UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI
Jurnal Mahasiswa KesehatanJurnal Mahasiswa KesehatanAnemia adalah masalah kesehatan yang sering dialami remaja putri. Salah satu penyebab anemia adalah pola menstruasi yang tidak normal, seperti siklus pendek, lama menstruasi panjang, dan volume darah banyak. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pola menstruasi dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMPN 6 Kota Kediri Tahun 2025. Jenis penelitian adalah analitik korelatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi sebanyak 65 siswi dari kelas 8A, 8B, dan 8C, sampel 56 orang dengan teknik total sampling. Variabel independen adalah pola menstruasi, sedangkan variabel dependen adalah anemia. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan pemeriksaan hemoglobin. Hasil penelitian menunjukkan dari 56 responden, sebagian besar memiliki pola menstruasi tidak berisiko sebanyak 37 orang (66,1%) dan mengalami anemia sebanyak 23 orang (41,1%). Uji statistik Spearmans rho diperoleh p < 0,001 dengan α = 0,05 dan nilai korelasi r = 0,858, menunjukkan hubungan signifikan dengan kekuatan hubungan sedang antara pola menstruasi dan anemia. Kesimpulannya, terdapat hubungan antara pola menstruasi dan kejadian anemia pada remaja putri di SMPN 6 Kediri Tahun 2025.
Hampir setengah remaja putri dengan pola menstruasi berisiko cenderung mengalami anemia, sedangkan mereka yang memiliki pola menstruasi tidak berisiko umumnya tidak mengalami anemia.Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara pola menstruasi dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMPN 6 Kota Kediri Tahun 2025.Hubungan tersebut bersifat sangat kuat dengan arah negatif, yang berarti semakin sehat atau teratur pola menstruasi seorang remaja putri, semakin kecil kemungkinan terjadinya anemia.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi longitudinal untuk mengamati pola menstruasi dan kejadian anemia pada remaja putri dalam jangka waktu yang lebih lama. Selain itu, penelitian dapat dilakukan di berbagai sekolah dengan populasi yang lebih beragam untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif tentang hubungan antara pola menstruasi dan anemia. Penelitian juga dapat fokus pada intervensi edukasi kesehatan reproduksi dan gizi untuk mencegah anemia, serta mengevaluasi efektivitas program tersebut dalam mengurangi prevalensi anemia pada remaja putri.
- HUBUNGAN POLA MENSTRUASI DAN STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SMA NEGERI 2 TEMBILAHAN... jurnal.mercubaktijaya.ac.id/index.php/mercusuar/article/view/81HUBUNGAN POLA MENSTRUASI DAN STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SMA NEGERI 2 TEMBILAHAN jurnal mercubaktijaya ac index php mercusuar article view 81
- PERBEDAAN PENGETAHUAN TENTANG ANEMIA PADA REMAJA PUTRI | Jurnal Mahasiswa Kesehatan. perbedaan pengetahuan... doi.org/10.30737/jumakes.v2i1.1235PERBEDAAN PENGETAHUAN TENTANG ANEMIA PADA REMAJA PUTRI Jurnal Mahasiswa Kesehatan perbedaan pengetahuan doi 10 30737 jumakes v2i1 1235
- Analysis of Anemia Risk Factors Among Adolecsent Women: Literature Review | Jurnal kesehatan komunitas... jurnal.htp.ac.id/index.php/keskom/article/view/1403Analysis of Anemia Risk Factors Among Adolecsent Women Literature Review Jurnal kesehatan komunitas jurnal htp ac index php keskom article view 1403
| File size | 160.85 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
POLKESBANPOLKESBAN Substitusi tepung terigu dengan hati ayam, tepung kacang tunggak, dan tepung ubi jalar dapat meningkatkan nilai gizi mi kering dan berpotensi untuk membantuSubstitusi tepung terigu dengan hati ayam, tepung kacang tunggak, dan tepung ubi jalar dapat meningkatkan nilai gizi mi kering dan berpotensi untuk membantu
