UMGOUMGO

J SIG (Jurnal Sains Informasi Geografi)J SIG (Jurnal Sains Informasi Geografi)

Rencana mitigasi dan rekonstruksi bencana akibat tsunami dapat diimplementasikan dengan berbagai tindakan. Integrasi analisis spasial Sistem Informasi Geografis (SIG) dengan analisis multi-kriteria Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk penilaian dampak genangan tsunami merupakan salah satu tindakan mitigasi. Dalam studi ini, dilakukan penilaian kerentanan, genangan dan dampak akibat bahaya tsunami di Kabupaten Tanggamus. Data spasial Digital Elevation Model (DEM) dan data historis run-up tsunami diproses dengan SIG. Ketiadaan validasi lapangan menjadi keterbatasan studi. Parameter elevation dan slope dibuat dari CIAT-CSI SRTM, sedangkan coastline distance dibuat dari peta vektor area. AHP digunakan untuk menimbang parameter melalui perbandingan berpasangan (pairwise comparison). Matriks perbandingan berpasangan tersebut dinormalisasi dan diiterasi hingga mencapai konvergensi vektor eigen utama (CR < 0,10). Lima kelas kerentanan didefinisikan dan dianalisis untuk pemetaan genangan tsunami. Weighted overlay melalui analisis spasial di SIG digunakan untuk membuat peta akhir kerentanan tsunami. Hasil penilaian menunjukkan bahwa wilayah studi berada di bawah zona kerentanan low sebesar 1.417,53 km2 (52,46%), slightly low 1.152,61 km2 (42,66%), medium 63,54 km2 (2,35%), slightly high 48,30 km2 (1,79%), dan high 20,09 km2 (0,74%). Sebanyak 52 desa/kelurahan yang tersebar pada 9 kecamatan memiliki daerah dengan tingkat kelas kerentanan tinggi terhadap tsunami. Hasil ini dapat menjadi informasi awal untuk pengelolaan strategi mitigasi bencana di kawasan pesisir dan proses evakuasi bencana.

Penerapan GIS yang dikombinasikan dengan pemrosesan citra satelit dan metode AHP terbukti efektif dalam memetakan tingkat kerentanan serta menilai dampak potensial bencana tsunami.Hasil pemodelan ini dapat diandalkan sebagai basis data untuk menyusun rencana evakuasi dan rekonstruksi pascabencana.Penerapan SIG yang diintegrasikan dengan metode AHP tidak hanya berfungsi sebagai alat pemetaan statis, tetapi juga memberikan kerangka kerja ilmiah bagi tata kelola risiko bencana di wilayah pesisir.Secara praktis, temuan ini memberikan implikasi kebijakan bagi Pemerintah Kabupaten Tanggamus untuk menetapkan Kecamatan Semaka dan Wonosobo sebagai prioritas utama mitigasi struktural dan pengetatan regulasi pemanfaatan ruang guna mencegah peningkatan densitas penduduk di zona bahaya tinggi.Kontribusi ilmiah studi ini terletak pada penyediaan model baseline yang andal untuk daerah dengan keterbatasan data lapangan, yang dapat diadopsi dan diperkaya lebih lanjut untuk perencanaan rute evakuasi serta strategi mitigasi di lokasi lain dengan karakteristik serupa.Sebagian besar wilayah pesisir rentan terhadap tsunami.Bangunan dan daerah tempat tinggal di daerah yang berpotensi terkena dampak harus dilengkapi dengan informasi dasar tentang risiko tsunami karena kesadaran dan kesiapsiagaan adalah faktor paling penting untuk mengurangi potensi kerugian akibat dampak tsunami.

Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan validasi lapangan untuk meningkatkan akurasi hasil pemetaan kerentanan tsunami. Kedua, penelitian selanjutnya dapat mempertimbangkan parameter tambahan seperti jarak dari sungai/aliran air dan tata guna lahan untuk meningkatkan ketepatan pemetaan. Ketiga, studi lanjutan dapat mengintegrasikan parameter fisik dan sosial lainnya seperti tipe pantai, arah relatif tsunami, batimetri pantai, serta data kerentanan sosial-ekonomi untuk menghasilkan pemetaan yang lebih komprehensif. Dengan demikian, penelitian ini dapat menjadi dasar untuk perencanaan rute evakuasi dan strategi mitigasi di lokasi lain dengan karakteristik serupa.

  1. NHESS - Tsunami risk assessment in Indonesia. nhess tsunami risk assessment articles volume issue article... doi.org/doi:10.5194/nhess-11-67-2011NHESS Tsunami risk assessment in Indonesia nhess tsunami risk assessment articles volume issue article doi doi 10 5194 nhess 11 67 2011
  2. Satellite image analysis and GIS approaches for tsunami vulnerability assessment - IOPscience. satellite... doi.org/10.1088/1755-1315/370/1/012068Satellite image analysis and GIS approaches for tsunami vulnerability assessment IOPscience satellite doi 10 1088 1755 1315 370 1 012068
Read online
File size287.39 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test