UIT LIRBOYOUIT LIRBOYO

Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi KeislamanIntelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman

Upaya untuk memperbaiki moralitas bangsa yang kian merosot terus dilakukan salah satunya dengan mengimplementasikan pendidikan karakter dalam tiap jenjang pendidikan. Namun tentu bukan hal yang mudah untuk melakukannya apalagi menikmati hasilnya dalam waktu yang singkat. Berbagai permasalahan yang bersangkutan dengan akhlak mulai mencuat hingga menyebabkan degradasi moral. Diperlukan alternatif untuk mendukung upaya perbaikan moralitas bangsa Karenanya, perlu kajian mengenai pendidikan karakter yang diharapkan mampu memberikan pencerahan.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelaksanaan konsep pendidikan karakter Ki Hajar Dewantara menggunakan Sistem Among, di mana guru (pamong) harus mengamalkan prinsip Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, dan Tutwuri Handayani.Selain itu, nilai-nilai pendidikan akhlak dalam perspektif Islam selaras dengan pendidikan karakter, mencakup nilai kepada Allah, diri sendiri, dan sesama.Kedua konsep tersebut saling melengkapi dalam membentuk karakter moral siswa.

Penelitian selanjutnya dapat menguji secara empiris sejauh mana penerapan Sistem Among dalam lingkungan kelas modern dapat meningkatkan pembentukan karakter siswa, misalnya dengan mengukur perubahan perilaku moral setelah diterapkan prinsip Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, dan Tutwuri Handayani. Selanjutnya, studi komparatif antara sekolah berbasis Islam dan sekolah sekuler dapat meneliti perbedaan dampak pendidikan humanistik Ki Hajar Dewantara terhadap nilai akhlak dan karakter peserta didik, sehingga dapat mengidentifikasi faktor-faktor kunci keberhasilan. Selain itu, pengembangan kurikulum terintegrasi yang menggabungkan nilai-nilai akhlak Islam dengan konsep pendidikan karakter Ki Hajar Dewantara dapat dievaluasi melalui percobaan lapangan untuk menilai efektivitasnya dalam membentuk pribadi yang beriman, beretika, dan berdaya saing. Penelitian-penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan bukti konkret bagi kebijakan pendidikan nasional dalam upaya memperbaiki moralitas bangsa serta meningkatkan kualitas pembelajaran di semua tingkatan. Dengan demikian, kontribusi akademik dan praktis terhadap pendidikan karakter akan semakin kuat, sekaligus membuka peluang inovasi pedagogik yang relevan dengan konteks sosial budaya Indonesia.

Read online
File size826.9 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test