UNHIUNHI
Sustainable, Planning and Culture (SPACE) : Jurnal Perencanaan Wilayah dan KotaSustainable, Planning and Culture (SPACE) : Jurnal Perencanaan Wilayah dan KotaUrbanisasi, secara makro, merujuk pada proses kompleks yang melibatkan perubahan dalam berbagai aspek, termasuk demografi, ekonomi, teknologi, sosial, politik, budaya, dan lingkungan. Secara spesifik, urbanisasi dapat diartikan sebagai peningkatan jumlah penduduk dan aktivitas di kawasan perkotaan, yang menyebabkan konsentrasi dan intensitas aktivitas ekonomi. Kota memiliki kemampuan tidak hanya untuk mendorong pertumbuhan internal, tetapi juga memberikan dampak ke luar wilayahnya, baik ke daerah sekitarnya maupun kota lainnya. Proses ini menciptakan distribusi manfaat ekonomi melalui dua cara: pertumbuhan internal (intensive margin) dan perkembangan eksternal (extensive margin). Dalam konteks Kawasan Perkotaan Bangli, penelitian kualitatif-kuantitatif dilakukan untuk mengidentifikasi persebaran pusat kegiatan dan kaitannya dengan sentralitas lokasi. Analisis kuantitatif digunakan untuk menghitung jarak dan pola distribusi pusat kegiatan, sementara analisis kualitatif menggambarkan peran dan identitasnya. Berdasarkan analisis, Bangli memiliki 2 fasilitas kesehatan berupa rumah sakit, 17 fasilitas pendidikan (12 SD, 3 SMP, 2 SMA), 2 fasilitas peribadatan (1 masjid dan 1 musholla), 3 pusat perdagangan berupa pasar, 9 fasilitas budaya dan rekreasi seperti balai warga, serta 1 ruang terbuka hijau berupa lapangan olahraga. Hasil analisis menggunakan perangkat lunak ArcGIS menunjukkan bahwa pola persebaran fasilitas kesehatan, pendidikan, perdagangan, serta kebudayaan dan rekreasi bersifat tersebar (dispersed). Sebaliknya, fasilitas peribadatan dan ruang terbuka hijau tidak menunjukkan pola karena hanya terdapat satu unit fasilitas di masing-masing kategori.
Dari hasil pembahasan yang telah diuraikan pada masing – masing bab, dapat disimpulkan bahwa.(1) Dari hasil analisis yang dapat disimpulkan bahwa jumlah pusat – pusat kegiatan yang terdapat di Kawasan Perkotaan Bangli terdiri dari 2 Fasilitas Kesehatan berupa Rumah Sakit, 17 fasilitas pendidikan terdiri dari 12 Sekolah Dasar, 3 Sekolah Menengah Pertama (SMP), 2 Sekolah Menengah Atas (SMA), kemudian pada fasilitas peribadatan terdapat 2 fasilitas yang terdiri dari 1 mushola dan 1 masjid, fasilitas perdagangan dan jasa terdapat 3 titik lokasi berupa pasar lingkungan, fasilitas kebudayaan dan rekreasi terdapat 9 titik lokasi yang berupa balai warga/ balai banjar dan pada fasilitas ruang terbuka hijau terdapat 1 lapangan olahraga.(2) Berdasarkan hasil analisis tetangga terdekat berbasis software arcgis pola persebaran pusat – pusat kegiatan di Kawasan Perkotaan Bangli pada fasilitas Kesehatan, Pendidikan, Perdagangan dan Jasa, fasilitas Kebudayaan dan Rekreasi memiliki pola Dispersed (Tersebar).Sedangkan pada fasilitas Peribadatan dan Ruang Terbuka Hijau tidak memiliki pola persebaran dikarenakan hanya memiliki satu fasilitas saja.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana pola persebaran pusat kegiatan di Kawasan Perkotaan Bangli memengaruhi tingkat aksesibilitas dan kualitas layanan publik dengan menggunakan analisis GIS terintegrasi serta survei persepsi masyarakat sebagai variabel dependen; selanjutnya, perlu dilakukan studi simulasi tentang penambahan fasilitas ruang terbuka hijau dan fasilitas ibadah tambahan untuk mengevaluasi dampak perubahan pola distribusi terhadap kesejahteraan sosial dan lingkungan, dengan memodelkan skenario pertumbuhan penduduk dan penggunaan lahan; terakhir, sebuah penelitian komparatif antara Kawasan Perkotaan Bangli dan wilayah lain di Bali dapat mengidentifikasi faktor-faktor determinan yang memengaruhi pola tersebar versus terkelompok pada pusat-pusat kegiatan, melalui analisis multivariat spasial yang melibatkan variabel demografis, ekonomi, dan kebijakan tata ruang, sehingga dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat untuk perencanaan wilayah masa depan.
