YCNYCN

Jurnal Inovasi PembelajaranJurnal Inovasi Pembelajaran

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengembangan keterampilan motorik kasar anak usia dini sebagai dasar kesiapan belajar, sementara praktik pembelajaran di lapangan belum sepenuhnya memberikan stimulasi yang terstruktur dan berbasis pengalaman. Kesenjangan penelitian terletak pada minimnya integrasi antara kegiatan outbound dengan tahapan experiential learning yang sistematis dalam meningkatkan kemampuan motorik anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan motorik kasar melalui penerapan permainan outbound berbasis pengalaman pada anak RA Nurul Itishom Bekasi. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus yang melibatkan 17 anak berusia 5-6 tahun. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, dokumentasi, dan penilaian kinerja dengan indikator kekuatan, koordinasi, kecepatan, keseimbangan, dan kelincahan menggunakan skala 1-4 dengan skor maksimal 24. Pada kondisi awal, capaian motorik kasar anak hanya mencapai 41% (7 dari 17 anak tuntas). Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dari 63% pada siklus I menjadi 82% pada siklus II dengan seluruh anak mencapai kategori tuntas. Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan outbound yang dirancang secara terstruktur dengan pendekatan experiential learning mampu meningkatkan keterampilan motorik kasar secara menyeluruh.

Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan permainan outbound berbasis experiential learning secara terstruktur secara signifikan meningkatkan keterampilan motorik kasar anak usia dini, dengan peningkatan persentase capaian dari 41% pada pra‑siklus menjadi 82% pada siklus II dan 100% anak mencapai kategori tuntas.Keunggulan model terletak pada integrasi tahapan experiential learning (experience, share, process, generalize, apply) yang memungkinkan anak mengembangkan pemahaman kognitif tentang gerakan, bukan sekadar melakukan gerakan mekanis.Berdasarkan temuan tersebut, disarankan agar guru PAUD mengintegrasikan kegiatan outbound berbasis experiential learning ke dalam kurikulum setidaknya dua kali per minggu, serta melakukan penelitian lanjutan dengan sampel yang lebih luas, desain kuasi‑eksperimen dengan kelompok kontrol, dan mengkaji dampak jangka panjang terhadap aspek kognitif dan sosial emosional.

Sebagai langkah selanjutnya, peneliti dapat merancang studi kuasi‑eksperimental dengan kelompok kontrol yang melibatkan beberapa PAUD di berbagai wilayah untuk menguji efektivitas model outbound berbasis experiential learning terhadap peningkatan keterampilan motorik kasar anak. Penelitian tersebut dapat menjawab pertanyaan: apakah peningkatan motorik yang terlihat pada penelitian tindakan kelas tetap signifikan ketika dibandingkan dengan kelompok yang tidak menerima intervensi? Selanjutnya, penting untuk menyelidiki dampak jangka panjang penerapan model ini selama satu tahun akademik terhadap perkembangan kognitif dan sosial‑emosional anak, sehingga dapat menjawab pertanyaan: bagaimana kontribusi kegiatan outbound berbasis experiential learning terhadap kemampuan berpikir, konsentrasi, dan interaksi sosial anak usia dini? Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi peran faktor moderator seperti tingkat aktivitas fisik di rumah dan partisipasi orang tua, untuk mengetahui apakah dukungan lingkungan keluarga memperkuat atau melemahkan efek intervensi, serta mengidentifikasi strategi terbaik untuk melibatkan orang tua dalam program. Dengan menggabungkan desain longitudinal, kontrol grup, dan analisis moderator, studi lanjutan ini akan memberikan bukti yang lebih robust dan pedoman praktis bagi implementasi skala besar.

  1. Analysis of Gross Motor Skills in Early Childhood Through Educational Learning | Al Tahdzib: Jurnal Pendidikan... jurnal.staithawalib.ac.id/index.php/altahdzib/article/view/614Analysis of Gross Motor Skills in Early Childhood Through Educational Learning Al Tahdzib Jurnal Pendidikan jurnal staithawalib ac index php altahdzib article view 614
  2. Analysis of physical activity of gross motor movements in early childhood : Systematic literature review... doi.org/10.21831/jorpres.v20i1.72135Analysis of physical activity of gross motor movements in early childhood Systematic literature review doi 10 21831 jorpres v20i1 72135
  3. Development of an Outdoor Play-Based Learning Model to Train Gross Motor Skills in Early Childhood |... doi.org/10.33369/jk.v8i2.34338Development of an Outdoor Play Based Learning Model to Train Gross Motor Skills in Early Childhood doi 10 33369 jk v8i2 34338
  4. Impact and Implementation of an Early Years Fundamental Motor Skills Intervention for Children 4–5... mdpi.com/2227-9067/11/4/416Impact and Implementation of an Early Years Fundamental Motor Skills Intervention for Children 4Ae5 mdpi 2227 9067 11 4 416
  5. The Effectiveness of Nature-Based Learning on Early Childhood Gross Motor Development | JURNAL PENA PAUD.... doi.org/10.33369/jpp.v5i2.38237The Effectiveness of Nature Based Learning on Early Childhood Gross Motor Development JURNAL PENA PAUD doi 10 33369 jpp v5i2 38237
Read online
File size485.87 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test