ESC IDESC ID

International Journal of Economy, Education and Entrepreneurship (IJE3)International Journal of Economy, Education and Entrepreneurship (IJE3)

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya manajemen keuangan dalam bisnis tradisional di Kota Serang, Provinsi Banten, yang dipengaruhi oleh nilai-nilai budaya lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan NVivo 12. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tema, pola, dan hubungan antara literasi keuangan, praktik manajemen keuangan, dan pengaruh budaya lokal terhadap pengambilan keputusan keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi keuangan pemilik bisnis bervariasi, tetapi semua menerapkan pencatatan kas sederhana sebagai mekanisme adaptif. Praktik manajemen keuangan informal, seperti perencanaan anggaran sederhana dan evaluasi bulanan, konsisten dan efektif. Nilai-nilai budaya lokal, termasuk kerjasama, musyawarah, dan kepercayaan bersama, memfasilitasi kolaborasi modal, pengambilan keputusan bersama, dan akuntabilitas sosial. Strategi kontrol keuangan sederhana, dikombinasikan dengan nilai-nilai budaya lokal, meningkatkan transparansi, mencegah konflik, dan mendukung kelangsungan bisnis. Penelitian ini membuktikan bahwa manajemen keuangan bisnis tradisional tidak perlu rumit; kombinasi literasi keuangan, praktik sederhana, dan kebijaksanaan lokal cukup untuk menjaga efisiensi bisnis dan stabilitas keuangan.

Berdasarkan hasil penelitian, manajemen keuangan dalam bisnis tradisional di Kota Serang, Provinsi Banten, sangat dipengaruhi oleh nilai-nilai budaya lokal.Tingkat literasi keuangan pemilik bisnis bervariasi, mulai dari keterampilan akuntansi dasar hingga pencatatan kas sederhana.Namun, semua responden menerapkan mekanisme pencatatan kas adaptif untuk mengelola modal secara efektif.Hal ini menunjukkan bahwa literasi keuangan ditentukan tidak hanya oleh pendidikan formal, tetapi juga oleh pengalaman dan praktik budaya lokal yang memandu pemilik bisnis dalam pengambilan keputusan keuangan.Meskipun bersifat informal, praktik manajemen keuangan diterapkan secara konsisten melalui pencatatan kas harian, perencanaan anggaran sederhana, dan evaluasi bulanan.Integrasi nilai-nilai budaya lokal, seperti musyawarah, kerjasama, dan kepercayaan bersama, memfasilitasi kolaborasi modal, pengambilan keputusan bersama, dan akuntabilitas sosial.Budaya lokal ini memungkinkan manajemen keuangan partisipatif dan adaptif, mendukung kelangsungan bisnis dalam konteks sosial dan ekonomi lokal.Strategi kontrol keuangan yang diterapkan meliputi pemisahan kas pribadi dan bisnis, pencatatan harian, dan evaluasi bulanan.Mekanisme sederhana ini, ketika digabungkan dengan nilai-nilai budaya lokal, meningkatkan transparansi, mencegah konflik, dan memfasilitasi pelaporan informal kepada anggota kelompok atau komunitas.Penelitian ini membuktikan bahwa pengelolaan keuangan bisnis tradisional tidak perlu rumit.kombinasi literasi keuangan, praktik sederhana, dan kebijaksanaan lokal cukup untuk menjaga keberlanjutan, efisiensi, dan stabilitas keuangan bisnis tradisional di Kota Serang.

Saran penelitian lanjutan yang baru adalah: . . 1. Mengkaji lebih dalam peran nilai-nilai budaya lokal dalam membentuk perilaku keuangan dan pengambilan keputusan keuangan di bisnis tradisional. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai seperti kerjasama, musyawarah, dan kepercayaan bersama mempengaruhi praktik keuangan sehari-hari dan pengambilan keputusan keuangan. . . 2. Meneliti dampak integrasi nilai-nilai budaya lokal dalam manajemen keuangan terhadap kinerja bisnis tradisional. Penelitian ini dapat menganalisis apakah praktik manajemen keuangan yang dipengaruhi budaya lokal berdampak positif pada pertumbuhan bisnis, kelangsungan bisnis, dan kinerja keuangan secara keseluruhan. . . 3. Menganalisis tantangan dan peluang dalam mengimplementasikan praktik manajemen keuangan yang dipengaruhi budaya lokal di bisnis tradisional. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana bisnis tradisional dapat mengatasi tantangan seperti keterbatasan sumber daya, pendidikan, dan pengalaman dalam menerapkan praktik manajemen keuangan yang efektif dan berkelanjutan.

  1. Sage Research Methods - Meta-Ethnography. sage research methods meta ethnography skip main content internet... doi.org/10.4135/9781412985000Sage Research Methods Meta Ethnography sage research methods meta ethnography skip main content internet doi 10 4135 9781412985000
  2. Pengaruh Literasi Keuangan terhadap Pengelolaan Keuangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah | Target : Jurnal... journal.universitasbumigora.ac.id/index.php/target/article/view/3549Pengaruh Literasi Keuangan terhadap Pengelolaan Keuangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah Target Jurnal journal universitasbumigora ac index php target article view 3549
  3. Pengaruh Literasi Keuangan terhadap Keberlanjutan Bisnis UMKM di Indonesia | JUMBIWIRA : Jurnal Manajemen... doi.org/10.56910/jumbiwira.v4i1.2079Pengaruh Literasi Keuangan terhadap Keberlanjutan Bisnis UMKM di Indonesia JUMBIWIRA Jurnal Manajemen doi 10 56910 jumbiwira v4i1 2079
Read online
File size172.38 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test