UnwahasUnwahas

Jurnal MediagroJurnal Mediagro

Usahatani pakcoy adalah kegiatan budidaya tanaman pakcoy yang dilakukan secara terorganisir untuk menghasilkan produk pertanian yang bernilai ekonomis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi aktual teknik budidaya pakcoy secara hidroponik dan konvensional dan mengetahui perbandingan kelayakan usahatani budidaya pakcoy secara hidroponik dan konvensional. Total responden berjumlah 18 petani pakcoy. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis R/C Ratio dan B/C Ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua metode budidaya layak dijalankan karena memiliki nilai R/C dan B/C ratio di atas 1. Metode hidroponik memiliki keunggulan pada efisiensi penggunaan lahan dan lebih efisiensi pada kontrol penggunaan biaya, karena biaya yang dikeluarkan lebih kecil. Masing-masing metode memiliki tantangan tersendiri, baik dari segi teknis maupun biaya. Oleh karena itu, pilihan metode budidaya disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan petani serta tujuan usaha tani yang dijalankan.

Berdasarkan hasil penelitian di Desa Tilote dan BSIP Gorontalo, dapat disimpulkan bahwa budidaya pakcoy secara hidroponik dan konvensional sama-sama layak dijalankan meskipun memiliki karakteristik berbeda.Sistem hidroponik dengan metode NFT memerlukan teknologi dan modal lebih besar, namun menghasilkan pertumbuhan cepat, higienis, dan produktivitas tinggi dengan R/C ratio 2,77 serta pendapatan bersih Rp 574.Sementara itu, sistem konvensional lebih sederhana dan terjangkau dengan efisiensi biaya lebih tinggi (R/C ratio 3,28), meski lebih bergantung pada musim serta rentan terhadap hama dan penyakit, dengan pendapatan bersih Rp 365.Dengan demikian, hidroponik lebih unggul dari sisi keuntungan absolut, sedangkan konvensional lebih efisien dari segi penggunaan biaya.

Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang penggunaan sistem hidroponik terhadap kesehatan lingkungan dan keberlanjutan lahan pertanian. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif antara berbagai teknik hidroponik (seperti NFT, DWC, dan aeroponik) dalam meningkatkan efisiensi produksi dan penghematan biaya. Terakhir, penelitian juga dapat fokus pada analisis kelayakan ekonomi usahatani pakcoy di daerah dengan kondisi geografis dan sosial berbeda untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan kedua metode budidaya tersebut.

  1. Analisis Komparasi Kelayakan Finansial Usahatani Benih Kentang dengan Sayuran Pakcoy | Putra | Mimbar... doi.org/10.25157/ma.v10i2.13798Analisis Komparasi Kelayakan Finansial Usahatani Benih Kentang dengan Sayuran Pakcoy Putra Mimbar doi 10 25157 ma v10i2 13798
  2. Praktik Petani dalam Menghadapi Perubahan Iklim (Studi Petani di Sentra Pertanian Selopamioro Kabupatan... jurnal.polbangtanmanokwari.ac.id/index.php/jt/article/view/502Praktik Petani dalam Menghadapi Perubahan Iklim Studi Petani di Sentra Pertanian Selopamioro Kabupatan jurnal polbangtanmanokwari ac index php jt article view 502
  3. Perbandingan Struktur Biaya dan Pendapatan Usahatani Sawi Pakcoy (Brassica chinensis L.) Metode Hidroponik... doi.org/10.33087/mea.v7i2.131Perbandingan Struktur Biaya dan Pendapatan Usahatani Sawi Pakcoy Brassica chinensis L Metode Hidroponik doi 10 33087 mea v7i2 131
Read online
File size256.06 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test