MERCUBAKTIJAYAMERCUBAKTIJAYA
JURNAL ABDI MERCUSUARJURNAL ABDI MERCUSUARLatar belakang: Hipertensi merupakan kondisi penyakit kronis yang tidak dapat disembuhkan tetapi dapat dikendalikan. Insiden hipertensi meningkat di seluruh dunia, termasuk Indonesia, tanpa memandang usia, bahkan di usia remaja. Pola konsumsi makanan, kelebihan berat badan dan riwayat kesehatan keluarga berkontribusi terhadap peningkatan risiko hipertensi pada usia muda. Deteksi dini dalam bentuk skrining hipertensi (dan faktor risiko terkait) dapat membantu mengidentifikasi kelompok berisiko tinggi, yang dapat menghasilkan penanganan dan pengelolaan faktor risiko yang tepat waktu. Pada akhirnya, deteksi dini dapat membantu mengurangi morbiditas dan mortalitas yang terkait dengan hipertensi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi tekanan darah pada remaja serta memberikan tambahan pengetahuan tentang faktor risiko, cara mencegah, dan mengatasi hipertensi.. . Metode: Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini meliputi: skrining faktor risiko hipertensi (berat badan, tinggi badan, dan indeks massa tubuh/IMT, riwayat hipertensi keluarga, dan lingkar perut), dan promosi kesehatan berupa penyuluhan terkait factor resiko hipertensi pada remaja. Kegiatan ini dilaksanakan kepada 40 siswa dan siswi di SMAN 10 Kabupaten Tangerang.. . Hasil: Hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah terjadinya peningkatan pengetahuan remaja terkait faktor resiko hipertensi. Selain itu teridentifikasinya tekanan darah remaja peserta kegiatan. Diharapkan kegiatan ini dapat dilanjutkan dengan melibatkan bagian siswaan dan tim UKS.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan peningkatan pengetahuan remaja mengenai upaya pencegahan risiko hipertensi.Hasil skrining menunjukkan sebagian besar remaja memiliki tekanan darah normal, namun sebagian kecil termasuk dalam kategori pra-hipertensi dan hipertensi stage 1.Kegiatan ini berhasil membangun komitmen remaja untuk menjaga pola makan sehat dan meningkatkan aktivitas fisik sebagai langkah pencegahan hipertensi.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi longitudinal untuk memantau perkembangan tekanan darah remaja yang teridentifikasi berisiko, serta efektivitas intervensi yang diberikan dalam jangka panjang. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat menggali faktor-faktor sosial budaya dan lingkungan yang mempengaruhi pola makan dan gaya hidup remaja, sehingga dapat dirancang program edukasi yang lebih relevan dan efektif. Ketiga, penting untuk mengembangkan aplikasi atau platform digital yang mudah diakses oleh remaja untuk memantau tekanan darah secara mandiri, mendapatkan informasi mengenai hipertensi, dan terhubung dengan tenaga kesehatan jika diperlukan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya pencegahan dan pengendalian hipertensi pada remaja, serta meningkatkan kualitas hidup generasi muda.
- EDUKASI PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI RT 01 RW 12 KELURAHAN BUNGO PASANG | JURNAL... jurnal.mercubaktijaya.ac.id/index.php/jam/en/article/view/380EDUKASI PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI RT 01 RW 12 KELURAHAN BUNGO PASANG JURNAL jurnal mercubaktijaya ac index php jam en article view 380
- Prediction of the hypertension risk in teenagers | Wieniawski | Cardiology Journal. prediction hypertension... journals.viamedica.pl/cardiology_journal/article/view/65115Prediction of the hypertension risk in teenagers Wieniawski Cardiology Journal prediction hypertension journals viamedica pl cardiology journal article view 65115
- SKRINING DAN EDUKASI RISIKO HIPERTENSI PADA REMAJA | JURNAL ABDI MERCUSUAR. skrining edukasi risiko hipertensi... jurnal.mercubaktijaya.ac.id/index.php/jam/en/article/view/522SKRINING DAN EDUKASI RISIKO HIPERTENSI PADA REMAJA JURNAL ABDI MERCUSUAR skrining edukasi risiko hipertensi jurnal mercubaktijaya ac index php jam en article view 522
| File size | 971.46 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
BALELITERASIBALELITERASI Sekolah dan otoritas pendidikan lokal dianjurkan untuk mendukung program serupa dengan menyediakan fasilitas yang memadai, mengintegrasikan pembelajaranSekolah dan otoritas pendidikan lokal dianjurkan untuk mendukung program serupa dengan menyediakan fasilitas yang memadai, mengintegrasikan pembelajaran
BALELITERASIBALELITERASI Kesimpulan penelitian ini adalah penggunaan media abacus efektif dalam mengubah konsep matematika abstrak menjadi pengalaman belajar konkret dan menciptakanKesimpulan penelitian ini adalah penggunaan media abacus efektif dalam mengubah konsep matematika abstrak menjadi pengalaman belajar konkret dan menciptakan
BALELITERASIBALELITERASI Kepemimpinan dipandang sebagai faktor kunci dalam membangun budaya kualitas dan mengoptimalkan implementasi Total Quality Management (TQM) di organisasi.Kepemimpinan dipandang sebagai faktor kunci dalam membangun budaya kualitas dan mengoptimalkan implementasi Total Quality Management (TQM) di organisasi.
