AKESRUSTIDAAKESRUSTIDA

Jurnal Ilmiah Kesehatan RustidaJurnal Ilmiah Kesehatan Rustida

Kanker serviks stadium IIIB merupakan masalah kesehatan serius dengan angka kejadian dan mortalitas yang tinggi. Faktor determinan seperti riwayat skrining, status sosial ekonomi, usia, kebiasaan merokok, riwayat seksual, dan komorbiditas perlu dianalisis untuk memahami penyebab tingginya kasus stadium lanjut di RSUD X, sebagai salah satu rumah sakit rujukan di Jawa Timur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor determinan kejadian kanker serviks stadium IIIB di RSUD X. Metode penelitian ini adalah studi observasional cross-sectional, teknik pengambilan sampel total sampling, responden sebesar 52 pasien kanker serviks stadium IIIB periode dalam periode 1 tahun terakhir. Data dikumpulkan melalui rekam medis dan wawancara terstruktur. Analisis statistik menggunakan analisis univariat dan regresi cox untuk mengidentifikasi faktor dominan dengan hasil faktor determinan utama yang teridentifikasi meliputi 70% pasien tidak pernah melakukan skrining, 60% pasien berasal dari keluarga berpendapatan rendah. Analisis multivariat menunjukkan bahwa skrining (OR = 5,2; p < 0,001), usia (OR = 4,8; p < 0,001), dan status sosial ekonomi rendah (OR = 3,5; p = 0,002) merupakan faktor dominan yang signifikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 90,4% pasien dengan status sosial ekonomi terbanyak berkategori rendah, didominasi usia > 50 th, sebagian besar yakni 61,3% responden dengan komorbid. Kesimpulan dalam penelitian ini determinan utama kanker serviks stadium IIIB di RSUD X adalah rendahnya partisipasi skrining, usia > 50 tahun, status sosio ekonomi rendah dan komorbiditas.

Determinan utama kanker serviks stadium IIIB di RSUD X adalah rendahnya partisipasi skrining, usia > 50 tahun, status sosio ekonomi rendah dan komorbiditas.Faktor riwayat signifikan karena karakteristik sampel, bias metodologis, atau dominansi faktor risiko lain.

Penelitian lanjutan sebaiknya menggunakan desain kohort prospektif untuk memantau perkembangan pasien kanker serviks sejak tahap awal hingga stadium IIIB, sehingga dapat mengidentifikasi hubungan kausal antara faktor determinan seperti skrining, status sosial ekonomi, dan komorbiditas. Selain itu, studi campuran (mixed‑methods) yang menggabungkan survei kuantitatif dengan wawancara mendalam dapat menggali hambatan psikososial, khususnya stigma seksual dan persepsi masyarakat terhadap skrining, untuk memperjelas faktor‑risk yang tidak terdeteksi secara statistik. Selanjutnya, uji coba intervensi berbasis komunitas yang melibatkan program skrining gratis dan vaksinasi HPV bagi perempuan berpendapatan rendah dapat dievaluasi efektivitasnya dalam meningkatkan partisipasi skrining dan menurunkan insiden kanker serviks stadium lanjut. Dengan pendekatan ini, diharapkan dapat menghasilkan bukti kuat untuk kebijakan kesehatan publik yang lebih tepat sasaran. Ketiga arah penelitian tersebut akan melengkapi temuan saat ini dan mengatasi keterbatasan desain cross‑sectional serta bias recall yang ada.

  1. Vol. 7 No. 2 (2021): JIKep | September 2021 | Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing).... journal.stikespemkabjombang.ac.id/index.php/jikep/issue/view/48Vol 7 No 2 2021 JIKep September 2021 Jurnal Ilmiah Keperawatan Scientific Journal of Nursing journal stikespemkabjombang ac index php jikep issue view 48
  2. Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Bahana Kesehatan Masyarakat (Bahana of Journal Public Health) | Jurnal Bahana... journal.poltekkesjambi.ac.id/index.php/JBKM/issue/view/23Vol 5 No 2 2021 Jurnal Bahana Kesehatan Masyarakat Bahana of Journal Public Health Jurnal Bahana journal poltekkesjambi ac index php JBKM issue view 23
  3. Vol. 10 No. 03 (2023): Faletehan Health Journal, November 2023 | Faletehan Health Journal. vol faletehan... journal.lppm-stikesfa.ac.id/index.php/FHJ/issue/view/20Vol 10 No 03 2023 Faletehan Health Journal November 2023 Faletehan Health Journal vol faletehan journal lppm stikesfa ac index php FHJ issue view 20
Read online
File size290 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test