PRISMASEJAHTERAPRISMASEJAHTERA

Darma CendekiaDarma Cendekia

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berupa pelatihan pembelajaran membaca Al-Quran melalui irama di Pesantren Tahfidz Ar-Rahmani Ciputat Tangerang Selatan bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan para santri belajar membaca Al-Quran dengan irama (naghom). Hampir semua santri di lembaga tersebut mampu membaca Al-Quran dengan baik, benar, dan lancar, tetapi membacanya standar dan tanpa berirama (naghom). Target khusus yang ingin dicapai adalah santri terampil membaca Al-Quran dengan irama, khususnya irama jiharkah. Adapun peserta pelatihan pembelajaran membaca Al-Quran melalui irama adalah santri-santri pesantren tahfidz Ar-Rahmani dan metode yang digunakan adalah pelatihan dengan 70 persen praktik dan 30 persen teori. Luaran yang dihasilkan dalam kegiatan ini adalah artikel yang nantinya akan diberikan kembali kepada peserta pelatihan. Untuk mengukur pengetahuan dan keterampilan kegiatan ini, tim PKM akan memberikan angket kepada peserta pelatihan dengan tujuan untuk mengukur pengetahuan dan keterampilan sebelum dan sesudah pelatihan.

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berupa pelatihan pembelajaran membaca al Quran melalui irama Jiharkah yang dilaksanakan aula Pesantren Tahfidz Ar-Rahmani Ciputat Kota Tangerang Selatan memberikan nilai positif dan keterampilan pada peserta pelatihan.Para santriwan dan santriwati yang mengikuti pelatihan dapat memahami materi irama (naghom) khususnya irama Jiharkah dalam membaca Al-Quran.Dengan memahami materi irama Jiharkah tersebut, tentu para santriwan dan santriwati dapat mempraktikkan membaca Al-Quran dengan sekalian mengembangkan potensi yang mereka miliki dalam hal irama-irama lain dalam membaca Al-Quran.Dampak positif tersebut dapat dilihat saat tim PKM berkunjung kembali pasca pelatihan di Pesantren Tahfidz Ar-Rahmani, mereka sangat senang dengan adanya pelatihan tersebut dan peserta pelatihan telah mempraktikkan irama Jiaharkah dalam membaca Al-Quran sesuai dengan tinggi dan rendah suara masing-masing.

Untuk mengembangkan penelitian ini, dapat dilakukan dengan beberapa saran sebagai berikut: Pertama, melakukan penelitian lebih lanjut tentang metode-metode pembelajaran membaca Al-Quran yang telah ada, seperti metode Qiroati, Iqro, Yanbua, Tartil, An Nahdliyah, dan Wafa. Kedua, meneliti dan menganalisis metode-metode tersebut untuk menemukan karakteristik atau ciri khas dan unik dalam pembelajarannya. Ketiga, mengembangkan metode pembelajaran membaca Al-Quran yang mudah, menarik, dan menyenangkan, sehingga para santri terdorong untuk giat mempelajari Al-Quran, khususnya bacaan Al-Quran dengan irama (naghom) jiharkah. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan kemampuan membaca Al-Quran dengan irama yang baik dan benar bagi para santri.

Read online
File size760.75 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test