Tel-UTel-U

Demandia : Jurnal Desain Komunikasi Visual, Manajemen Desain, dan PeriklananDemandia : Jurnal Desain Komunikasi Visual, Manajemen Desain, dan Periklanan

Candi Prambanan merupakan warisan budaya bernilai tinggi, namun upaya pelestarian melalui merchandise seringkali terhambat oleh visual yang konvensional dan kurang menarik bagi generasi muda. Di sisi lain, pixel art sebagai seni digital yang populer dalam budaya pop, menawarkan estetika yang unik dan nostalgia, namun potensinya untuk merepresentasikan keindahan candi belum banyak dieksplorasi. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah: (1) Merancang ilustrasi pixel Candi Prambanan dan arca-arca utama, (2) Mengimplementasikan desain pada produk kaos. Latar belakang penelitian ini adalah untuk turut serta melestarikan situs Candi Prambanan. Laporan perancangan ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan fokus pada penciptaan karya. Proses pengumpulan data untuk memenuhi kebutuhan penelitian menggunakan metode observasi dan studi pustaka. Proses penciptaan karya seni melalui tiga tahapan, yaitu eksplorasi, perancangan, dan pembuatan. Hasil dari penelitian ini berupa lima buah desain kaos yang menampilkan ilustrasi pixel art Candi Prambanan, Arca Siwa, Dewi Durga, Ganesha, Brahma dan Wisnu. Desain ini berhasil memadukan keindahan candi dan arca yang kompleks dengan estetika pixel art yang bold dan minimalist. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya memperkaya literasi visual namun juga menawarkan model alternatif bagi pengembangan produk budaya yang inovatif dan bernilai seni tinggi.

Latar belakang utama dari penulisan ini adalah untuk menghasilkan desain kaos dengan memadukan nilai sejarah dengan gaya seni modern.Pemilihan gaya visual pixel art tidak membuat unsur sejarah dan budaya pada hasil desain menghilang.Akan tetapi, teknik pixel art digunakan untuk memberikan kesan modern dan menarik minat kalangan muda ataupun para pecinta gaya visual ini.Dari proses perancangan ini menghasilkan lima buah karya ilustrasi yang bisa dirancang sedemikian rupa ke dalam kaos.Ciri khas seni piksel yang unik serta memiliki kesan retro dan modern secara bersamaan menjadi daya tarik dalam kaos ini.Produk ini tidak hanya menawarkan nilai estetika yang relevan dengan tren fashion generasi muda, tetapi juga berfungsi sebagai medium edukasi budaya yang portabel, dimana setiap kaos dapat menjadi alat penyampai pesan pelestarian warisan budaya secara organik.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada adaptasi pixel art untuk objek budaya lain seperti candi-candi di Jawa Tengah atau Bali, dengan mempertimbangkan karakteristik unik masing-masing situs. Selain itu, studi tentang dampak psikologis desain kaos berbasis budaya terhadap peningkatan kesadaran generasi muda tentang sejarah dan nilai-nilai lokal juga layak dikembangkan. Terakhir, eksperimen dengan teknik produksi tekstil alternatif seperti kain ramah lingkungan atau material sintetis dapat dilakukan untuk memperluas pilihan pasar dan meningkatkan daya tahan produk.

  1. The Pixel Art as Computer Graphics Artistic Expression in Digital Games – DOI UBKG. pixel art computer... doi.ub.kg.ac.rs/doi/zbornici/tie24-234aThe Pixel Art as Computer Graphics Artistic Expression in Digital Games Ae DOI UBKG pixel art computer doi ub kg ac rs doi zbornici tie24 234a
  2. PERANCANGAN ILUSTRASI CANDI BESERTA ARCA-ARCA PRAMBANAN DENGAN GAYA PIXEL ART DAN IMPLEMENTASINYA PADA... doi.org/10.25124/demandia.v11i1.7810PERANCANGAN ILUSTRASI CANDI BESERTA ARCA ARCA PRAMBANAN DENGAN GAYA PIXEL ART DAN IMPLEMENTASINYA PADA doi 10 25124 demandia v11i1 7810
  3. PENCIPTAAN KOMIK DENGAN GAYA PIXEL ART | Demandia : Jurnal Desain Komunikasi Visual, Manajemen Desain,... journals.telkomuniversity.ac.id/demandia/article/view/4866PENCIPTAAN KOMIK DENGAN GAYA PIXEL ART Demandia Jurnal Desain Komunikasi Visual Manajemen Desain journals telkomuniversity ac demandia article view 4866
Read online
File size1.32 MB
Pages20
DMCAReport

Related /

ads-block-test