UNISMUHUNISMUH
Kolaborasi : Jurnal Administrasi PublikKolaborasi : Jurnal Administrasi PublikPariwisata merupakan sektor strategis yang mendapat perhatian di negara maju dan berkembang karena kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi, pelestarian budaya, dan keberlanjutan lingkungan. Destinasi wisata adalah lokasi atau objek yang dikunjungi individu atau kelompok untuk memperoleh pengalaman melalui keindahan alam, kekayaan budaya, aktivitas rekreasi, hingga kepentingan bisnis. Indonesia memiliki potensi pariwisata yang besar, salah satunya adalah Kabupaten Situbondo dengan destinasi wisata Kampung Blekok di Desa Klatakan. Destinasi ini menawarkan panorama pantai, hutan mangrove, dan keanekaragaman burung air, khususnya burung blekok. Kampung Blekok memiliki luas sekitar 29,6 hektar dengan komposisi sekitar 60% hutan mangrove, menjadikannya sebagai destinasi ekowisata yang edukatif dan ramah lingkungan. Kawasan ini juga menjadi habitat bagi ribuan burung blekok dan berbagai jenis burung air lainnya. Dalam pengembangannya, keterlibatan masyarakat lokal menjadi elemen penting sehingga tercipta sinergi antara aspek konservasi dan pemberdayaan ekonomi. Dengan jumlah sekitar 12.600 pohon mangrove, kawasan ini berhasil meraih penghargaan sebagai Desa Wisata Terbaik dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) tahun 2021, yang menegaskan potensinya sebagai model pengembangan pariwisata berkelanjutan.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pemerintah daerah dalam pengembangan Destinasi Wisata Kampung Blekok dilakukan melalui tiga orientasi utama, yaitu perbaikan infrastruktur dan aksesibilitas, penguatan promosi destinasi, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.Strategi tersebut dijalankan melalui pola kolaborasi multi aktor yang melibatkan pemerintah daerah, pemerintah desa, pengelola wisata, masyarakat, pihak swasta, akademisi, dan media.Dalam praktiknya, kolaborasi tersebut telah mendukung pengembangan destinasi, terutama pada aspek konservasi, penyediaan fasilitas, edukasi lingkungan, dan penguatan ekonomi lokal.Namun, efektivitas strategi masih dihadapkan pada sejumlah kendala, seperti kerusakan infrastruktur, keterbatasan inovasi destinasi, belum optimalnya kapasitas SDM, dan belum kuatnya kemitraan promosi dengan media.
Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, perlu dilakukan evaluasi dan penguatan sistem evaluasi dalam pengembangan destinasi wisata Kampung Blekok. Evaluasi ini dapat dilakukan melalui survei atau wawancara dengan wisatawan dan masyarakat setempat untuk mengetahui tingkat kepuasan dan saran perbaikan. Kedua, revitalisasi fasilitas wisata dan pengembangan inovasi atraksi perlu terus dilakukan untuk meningkatkan daya tarik wisatawan. Inovasi ini dapat mencakup pengembangan atraksi baru, peningkatan kualitas fasilitas, dan promosi destinasi yang lebih kreatif. Ketiga, peningkatan kapasitas pengelola destinasi wisata dan perluasan kerjasama promosi dengan media massa serta mitra strategis lainnya sangat penting untuk meningkatkan daya saing destinasi wisata Kampung Blekok. Dengan demikian, Kampung Blekok dapat berkembang secara lebih berkelanjutan dan menarik wisatawan.
