RADEN WIJAYARADEN WIJAYA

Sabbhata Yatra: Jurnal Pariwisata dan BudayaSabbhata Yatra: Jurnal Pariwisata dan Budaya

Kampung Kedung Lumbu Pasar Kliwon Kotamadya Surakarta yang berada di pusat jantung kota memiliki banyak tempat dan bangunan bersejarah yang semuanya mempunyai potensi untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata terpadu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi wisata yang ada di Kampung Kedung Lumbu dan strategi yang dapat digunakan untuk pengelolaan Kampung Kedung Lumbu sebagai daya tarik wisata di Kota Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif naturalistik dengan data yang digunakan adalah hasil dari observasi, dokumentasi, studi pustaka dan wawancara. Data yang digunakan sebagian besar adalah hasil wawancara dengan informan yang terdiri dari Pengelola pariwisata (Pokdarwis), Pemerintah Daerah, wisatawan, dan juga masyarakat sekitar. Hasil dari beberapa wawancara tersebut dianalisis SWOT untuk mengetahui potensi wisata dan strategi dalam pengelolaannya. Hasil penelitian ini adalah mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang dan juga ancaman yang ada. Hasil tersebut dapat dianalisis dengan SWOT sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada di tempat wisata sehingga diperoleh potensi wisata dan strategi yang dapat dilaksanakan untuk mengambil kebijakan dalam pengembangan destinasi wisata Kampung Kedung Lumbu Pasar Kliwon Kota Surakarta. Hasil penelitian ini dapat digunakan dalam menentukan sustainable tourism khususnya Kampung Kedung Lumbu dan umumnya untuk tempat wisata lain di Kota Surakarta.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan peneliti sebagaimana yang tertera di atas dapat disimpulkan.Kampung Kedunglumbu Solo mempunyai potensi wisata yang banyak perlu pengelolaan yang baik terutama dari Pokdarwis Kedunglumbu yang sudah diberi amanah untuk pengembangan wisata di Kedung Lumbu Solo sehingga perkembangannya cepat.Pengelolaan yang baik diperlukan strategi guna melihat kekuatan, kelemahatan, peluang dan hambatan.Perencanaan dan program yang sudah ada perlu disesuaikan juga dengan perkembangan saat ini terutama masa new normal Covid-19.Sumber Daya Manusia disiapkan guna menjaga keberlangsungan wisata kedunglumbu terutama para generasi mudanya 4.Kerjasama yang baik pengelola dengan berbagai pihak keyterkaitan dengan wisata kedunglumbu dalam satu kesatuan memperkuat dalam pelaksanaan wisata di kedunglumbu.

Saran yang dapat diberikan peneliti kepada pengelola wisata dalam hal ini Pokdarwis Kedung Lumbu adalah : 1. Tempat wisata yaitu bangunan sejarah (heritage) perlu dijaga dan dirawat serta dijadikan ikon yang menarik dan tempat (venue) bisa dimanfaatkan untuk referensi sejarah. 2. Perencanaan, program kerja yang sudah ada perlu disesuaikan juga dengan perkembangan saat ini terutama masa new normal Covid-19. 3. Menempatkan orang-orang yang sudah diberi amanah untuk pengembangan wisata di Kedung Lumbu Solo sehingga perkembangannya cepat. 4. Meningkatkan lagi kerjasama dan koordinasi terutama dengan wisata dunia internasional sehingga dapat mendatangkan touris mancanegara.

  1. KARAKTERISTIK BENTENG VASTENBERG SEBAGAI BANGUNAN HERITAGE DI SURAKARTA | Aditya | Sinektika: Jurnal... doi.org/10.23917/sinektika.v13i1.697KARAKTERISTIK BENTENG VASTENBERG SEBAGAI BANGUNAN HERITAGE DI SURAKARTA Aditya Sinektika Jurnal doi 10 23917 sinektika v13i1 697
  2. Pariwisata Berbasis Masyarakat Sebagai Pelestari Tradisi di Desa Samiran | Jurnal Kepariwisataan: Destinasi,... doi.org/10.34013/jk.v5i1.379Pariwisata Berbasis Masyarakat Sebagai Pelestari Tradisi di Desa Samiran Jurnal Kepariwisataan Destinasi doi 10 34013 jk v5i1 379
  3. Strategi Pengemasan Wisata Heritage di Desa Wisata Kerta, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar, Bali... doi.org/10.24843/jdepar.2019.v07.i01.p23Strategi Pengemasan Wisata Heritage di Desa Wisata Kerta Kecamatan Payangan Kabupaten Gianyar Bali doi 10 24843 jdepar 2019 v07 i01 p23
  4. Strategi Pengelolaan Kampung Betawi Setu Babakan Sebagai Daya Tarik Wisata Di Jakarta Selatan | JURNAL... doi.org/10.24843/jdepar.2019.v07.i01.p16Strategi Pengelolaan Kampung Betawi Setu Babakan Sebagai Daya Tarik Wisata Di Jakarta Selatan JURNAL doi 10 24843 jdepar 2019 v07 i01 p16
Read online
File size503.07 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test