ITSCIENCEITSCIENCE

Health Community ServiceHealth Community Service

Lingkungan yang sehat merupakan faktor penting dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat. Namun, rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan, khususnya dalam hal pengelolaan sampah dan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), masih menjadi permasalahan yang sering ditemukan di lingkungan permukiman. Oleh karena itu, diperlukan upaya pemberdayaan masyarakat melalui gerakan menjaga lingkungan guna meningkatkan kepedulian dan partisipasi warga dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan perilaku masyarakat terutama anak-anak dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu koordinasi dengan mitra, identifikasi permasalahan lingkungan, perancangan program, pelaksanaan edukasi, serta evaluasi kegiatan. Program diikuti oleh lebih dari 30 anak usia 6–12 tahun yang merupakan warga sekitar RT 43 RW 07. Materi edukasi disampaikan secara interaktif melalui video animasi, lagu edukatif, diskusi, serta praktik langsung seperti mencuci tangan dengan metode enam langkah WHO dan pembiasaan membuang sampah pada tempatnya. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai kebersihan diri dan lingkungan, yang terlihat dari hasil post-test yang meningkat dari 35% sebelum kegiatan menjadi 85% setelah kegiatan. Selain itu, anak-anak menunjukkan antusiasme tinggi dan mulai menerapkan kebiasaan hidup bersih dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, pemberdayaan masyarakat melalui gerakan menjaga lingkungan terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan perilaku hidup bersih serta mendukung terciptanya lingkungan yang lebih sehat.

Kegiatan edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada anak-anak terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan terkait kebersihan pribadi dan lingkungan.Metode pembelajaran yang interaktif, menyenangkan, serta melibatkan praktik langsung mampu meningkatkan pemahaman anak secara signifikan dan mendorong perubahan perilaku positif.Dukungan orang tua dan penyesuaian metode dengan karakteristik usia peserta menjadi faktor penting dalam keberlanjutan penerapan PHBS sehari-hari.

Untuk memperluas dampak program, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi digital seperti aplikasi edukasi interaktif untuk memperkuat pemahaman anak-anak tentang lingkungan sehat. Selain itu, penelitian bisa fokus pada kolaborasi antara sekolah dan komunitas lokal untuk mengintegrasikan PHBS ke dalam kurikulum sekolah secara berkelanjutan. Terakhir, studi lanjutan juga dapat mengevaluasi efektivitas pendekatan berbasis permainan dalam jangka panjang untuk memastikan keberlanjutan perubahan perilaku masyarakat.

  1. Mewujudkan masyarakat peduli sampah melalui bank sampah: Aksi nyata untuk bumi yang lebih hijau | Jurnal... riset.unisma.ac.id/index.php/JP2M/article/view/20997Mewujudkan masyarakat peduli sampah melalui bank sampah Aksi nyata untuk bumi yang lebih hijau Jurnal riset unisma ac index php JP2M article view 20997
Read online
File size189.63 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test