Tel-UTel-U

Demandia : Jurnal Desain Komunikasi Visual, Manajemen Desain, dan PeriklananDemandia : Jurnal Desain Komunikasi Visual, Manajemen Desain, dan Periklanan

Penelitian ini mengkaji bagaimana Coca-Cola, sebuah merek besar yang lama dikenal dengan storytelling emosionalnya, menggunakan kecerdasan buatan generatif (AI) dalam kampanye “Create Real Magic tahun 2024. Berbeda dengan iklan-iklan tradisional mereka yang bernuansa nostalgia, kampanye ini menampilkan tiga iklan Natal berbasis AI, “Unexpected Santa, “Secret Santa, dan “Silver Santa, yang menghadirkan gambar surealis dan alur cerita eksperimental. Desain studi kasus kualitatif digunakan dengan memanfaatkan data sekunder dari materi resmi kampanye, liputan media, ketiga iklan tersebut, dan komentar audiens di YouTube. Analisis difokuskan pada tema visual, elemen simbolis, dan tanggapan audiens. Hasil penelitian menunjukkan adanya pergeseran yang jelas dari narasi Coca-Cola yang hangat dan berpusat pada manusia. Iklan berbasis AI memungkinkan produksi lebih cepat dan eksperimen visual yang lebih bebas, tetapi juga melemahkan autentisitas dan kedalaman emosional. Reaksi audiens terbagi tajam, sebagian memuji inovasi tersebut, sementara yang lain mengkritik iklan sebagai “menyeramkan, “tak berjiwa, atau tidak sesuai dengan tradisi liburan Coca-Cola. Respon yang bertentangan ini mencerminkan peluang kreatif dari AI generatif sekaligus kekhawatiran etis yang lebih luas terkait autentisitas dan kepercayaan dalam periklanan. Kebaruan penelitian ini terletak pada fokusnya terhadap penggunaan langsung AI generatif oleh sebuah merek terkenal global dalam iklan arus utama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun AI memperluas cakrawala kreatif, merek besar berisiko mengasingkan audiens jika inovasi menggeser hubungan emosional. Keterbatasan penelitian mencakup penggunaan data sekunder dan ketiadaan metrik kinerja seperti jangkauan demografis atau tingkat keterlibatan. Penelitian selanjutnya dapat menutup celah ini melalui focus group discussion, uji A/B, atau analisis multimodal untuk memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang respons konsumen terhadap iklan berbasis AI.

Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan AI generatif dalam kampanye “Create Real Magic 2024 mengubah gaya storytelling Coca‑Cola menjadi lebih abstrak dan eksperimental, yang memberikan keuntungan berupa produksi lebih cepat dan kebebasan kreatif, namun juga mengurangi kehangatan dan kedekatan emosional yang menjadi ciri khas iklan merek tersebut.Meskipun AI dapat meningkatkan efisiensi dan personalisasi, ia tidak dapat sepenuhnya menggantikan dampak storytelling berpusat pada manusia.Penelitian ini menyoroti peluang dan risiko AI dalam industri kreatif serta pentingnya menggabungkan inovasi teknologi dengan nilai‑nilai emosional tradisional untuk menjaga identitas merek.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana persepsi konsumen berubah ketika iklan AI generatif dipadukan dengan elemen naratif manusia melalui desain eksperimental, misalnya dengan menguji apakah penambahan narator manusia dapat mengurangi rasa tak berjiwa pada iklan. Selain itu, studi kuantitatif yang membandingkan performa iklan AI‑generated versus iklan tradisional menggunakan metrik seperti tingkat konversi, durasi tampilan, dan sentiment analisis pada media sosial dapat memberikan gambaran yang lebih jelas tentang efektivitas komersial AI dalam konteks merek heritage. Terakhir, penelitian lintas budaya dapat menyelidiki apakah reaksi audiens terhadap visual AI yang surreal berbeda antara pasar Barat dan Asia, sehingga membantu merek mengadaptasi strategi AI‑driven storytelling sesuai dengan nilai dan harapan lokal.

  1. Emotional Persuasive Techniques in Advertisements on the Coca-Cola Soft Drink Brand of the Coca-Cola... doi.org/10.22158/eltls.v3n3p62Emotional Persuasive Techniques in Advertisements on the Coca Cola Soft Drink Brand of the Coca Cola doi 10 22158 eltls v3n3p62
  2. The Coca-Cola Company advertising history illustrated through phonecards | International Journal of Arts... syncsci.com/journal/IJAH/article/view/IJAH.2023.01.002The Coca Cola Company advertising history illustrated through phonecards International Journal of Arts syncsci journal IJAH article view IJAH 2023 01 002
  3. Analysis of the Effect of Marketing on Enterprise Brand Establishment: Take Coca-Cola as an Example.... doi.org/10.54254/2754-1169/36/20231807Analysis of the Effect of Marketing on Enterprise Brand Establishment Take Coca Cola as an Example doi 10 54254 2754 1169 36 20231807
Read online
File size713.24 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test