UIT LIRBOYOUIT LIRBOYO

Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi KeislamanIntelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman

Penguatan regulasi emosi menjadi prioritas mendesak dalam penelitian dan praktik pendidikan, khususnya pada lingkungan belajar yang menuntut tingkat disiplin diri, pengendalian emosi, dan adaptasi sosial yang tinggi di kehidupan komunal. Studi ini bertujuan mengeksplorasi praktik pemberian jeda sebagai mekanisme pedagogis yang memediasi proses regulasi emosi anak di pesantren.

Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa praktik pemberian jeda dalam aktivitas reflektif merupakan bagian dari pedagogi emosi yang terkonseptualisasi sebagai ruang produksi respons emosional yang reflektif-deliberatif.Temuan ini menggarisbawahi bahwa pesantren dapat mempertimbangkan pengintegrasian regulasi emosi secara eksplisit dalam desain pedagogis melalui praktik yang terstruktur, terprogram, dan terlegitimasi dalam kehidupan berasrama.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif dan longitudinal untuk memperluas cakupan penelitian. Selain itu, perlu dikembangkan model pedagogis dan instrumen terstruktur untuk menguji dan mengintegrasikan praktik pemberian jeda dalam pendidikan pesantren secara sistematis. Penelitian lebih lanjut juga dapat fokus pada pengembangan kompetensi regulasi emosi melalui mekanisme refleksi kolektif yang terinstitusionalisasi.

  1. APA PsycNet. psycnet loading doi.org/doi:10.1037/emo0000703APA PsycNet psycnet loading doi doi 10 1037 emo0000703
Read online
File size632.87 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test