- Strategi Kolaboratif Pemerintah Daerah dalam Pengembangan Destinasi Wisata Kampung Blekok di Desa Klatakan... doi.org/10.26618/kjap.v12i1.20801Strategi Kolaboratif Pemerintah Daerah dalam Pengembangan Destinasi Wisata Kampung Blekok di Desa Klatakan doi 10 26618 kjap v12i1 20801
- STRATEGI PEMERINTAH DESA DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN ADMINISTRASI: STRATEGI PEMERINTAH DESA DALAM MENINGKATKAN... doi.org/10.61974/justness.v5i1.80STRATEGI PEMERINTAH DESA DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN ADMINISTRASI STRATEGI PEMERINTAH DESA DALAM MENINGKATKAN doi 10 61974 justness v5i1 80
- Urgensi UU No 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah dalam Rangka Mewujudkan Otonomi Desa: (Studi... nakhoda.ejournal.unri.ac.id/index.php/njip/article/view/24Urgensi UU No 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah dalam Rangka Mewujudkan Otonomi Desa Studi nakhoda ejournal unri ac index php njip article view 24
| File size | 1.61 MB |
| Pages | 18 |
| DMCA | Report |
Related /
SEMINAR IDSEMINAR ID Dari hasil analisis, secara simultan otomatisasi pencatatan, kepatuhan regulasi terbukti berpengaruh terhadap keberlanjutan UMKM, pengendalian internalDari hasil analisis, secara simultan otomatisasi pencatatan, kepatuhan regulasi terbukti berpengaruh terhadap keberlanjutan UMKM, pengendalian internal
SEMINAR IDSEMINAR ID Fitur tambahan seperti manajemen data, pengaturan jam kerja, dan pengajuan cuti digital mempermudah administrasi. Pengembangan selanjutnya dapat meningkatkanFitur tambahan seperti manajemen data, pengaturan jam kerja, dan pengajuan cuti digital mempermudah administrasi. Pengembangan selanjutnya dapat meningkatkan
SEMINAR IDSEMINAR ID Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem diterima dengan baik oleh para pengguna dan dapat membuktikan efektivitasnya dalam meningkatkan efisiensiHasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem diterima dengan baik oleh para pengguna dan dapat membuktikan efektivitasnya dalam meningkatkan efisiensi
SEMINAR IDSEMINAR ID Sistem Pengendalian Manajemen berperan sebagai moderasi, dimana pengaruh implementasi Coretax terhadap kepatuhan menjadi lebih lemah, sedangkan pengaruhSistem Pengendalian Manajemen berperan sebagai moderasi, dimana pengaruh implementasi Coretax terhadap kepatuhan menjadi lebih lemah, sedangkan pengaruh
AN NADWAHAN NADWAH Penerapan prinsip-prinsip manajemen efisien, biaya, produksi, dan operasional secara konsisten diharapkan dapat membantu UMKM mengelola usaha dengan lebihPenerapan prinsip-prinsip manajemen efisien, biaya, produksi, dan operasional secara konsisten diharapkan dapat membantu UMKM mengelola usaha dengan lebih
UNISIUNISI Kedua UMKM dapat menggunakan Facebook sebagai media sosial utama untuk menyebarkan konten informatif, berinteraksi langsung dengan konsumen, dan meningkatkanKedua UMKM dapat menggunakan Facebook sebagai media sosial utama untuk menyebarkan konten informatif, berinteraksi langsung dengan konsumen, dan meningkatkan
UNISIUNISI UMKM Amplang Udang Acik Aloh di Desa Pulau Palas, misalnya, belum memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikasi halal, yang menghambat pengembanganUMKM Amplang Udang Acik Aloh di Desa Pulau Palas, misalnya, belum memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikasi halal, yang menghambat pengembangan
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Negara-negara Islam dapat menggabungkan isu-isu ekonomi, lingkungan, dan sosial secara holistik melalui kolaborasi lintas batas, pengembangan prinsip-prinsipNegara-negara Islam dapat menggabungkan isu-isu ekonomi, lingkungan, dan sosial secara holistik melalui kolaborasi lintas batas, pengembangan prinsip-prinsip
Useful /
UNISMUHUNISMUH Data kuantitatif dikumpulkan dari 107 pemangku kepentingan yang beragam, diikuti dengan wawancara mendalam dengan informan kunci dan sesi Aksi PembangunanData kuantitatif dikumpulkan dari 107 pemangku kepentingan yang beragam, diikuti dengan wawancara mendalam dengan informan kunci dan sesi Aksi Pembangunan
UNISIUNISI Namun, sektor kelapa menghadapi berbagai kendala seperti menurunnya produktivitas akibat tanaman yang tua, rendahnya peremajaan, dan fluktuasi harga pasar,Namun, sektor kelapa menghadapi berbagai kendala seperti menurunnya produktivitas akibat tanaman yang tua, rendahnya peremajaan, dan fluktuasi harga pasar,
UNISIUNISI Strategi yang disarankan antara lain peningkatan kualitas dan konsistensi produk, penyediaan kemasan yang menarik dan higienis, penyebaran informasi melaluiStrategi yang disarankan antara lain peningkatan kualitas dan konsistensi produk, penyediaan kemasan yang menarik dan higienis, penyebaran informasi melalui
STIM LPISTIM LPI Metode yang dilakukan adalah sosialisasi berupa pemaparan materi dan dilanjutkan diskusi tanya jawab. Hasil pelaksanaan sosialisasi pengabdian kepada masyarakatMetode yang dilakukan adalah sosialisasi berupa pemaparan materi dan dilanjutkan diskusi tanya jawab. Hasil pelaksanaan sosialisasi pengabdian kepada masyarakat