AKPERGAPU JAMBIAKPERGAPU JAMBI

OjsGapuOjsGapu

Stres adalah salah satu faktor yang dapat menyebabkan dismenore, yaitu gangguan menstruasi. Stres dapat meningkatkan produksi hormon prostaglandin, yang dapat merangsang kontraksi otot rahim, sehingga menimbulkan rasa sakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dan kejadian dismenore pada siswa perempuan di SMP Negeri 4 Banyuwangi. Metode penelitian ini adalah deskriptif korelatif dengan pendekatan cross-sectional dan teknik purposive sampling dengan 72 responden. Temuan kunci menunjukkan bahwa di antara remaja, 26,4% mengalami stres ringan, 26,4% stres sedang, 23,6% stres normal, 16,7% stres berat, dan 6,9% stres sangat berat. Mengenai dismenore, 48,6% melaporkan rasa sakit sedang, 29,2% rasa sakit ringan, 18,1% rasa sakit berat, dan 4,2% rasa sakit tidak tertahankan. Ada korelasi yang signifikan antara tingkat stres dan kejadian dismenore (uji t, p=0,000, koefisien korelasi 0,74), yang menunjukkan bahwa stres yang lebih tinggi terkait dengan intensitas dismenore yang lebih tinggi.

Dari hasil penelitian ini, yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dan kejadian dismenore pada siswa perempuan di SMP Negeri 4 Banyuwangi, dapat disimpulkan bahwa kebanyakan siswa perempuan mengalami stres ringan.Selain itu, kebanyakan siswa perempuan mengalami dismenore sedang.Ditemukan hubungan yang signifikan antara tingkat stres dan kejadian dismenore pada siswa perempuan.

Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan agar siswa perempuan mengalokasikan waktu untuk beristirahat atau melakukan aktivitas yang dapat mengurangi stres. Penelitian lebih lanjut disarankan untuk mempertimbangkan variabel lain yang berkontribusi terhadap dismenore, seperti usia menarche dan riwayat keluarga. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat fokus pada intervensi yang dapat mengurangi dampak stres pada kesehatan reproduksi remaja perempuan, seperti program manajemen stres atau terapi perilaku kognitif. Penelitian juga dapat mengeksplorasi hubungan antara stres dan dismenore pada kelompok usia yang lebih luas, seperti wanita dewasa, untuk memahami dampak jangka panjang stres pada kesehatan reproduksi.

Read online
File size102.07 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test