UNYUNY

Geomedia Majalah Ilmiah dan Informasi KegeografianGeomedia Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian

Studi ini mengeksplorasi distribusi spasial hipertensi pada populasi lansia di Jawa Tengah dan faktor risiko yang berkontribusi menggunakan data Survei Kesehatan Indonesia 2023. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif untuk memberikan gambaran menyeluruh tentang prevalensi dan distribusi hipertensi dalam area studi. Analisis regresi logistik kemudian diterapkan untuk mengidentifikasi faktor risiko signifikan yang terkait dengan hipertensi dan mengevaluasi besarnya pengaruhnya terhadap kejadian penyakit. Selain itu, pemetaan spasial yang dikombinasikan dengan Indeks Kesehatan Hipertensi (IKH) digunakan untuk memvisualisasikan distribusi geografis risiko hipertensi dan mengidentifikasi area dengan tingkat kerentanan yang berbeda. Pendekatan ini memungkinkan pemahaman yang lebih rinci tentang determinan dan pola spasial hipertensi, serta mendukung intervensi kesehatan publik yang terarah dan pengambilan keputusan berbasis bukti. Hasil menunjukkan variasi regional dengan cluster prevalensi tinggi di area perkotaan dan pesisir, yang dipengaruhi oleh faktor biologis, sosial-ekonomi, dan perilaku, termasuk jenis kelamin, pendidikan, aktivitas fisik, dan kebiasaan makan. Nilai IKH yang tinggi teramati di area dengan faktor risiko gabungan signifikan, sedangkan wilayah perkotaan menunjukkan prevalensi tinggi tetapi IKH yang lebih rendah karena faktor mitigasi. Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi kesehatan berbasis area, termasuk pendidikan nutrisi, deteksi dini, dan aktivitas fisik berbasis komunitas untuk lansia, serta pemantauan risiko yang ditingkatkan di lingkungan perkotaan.

Hipertensi menunjukkan variasi distribusi spasial yang signifikan di Jawa Tengah, dengan cluster prevalensi tinggi di area perkotaan dan pesisir.Faktor risiko seperti gender, pendidikan, aktivitas fisik, dan kebiasaan makan memainkan peran penting dalam pola distribusi ini.Wilayah perkotaan memiliki prevalensi tinggi tetapi IKH yang lebih rendah karena faktor mitigasi.Temuan ini menekankan pentingnya pendekatan kesehatan berbasis area, termasuk pendidikan nutrisi, deteksi dini, dan aktivitas fisik komunitas untuk lansia, serta pemantauan risiko yang ditingkatkan di lingkungan perkotaan.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak perubahan iklim terhadap distribusi spasial hipertensi pada lansia di Jawa Tengah, dengan fokus pada faktor lingkungan seperti ketersediaan ruang hijau dan polusi udara. Selain itu, perlu dilakukan studi evaluasi efektivitas program edukasi nutrisi berbasis komunitas dalam mengurangi risiko hipertensi di daerah pedesaan. Terakhir, penelitian dapat mengembangkan model prediksi risiko hipertensi berbasis data geospasial untuk memperkuat strategi pencegahan yang terarah, khususnya di wilayah dengan karakteristik sosial-ekonomi yang heterogen.

Read online
File size320.75 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test