IKHAFIIKHAFI

JUKOMIKA (Jurnal Ilmu Komputer dan Informatika)JUKOMIKA (Jurnal Ilmu Komputer dan Informatika)

Lembaga microfinance memiliki peran penting dalam menyediakan layanan pembiayaan bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan pelaku usaha mikro. Namun, pengelolaan pembiayaan yang masih dilakukan secara semi-manual berpotensi menimbulkan kesalahan pencatatan, keterlambatan pembayaran, duplikasi data, serta kesulitan dalam proses monitoring dan pelaporan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem informasi microfinance untuk pengelolaan pembiayaan di Yayasan Dian Mandiri berbasis web dengan mengimplementasikan algoritma scheduler untuk menghasilkan jadwal pembayaran angsuran. Pengembangan sistem menggunakan metode Waterfall yang terdiri atas tahapan studi literatur, analisis permasalahan, analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, dan pengujian. Sistem dibangun menggunakan framework Laravel, bahasa pemrograman PHP, dan MySQL sebagai sistem manajemen basis data. Perancangan sistem dimodelkan menggunakan Unified Modeling Language (UML) yang meliputi Use Case Diagram, Activity Diagram, Sequence Diagram, dan Class Diagram. Pengujian dilakukan menggunakan metode Black Box Testing untuk memastikan setiap fungsi sistem berjalan sesuai kebutuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu mengintegrasikan proses pengelolaan data nasabah, pengajuan pembiayaan, penjadwalan angsuran, transaksi pembayaran, hingga penyusunan laporan. Implementasi algoritma scheduler dapat menghasilkan jadwal pembayaran berdasarkan jumlah pinjaman, tenor, dan tingkat bunga sehingga meningkatkan ketepatan perhitungan angsuran, mempermudah pemantauan jatuh tempo pembayaran.

Sistem Informasi Microfinance untuk Pengelolaan Pembiayaan di Yayasan Dian Mandiri berhasil dirancang dan dikembangkan, mendukung seluruh proses pengelolaan pembiayaan.Penerapan hak akses berbasis peran (Super Admin, Admin, Cashier) serta algoritma scheduler menghasilkan jadwal angsuran otomatis, mempercepat administrasi dan mengurangi kesalahan perhitungan.Hasil perancangan Use Case Diagram, Class Diagram, dan antarmuka aplikasi menunjukkan bahwa semua kebutuhan fungsional sistem, mulai dari data nasabah hingga laporan, telah terpenuhi.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi perbandingan kinerja antara algoritma scheduler FIFO dengan algoritma penjadwalan lain seperti Earliest Deadline First (EDF) untuk menentukan metode yang paling efisien dalam konteks microfinance; selanjutnya, diperlukan studi evaluasi penerimaan pengguna (user acceptance) terhadap sistem informasi ini, termasuk analisis kepuasan pengguna, tingkat adopsi, dan hambatan yang mungkin muncul dalam lingkungan operasional yayasan; terakhir, integrasi sistem dengan platform mobile dapat menjadi topik penelitian lanjutan yang menilai dampak aksesibilitas melalui aplikasi smartphone terhadap kecepatan pembayaran angsuran dan peningkatan inklusi keuangan bagi nasabah mikro yang memiliki keterbatasan akses komputer tradisional.

Read online
File size590.55 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test