FEBI INAISFEBI INAIS

SahidBusinessJSahidBusinessJ

Optimalisasi perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) terhadap Usaha Miko Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Bogor belum optimal. Hal ini dapat dilihat dari masih banyaknya praktik plagiarisme (penjiplakan) pada produk-produk UMKM. Selain itu masih terdapat banyaknya UMKM yang belum mengetahui pentingnya perlindungan HKI bagi keberlangsungan usahanya. Perlindungan HKI sangat penting bagi UMKM agar terhindar dari penjiplakan. Dengan begitu, UMKM dapat terlindungi dalam menghasilkan produk berkualitas dan dapat bersaing di pasar global. Dengan begitu pula, merek produk UMKM di Kabupaten Bogor akan lebih terkenal. Penelitian ini bertujuan menganalisis perlindungan HKI bagi UMKM, khususnya di Kabupaten Bogor. Selain itu dilakukan tinjauan dalam sudut pandang syariah. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara terutama dengan pihak Dinas Perdagangan dan Perindustrian Pemerintah Kabupaten Bogor, dengan bagian Pengawas Industri, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya Dinas Perdagangan dan Perindustrian Pemerintah Kabupaten Bogor dalam perlindungan HKI bagi UMKM, dilakukan melalui Sosialisasi dan Proses Pendampingan HKI, dengan dipandu juga oleh Kementerian Hukum dan HAM pemerintah pusat atau perwakilannya di Provinsi Jawa Barat. Betapa pun demikian, selalu terdapat permasalahan perlindungan HKI bagi UMKM di Kabupaten Bogor.

Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bogor melakukan sosialisasi bulanan mengenai Hak Kekayaan Intelektual kepada pelaku UMKM untuk meningkatkan pemahaman manfaat HKI.Dinas tidak memungut biaya pendaftaran HKI bagi UMKM dan menyediakan bantuan administratif mulai dari pengisian formulir hingga persyaratan.Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan perlindungan HKI dan daya saing produk UMKM di pasar global.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji seberapa efektif program sosialisasi bulanan yang dilakukan oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bogor dalam meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan UMKM terhadap perlindungan Hak Kekayaan Intelektual, dengan menggunakan metode survei longitudinal dan analisis statistik. Penelitian lain dapat meneliti dampak pendaftaran HKI terhadap kinerja pasar UMKM, misalnya peningkatan penjualan, ekspansi ke pasar internasional, dan tingkat profitabilitas, melalui studi kasus komparatif antara UMKM yang telah mendaftarkan HKI dan yang belum. Selanjutnya, studi dapat mengeksplorasi hambatan digitalisasi proses pendaftaran HKI bagi UMKM, termasuk faktor teknologi, akses informasi, dan kemampuan administratif, serta menguji solusi berbasis platform online yang terintegrasi dengan layanan pemerintah daerah. Penelitian-penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih terarah, memperkuat dukungan institusional, dan meningkatkan daya saing UMKM di era globalisasi. Dengan pendekatan interdisipliner, hasilnya dapat memperkaya literatur tentang perlindungan HKI dalam konteks syariah dan memperjelas implikasi praktis bagi pelaku UMKM. Akhirnya, evaluasi berkelanjutan terhadap program bantuan dan pendampingan HKI dapat menjadi dasar pengembangan model inovatif yang lebih adaptif terhadap kebutuhan spesifik UMKM di Kabupaten Bogor.

Read online
File size172.41 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test