STIKESHBSTIKESHB Temuan ini mengindikasikan adanya faktor lain yang berkontribusi besar terhadap anemia, seperti faktor topografis, istirahat, dan status gizi. Dengan demikian,Temuan ini mengindikasikan adanya faktor lain yang berkontribusi besar terhadap anemia, seperti faktor topografis, istirahat, dan status gizi. Dengan demikian,
STIKMKSSTIKMKS Metode: Penelitian deskriptif, menggunakan purposive sampling melibatkan 112 ibu hamil pada Maret-Mei 2024. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, pengukuranMetode: Penelitian deskriptif, menggunakan purposive sampling melibatkan 112 ibu hamil pada Maret-Mei 2024. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, pengukuran
JOURNALMPCIJOURNALMPCI Metode eksperimen diterapkan, menggunakan skala hedonik untuk menilai atribut rasa, aroma, warna, dan tekstur, dan metode Spektrofotometri Absorpsi AtomMetode eksperimen diterapkan, menggunakan skala hedonik untuk menilai atribut rasa, aroma, warna, dan tekstur, dan metode Spektrofotometri Absorpsi Atom
UNIMMANUNIMMAN Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi protein dengan kadar hemoglobin pada remaja putri di Kabupaten Bekasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi protein dengan kadar hemoglobin pada remaja putri di Kabupaten Bekasi.
JOURNALMPCIJOURNALMPCI Jenis penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan desain komparatif. Populasi penelitian adalah 290 ibu hamil yang memeriksakan diri di PuskesmasJenis penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan desain komparatif. Populasi penelitian adalah 290 ibu hamil yang memeriksakan diri di Puskesmas
STIKESMEDISTRA INDONESIASTIKESMEDISTRA INDONESIA Dalam kelompok sembilan siswa, satu siswa melaporkan kadar hemoglobin (Hb) 12 g/dL, dan empat lainnya mengalami gejala kelelahan, kelemahan, kesulitanDalam kelompok sembilan siswa, satu siswa melaporkan kadar hemoglobin (Hb) 12 g/dL, dan empat lainnya mengalami gejala kelelahan, kelemahan, kesulitan
INTELEKMADANIINTELEKMADANI Data kadar hemoglobin menunjukkan sebanyak 72,3% responden memiliki kadar hemoglobin ≥ 11 g/dL. Mayoritas ibu hamil dalam penelitian ini telah mengkonsumsiData kadar hemoglobin menunjukkan sebanyak 72,3% responden memiliki kadar hemoglobin ≥ 11 g/dL. Mayoritas ibu hamil dalam penelitian ini telah mengkonsumsi
Useful /
JOURNALWEBJOURNALWEB Rekomendasi penelitian lanjutan mencakup evaluasi faktor-faktor lain seperti pendidikan dan jenis usaha, pengembangan layanan di wilayah Kalimantan Timur,Rekomendasi penelitian lanjutan mencakup evaluasi faktor-faktor lain seperti pendidikan dan jenis usaha, pengembangan layanan di wilayah Kalimantan Timur,
STIPASSTIPAS Eklesiologi yang tepat menjadi dasar bagi pembentukan organisasi gereja dan pelaksanaan praktik keagamaannya. Dengan pemahaman ini, gereja dapat menjalankanEklesiologi yang tepat menjadi dasar bagi pembentukan organisasi gereja dan pelaksanaan praktik keagamaannya. Dengan pemahaman ini, gereja dapat menjalankan
STIPASSTIPAS Rumusan masalah yang menjadi dasar penelitian ini meliputi: pertama, apa saja tantangan yang dihadapi umat difabel dalam menerima pendidikan iman. Kedua,Rumusan masalah yang menjadi dasar penelitian ini meliputi: pertama, apa saja tantangan yang dihadapi umat difabel dalam menerima pendidikan iman. Kedua,
STIPASSTIPAS Katekis berperan penting sebagai sahabat spiritual yang membimbing umat memahami dan menghidupi iman Kristus, terutama dalam konteks era digital yang kompleks.Katekis berperan penting sebagai sahabat spiritual yang membimbing umat memahami dan menghidupi iman Kristus, terutama dalam konteks era digital yang kompleks.