan bahwa Home Industry X-Barue berhasil menjaga konsistensi kualitas cita rasa melalui pengendalian berbasis metode natural yang didukung penerapan disiplin siklus PDCA pada setiap tahapan pengolahan. Secara esensial, praktik bisnis yang dilakukan, seperti kejujuran, kesiapan memberikan ganti rugi (tanggung jawab/garansi), dan ketelitian tinggi, telah merefleksikan nilai-nilai inti Syariah seperti amanah dan prinsip maslahah (kemaslahatan). Kebaruan studi ini terletak pada pemodelan QC holistik yang mengintegrasikan disiplin teknis manajemen kualitas dengan etika bisnis Islam. Implikasinya adalah penguatan kerangka kerja Ekonomi Syariah, menunjukkan bahwa kualitas produk yang berkelanjutan adalah bagian tak terpisahkan dari praktik bisnis yang Islami.

Manajemen Pengendalian Kualitas yang diterapkan pada Home Industry Pengolahan Kopi X-Barue telah berjalan efektif dalam menjaga konsistensi produk Kopi Robusta.Proses QC diorganisir dalam kerangka TQM dan telah dilaksanakan secara disiplin melalui siklus PDCA (Plan, Do, Check, Action) pada setiap tahapan, mulai dari cherry picking, sortasi, hingga roasting.Konsistensi cita rasa telah berhasil dipertahankan melalui ketelitian dalam proses dan pengujian berkala, yang menjadi bukti keberhasilan sistem QC.Implementasi Pengendalian Kualitas menunjukkan keselarasan yang kuat dengan Prinsip Ekonomi Syariah.Komitmen pemilik Home Industry X-Barue untuk memberikan produk terbaik merupakan manifestasi dari prinsip Amanah dan Iltqan.Selain itu, kesiapan memberikan ganti rugi terhadap produk cacat mencerminkan bentuk Tanggung Jawab dan menjalankan prinsip Takaful, hal yang sejalan dengan penghindaran ghishsh dalam muamalah Islam.Penelitian ini memberikan kebaruan dalam mengintegrasikan manajemen kualitas teknis (PDCA) dengan fondasi etika dalam Islam, menunjukkan bahwa kualitas produk yang berkelanjutan adalah bagian integral dari praktik bisnis yang Islami dan berorientasi pada Maslahah konsumen.

Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi dan mengukur dampak penerapan manajemen kualitas Islami terhadap kinerja bisnis dan kepuasan konsumen. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dan membandingkan praktik manajemen kualitas Islami dengan pendekatan manajemen kualitas konvensional, untuk melihat keunggulan dan tantangan masing-masing pendekatan. Ketiga, penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan model QC holistik yang mengintegrasikan prinsip-prinsip Ekonomi Syariah dengan teknik-teknik manajemen kualitas modern, untuk menciptakan sistem kualitas yang lebih berkelanjutan dan berorientasi pada maslahah konsumen.

  1. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian. area analysis coffee commodity jurnal sosial ekonomi pertanian main... journal.unhas.ac.id/index.php/jsep/article/view/25124Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian area analysis coffee commodity jurnal sosial ekonomi pertanian main journal unhas ac index php jsep article view 25124
  2. PENERAPAN PENGENDALIAN KUALITAS (QUALITY CONTROL) PADA PROSES PRODUKSI KOPI ROBUSTA (Studi Kasus: Kopi... jurnal.unigal.ac.id/index.php/mimbaragribisnis/article/view/4891PENERAPAN PENGENDALIAN KUALITAS QUALITY CONTROL PADA PROSES PRODUKSI KOPI ROBUSTA Studi Kasus Kopi jurnal unigal ac index php mimbaragribisnis article view 4891
Read online
File size243.77 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test