LEMHANNASLEMHANNAS

Jurnal Lemhannas RIJurnal Lemhannas RI

Artikel ini mengkaji kontribusi koperasi serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terhadap ketahanan ekonomi dan kedaulatan Indonesia dalam menghadapi peningkatan kompetisi geopolitik di kawasan Indo-Pasifik.

Koperasi dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) merupakan aktor strategis yang memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia serta meningkatkan daya saing nasional dalam menghadapi tantangan geopolitik di kawasan Indo-Pasifik, namun mereka masih menghadapi kendala struktural seperti rendahnya adopsi digital, terbatasnya akses ke pembiayaan, dan kelemahan tata kelola institusional.Untuk mengatasi permasalahan tersebut, intervensi kebijakan perlu menitikberatkan pada inovasi digital, reformasi kelembagaan, dan peningkatan integrasi ke dalam rantai nilai global, sehingga memperkuat sistem ekonomi berbasis komunitas dalam kerangka kerja Astagatra.Penelitian selanjutnya dengan pendekatan metode campuran, khususnya di wilayah maritim dan perbatasan, diperlukan untuk memvalidasi secara empiris peran strategis koperasi dan UMKM dalam meningkatkan ketahanan nasional.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki hambatan adopsi teknologi digital pada koperasi dan UMKM di daerah pesisir terpencil melalui studi campuran kualitatif‑kuantitatif, dengan tujuan mengidentifikasi faktor‑faktor sosial, ekonomi, dan infrastruktur yang mempengaruhi tingkat digitalisasi serta menguji hubungan antara tingkat literasi digital dan kinerja ekonomi. Penelitian tersebut dapat memperluas fokusnya dengan membandingkan pola adopsi digital antara wilayah pesisir dan daerah pedalaman, sehingga memberikan wawasan tentang perbedaan konteks geografis. Selanjutnya, studi dapat mengevaluasi dampak reformasi tata kelola institusional terhadap peningkatan kinerja koperasi dan UMKM di wilayah perbatasan, menggunakan desain eksperimental quasi‑atau analisis panel untuk mengukur efek kebijakan baru pada transparansi, akuntabilitas, dan akses pembiayaan. Penelitian ini juga dapat membandingkan model reformasi yang berbeda untuk menentukan praktik terbaik yang dapat direplikasi di tingkat nasional. Akhirnya, penelitian komparatif lintas sektor dapat menggali bagaimana integrasi koperasi dan UMKM ke dalam rantai nilai global berkontribusi pada penguatan ketahanan nasional, dengan memfokuskan pada mekanisme inovasi, akses pasar internasional, dan implikasi geopolitik, serta menghasilkan rekomendasi kebijakan yang terarah untuk memperkuat posisi strategis Indonesia di kawasan Indo‑Pasifik.

  1. Cooperatives and MSMEs in Strengthening Indo-Pacific Economic Resilience and Sovereignty | Jurnal Lemhannas... doi.org/10.55960/jlri.v13i2.1059Cooperatives and MSMEs in Strengthening Indo Pacific Economic Resilience and Sovereignty Jurnal Lemhannas doi 10 55960 jlri v13i2 1059
  2. Regional Response As Indonesia's Coordination Effort To Maritime Violence In The Malacca Strait... doi.org/10.52155/ijpsat.v39.1.5352Regional Response As Indonesias Coordination Effort To Maritime Violence In The Malacca Strait doi 10 52155 ijpsat v39 1 5352
Read online
File size1.19 MB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test