| File size | 2.42 MB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
STIEKENSTIEKEN Kompetensi, komitmen, dan kolaborasi perawat di RSI Aisyiyah Malang secara signifikan memengaruhi kualitas pelayanan. Peningkatan beban kerja perawat berdampakKompetensi, komitmen, dan kolaborasi perawat di RSI Aisyiyah Malang secara signifikan memengaruhi kualitas pelayanan. Peningkatan beban kerja perawat berdampak
UNISBARUNISBAR Variabel motivasi kerja juga menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada unit tersebut. Selain itu, variabel lingkungan kerjaVariabel motivasi kerja juga menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada unit tersebut. Selain itu, variabel lingkungan kerja
PTDISTTDPTDISTTD Oleh karena itu, sistem bike-sharing dapat menjadikan pilihan alternatif mobilitas baru. Namun yang terpenting dalam pengelolaan sistem bike-sharing adalahOleh karena itu, sistem bike-sharing dapat menjadikan pilihan alternatif mobilitas baru. Namun yang terpenting dalam pengelolaan sistem bike-sharing adalah
PAYUNGIPAYUNGI Penelitian ini menggunakan teknik regresi linier sederhana dan regresi linier berganda untuk menguji pengaruh variabel independen terhadap variabel dependenPenelitian ini menggunakan teknik regresi linier sederhana dan regresi linier berganda untuk menguji pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Hasil penelitian menunjukkan dari 56 responden, sebagian besar memiliki pola menstruasi tidak berisiko sebanyak 37 orang (66,1%) dan mengalami anemia sebanyakHasil penelitian menunjukkan dari 56 responden, sebagian besar memiliki pola menstruasi tidak berisiko sebanyak 37 orang (66,1%) dan mengalami anemia sebanyak
AIRAAIRA Variabel dependen dapat dijelaskan oleh variabel independen sebesar 30,3%, sedangkan sisanya 69,7% dipengaruhi oleh faktor lain. Penelitian ini membuktikanVariabel dependen dapat dijelaskan oleh variabel independen sebesar 30,3%, sedangkan sisanya 69,7% dipengaruhi oleh faktor lain. Penelitian ini membuktikan
TRANSPUBLIKATRANSPUBLIKA Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efek Kualitas Layanan dan Prosedur Operasi Standar (SOP) terhadap Kinerja Operasional CV Pabrik Tahu Sumedang.Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efek Kualitas Layanan dan Prosedur Operasi Standar (SOP) terhadap Kinerja Operasional CV Pabrik Tahu Sumedang.
UMTUMT Variabel independen yang digunakan meliputi diversifikasi produk, diversifikasi geografis, tipe industri, dan ukuran perusahaan, sedangkan variabel interveningVariabel independen yang digunakan meliputi diversifikasi produk, diversifikasi geografis, tipe industri, dan ukuran perusahaan, sedangkan variabel intervening
Useful /
STIAMISTIAMI Secara tersebut menjelaskan 73,1% variasi dalam profesionalisme pegawai. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman tantangan yang dihadapiSecara tersebut menjelaskan 73,1% variasi dalam profesionalisme pegawai. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman tantangan yang dihadapi
ASHAPUBLISHINGASHAPUBLISHING Menggunakan data waktu seri kuartalan sekunder selama dua puluh delapan tahun (1996 hingga 2023), model empiris mengekspresikan output sektor pertanianMenggunakan data waktu seri kuartalan sekunder selama dua puluh delapan tahun (1996 hingga 2023), model empiris mengekspresikan output sektor pertanian
BIRCU JOURNALBIRCU JOURNAL AI membuat keterbacaan murah, sehingga membuat yang tidak jelas menjadi langka dan berharga. Pikiran yang dapat dibaca adalah alat; bahaya adalah melupakanAI membuat keterbacaan murah, sehingga membuat yang tidak jelas menjadi langka dan berharga. Pikiran yang dapat dibaca adalah alat; bahaya adalah melupakan
UIADUIAD Penelitian ini mengusulkan kerangka fuzzy N-soft berbasis objek berkelompok untuk masalah pengambilan keputusan yang melibatkan data terkelompok atau terpartisi.Penelitian ini mengusulkan kerangka fuzzy N-soft berbasis objek berkelompok untuk masalah pengambilan keputusan yang melibatkan data terkelompok atau terpartisi.