STABN SRIWIJAYASTABN SRIWIJAYA

Jurnal Ilmiah Kampus: Sati SampajannaJurnal Ilmiah Kampus: Sati Sampajanna

Puja bhakti merupakan rutinitas umat Buddha yang dilaksanakan untuk membaca ajaran Buddha, mendengarkan ajaran Buddha, dan melaksanakan meditasi. Umat Buddha Vihara Lalitavistara Jakarta juga melaksanakan puja bhakti pagi, siang, dan malam. Pada saat melaksanakan puja bhakti umat senantiasa membacakan Prajna Paramita Hrdaya Sutra. Sutra tersebut berisi tentang kotbah Bodhisatva Avalokitesvara tentang perenungan terhadap panca skhandha tidak kekal dan senantiasa diterpa oleh penderitaan. Prajna Paramita Hrdaya Sutra juga menjelaskan tentang konsep sunya (kosong) dan sunyata (kekosongan). Selanjutnya dijelaskan bahwa para Bodhisatva mencapai Ke-Buddha-an dengan melaksanakan dhyana dan meyakini prajna paramita.

Umat Buddha Vihara Lalitavistara memandang pembacaan Prajna Paramita Hrdaya Sutra sebagai sarana menyampaikan Dharma, namun sebagian besar masih belum memahami makna sutra tersebut.Pembacaan sutra memberikan manfaat berupa rasa damai, kebajikan, dan peningkatan keyakinan, serta menjadi bagian penting dalam ritual seperti puja bakti dan perayaan Tahun Baru Imlek.Kendala utama adalah kurangnya penjelasan terperinci dan hambatan bahasa, sehingga diperlukan pembinaan dan penjelasan lebih lanjut bagi umat.

Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas materi penjelasan multibahasa (misalnya bahasa Indonesia, Mandarin, dan Sansekerta) dalam meningkatkan pemahaman makna Prajna Paramita Hrdaya Sutra di kalangan umat Buddha awam, dengan menggunakan desain eksperimental pra‑dan‑post test. Selanjutnya, studi komparatif dapat dilakukan untuk menilai pengaruh penggunaan media digital interaktif, seperti aplikasi mobile yang menyajikan penafsiran visual dan audio, terhadap tingkat kedalaman pemahaman serta manfaat psikologis (misalnya pengurangan stres dan peningkatan kesejahteraan) dibandingkan dengan metode tradisional pembacaan lisan tanpa penjelasan. Terakhir, penelitian kualitatif longitudinal dapat menyelidiki perbedaan hasil spiritual dan perilaku moral antara kelompok yang menerima bimbingan interpretatif terstruktur dari bhiksu atau guru agama dan kelompok yang hanya melakukan pembacaan sutra secara mandiri, guna memahami kontribusi pendidikan agama terhadap transformasi pribadi umat.

Read online
File size225.84 KB
Pages20
DMCAReport

Related /

ads-block-test