EDUKALIAEDUKALIA

Journal of Midwifery StudiesJournal of Midwifery Studies

Kanker payudara saat ini merupakan salah satu jenis kanker yang paling banyak di derita oleh perempuan dengan prevalensi yang sangat tinggi di seluruh negara di dunia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor risiko penyebab terjadinya kanker payudara pada wanita. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Populasi penelitian adalah seluruh pasien pada bulan Januari – Mei 2023 yang didiagnosa kanker payudara di RSUD Waled Kabupaten Cirebon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada penderita kanker payudara terdapat risiko dari penggunaan alat kontrasepsi hormonal suntik sebanyak 40 orang, usia > 40 tahun sebanyak 41 orang, menarche <15 tahun sebanyak 44 orang, perokok Pasif sebanyak 38 orang, dan factor genetika sebanyak 14 orang. Diharapkan hasil penelitian ini dapat dijadikan sumber informasi dalam pelayanan kebidanan, terutama dalam pemberian informasi tentang alat kontrasepsi hormonal agar memperhatikan risiko kejadian penyakit kanker payudara.

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa Alat Kontrasepsi Hormonal (suntik) dengan kurun waktu pemakaiannya >5 tahun terbukti menjadi faktor penyebab utama terjadinya kanker payudara.Selain itu, yang beresiko besar terhadap kejadian payudara Wanita di RSUD Waled Tahun 2023 adalah usia >40 tahun dan menarche <15 tahun atau usia menarche yang terlalu dini.Serta gaya hidup (perokok pasif) dan genetika yang juga dapat meningkatkan terjadinya kanker payudara di RSUD Waled Tahun 2023.

Penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan studi deskriptif ini dengan melakukan penelitian analitik yang lebih mendalam. Sebagai contoh, sebuah studi kohort prospektif dapat dilakukan untuk menginvestigasi secara longitudinal dampak penggunaan kontrasepsi hormonal suntik dalam jangka waktu tertentu terhadap insiden kanker payudara, dengan membandingkan kelompok pengguna dan non-pengguna, sekaligus mengontrol variabel perancu lainnya. Hal ini akan memberikan pemahaman yang lebih kuat mengenai hubungan sebab-akibat, bukan hanya korelasi. Selain itu, mengingat temuan bahwa menarche dini dan paparan perokok pasif merupakan faktor risiko signifikan, penelitian dapat diarahkan untuk mengeksplorasi efektivitas intervensi edukasi kesehatan yang dirancang khusus untuk meningkatkan kesadaran remaja putri dan keluarga mereka mengenai pentingnya deteksi dini serta mitigasi risiko lingkungan. Bagaimana program edukasi berbasis komunitas dapat diimplementasikan untuk mengurangi paparan asap rokok pasif di lingkungan rumah tangga dan sekolah? Terakhir, untuk memastikan generalisasi temuan, diperlukan penelitian serupa dengan desain yang lebih kompleks, mungkin studi multi-sentra, yang melibatkan populasi yang lebih luas dan beragam dari berbagai wilayah di Indonesia. Penelitian ini dapat membandingkan prevalensi dan profil faktor risiko kanker payudara di daerah perkotaan dan pedesaan, serta menganalisis perbedaan sosio-ekonomi yang mungkin mempengaruhi pola faktor risiko tersebut. Dengan demikian, kita dapat memperoleh gambaran yang lebih komprehensif dan rekomendasi kebijakan kesehatan yang lebih adaptif.

  1. Behavioral Symptoms in Patients With Breast Cancer and Survivors | Journal of Clinical Oncology. behavioral... doi.org/10.1200/JCO.2007.14.3248Behavioral Symptoms in Patients With Breast Cancer and Survivors Journal of Clinical Oncology behavioral doi 10 1200 JCO 2007 14 3248
Read online
File size492.92 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test