HTPHTP Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa tidak ada hubungan asupan energi (p=0,068), asupan protein (p=0,085), asupan lemak (0,081), dan asupan karbohidratHasil analisis bivariat menunjukkan bahwa tidak ada hubungan asupan energi (p=0,068), asupan protein (p=0,085), asupan lemak (0,081), dan asupan karbohidrat
MERCUBAKTIJAYAMERCUBAKTIJAYA Hasil dari pengabdian masyarakat ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan guru PAUD/TK dalam mengoptimalkan peran mereka. Metode penyuluhan ini terbuktiHasil dari pengabdian masyarakat ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan guru PAUD/TK dalam mengoptimalkan peran mereka. Metode penyuluhan ini terbukti
MERCUBAKTIJAYAMERCUBAKTIJAYA Dampak sesak napas jika tidak diatasi akan terjadi penurunan fungsi paru, hipoksia, hipoksemia, gagal napas, kelelahan dan penurunan kualitas hidup bahkanDampak sesak napas jika tidak diatasi akan terjadi penurunan fungsi paru, hipoksia, hipoksemia, gagal napas, kelelahan dan penurunan kualitas hidup bahkan
POLTEKKES JAYAPURAPOLTEKKES JAYAPURA Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan antara konsumsi sayuran dan aktivitas fisik dengan status obesitas pada anggota Seka Teruna Teruni (STT) EkaTujuan penelitian ini mengetahui hubungan antara konsumsi sayuran dan aktivitas fisik dengan status obesitas pada anggota Seka Teruna Teruni (STT) Eka
CERICCERIC Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat aktivitas fisik dengan fungsi kognitif lansia. Oleh karena itu, tenaga kesehatan,Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat aktivitas fisik dengan fungsi kognitif lansia. Oleh karena itu, tenaga kesehatan,
Useful /
HTPHTP Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Naena Muktipur Timika Papua.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Naena Muktipur Timika Papua.
HTPHTP Untuk meningkatkan pelaksanaan K3 RS, diperlukan indikator pencapaian dalam perencanaan K3 dan monitoring evaluasi secara berkala. Pelaksanaan SMK3 diUntuk meningkatkan pelaksanaan K3 RS, diperlukan indikator pencapaian dalam perencanaan K3 dan monitoring evaluasi secara berkala. Pelaksanaan SMK3 di
MERCUBAKTIJAYAMERCUBAKTIJAYA Metode yang digunakan meliputi penyuluhan dengan media leaflet, booklet, video edukasi, serta sesi tanya jawab dan simulasi evakuasi bencana. EvaluasiMetode yang digunakan meliputi penyuluhan dengan media leaflet, booklet, video edukasi, serta sesi tanya jawab dan simulasi evakuasi bencana. Evaluasi
CERICCERIC Masalah yang dialami lansia digambarkan dengan tema masalah fisik dan masalah psikososial. Dukungan yang diterima digambarkan dengan tema sumber dukunganMasalah yang dialami lansia digambarkan dengan tema masalah fisik dan masalah psikososial. Dukungan yang diterima digambarkan dengan tema sumber dukungan