STIKES ISFISTIKES ISFI

JIIS (Jurnal Ilmiah Ibnu Sina): Ilmu Farmasi dan KesehatanJIIS (Jurnal Ilmiah Ibnu Sina): Ilmu Farmasi dan Kesehatan

Salah satu pemicu obesitas adalah makanan tinggi lemak dan tinggi karbohidrat yang meningkatkan asam lemak bebas dan Reactive Oxygen Species (ROS). Hal ini merangsang peningkatan stres oksidatif dan inflamasi kronis, yang berperan dalam berbagai penyakit degeneratif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi dan dosis efektif kombinasi ekstrak etanol bunga rosela (Hibiscus sabdariffa) dan daun pegagan (Centella asiatica) terhadap stres oksidatif (diwakili oleh kadar Malondialdehid atau MDA) dan pengaruhnya terhadap inflamasi (diwakili oleh kadar Tumor Necrosis Factor alpha atau TNF-α). Metode penelitian ini adalah preventif eksperimental secara in vivo menggunakan 35 ekor tikus yang terbagi menjadi kelompok normal, kelompok induksi, kelompok pembanding kurkumin 1,8 mg/kgBB, kelompok uji 1 EDP 200 mg/kgBB, kelompok uji 2 EBR 250 mg/kgBB, kelompok uji 3 EBRDP 125:200 mg/kgBB dan kelompok uji 4 EBRDP 250:100 mg/kgBB. Pengukuran MDA menggunakan spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 532 nm dan pengukuran TNF-α menggunakan kit ELISA yang dilakukan pada hari ke-60. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat penurunan kadar MDA darah pada kelompok uji EDP 200 mg/kgBB, EBR 250 mg/kgBB dan EBRDP 250:100 mg/kgBB dan penurunan kadar MDA di hati pada kelompok uji EDP 200 mg/kgBB dan EBRDP 250:100 mg/kgBB. Selain itu terdapat penurunan kadar TNF-α kelompok uji EDP 200 mg/kg BB, EBR 250 mg/kgBB, dan kombinasi EBRDP dosis 125:200 mg/kgBB. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi EBRDP dosis 250:100 mg/kgBB efektif dalam menurunkan kadar MDA pada darah dan hati. Kombinasi EBRDP dosis 125:200 mg/kgBB efektif menekan peningkatan kadar TNF-α pada tikus.

Pemberian kombinasi ekstrak etanol bunga rosela dan daun pegagan memiliki pengaruh terhadap kadar MDA dan TNF-α.Kombinasi ekstrak etanol bunga rosela dan daun pegagan dengan dosis 250.100 mg/kgBB dapat menurunkan kadar MDA paling tinggi, sedangkan kombinasi ekstrak etanol bunga rosela dan daun pegagan dengan dosis 125.200 mg/kgBB merupakan dosis yang paling efektif dalam menurunkan kadar TNF-α.

Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi senyawa aktif dalam kombinasi ekstrak etanol bunga rosela dan daun pegagan yang bertanggung jawab atas aktivitas antiinflamasi dan antioksidan. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menguji efek kombinasi ekstrak ini pada manusia, terutama pada individu dengan obesitas. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengoptimalkan dosis dan frekuensi pemberian kombinasi ekstrak ini untuk mencapai efek terapeutik yang optimal.

  1. AKTIVITAS ANTIINFLAMASI DAN ANTIOKSIDAN KOMBINASI EKSTRAK ETANOL BUNGA ROSELA (Hibiscus sabdariffa) DAN... e-jurnal.stikes-isfi.ac.id/index.php/JIIS/article/view/2323AKTIVITAS ANTIINFLAMASI DAN ANTIOKSIDAN KOMBINASI EKSTRAK ETANOL BUNGA ROSELA Hibiscus sabdariffa DAN e jurnal stikes isfi ac index php JIIS article view 2323
  2. DOI Name 10.3390 Values. name values index type timestamp data serv crossref desc prefix mdpi email admin... doi.org/10.3390DOI Name 10 3390 Values name values index type timestamp data serv crossref desc prefix mdpi email admin doi 10 3390
Read online
File size315.08 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test