Tel-UTel-U

Demandia : Jurnal Desain Komunikasi Visual, Manajemen Desain, dan PeriklananDemandia : Jurnal Desain Komunikasi Visual, Manajemen Desain, dan Periklanan

Meningkatnya kesadaran terhadap isu lingkungan dan sosial mendorong konsumen untuk menerapkan pola konsumsi yang lebih bertanggung jawab. Namun, bukti empiris yang menjelaskan bagaimana faktor-faktor yang terkait dengan merek mempengaruhi responsible consumerism masih terbatas, khususnya di pasar negara berkembang. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh brand appeal dan emotional brand attachment terhadap responsible consumerism dengan consumer behavior sebagai variabel mediasi. Data dikumpulkan dari 238 konsumen produk ramah lingkungan di wilayah perkotaan Indonesia melalui kuesioner daring dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand appeal dan emotional brand attachment berpengaruh signifikan terhadap consumer behavior, yang selanjutnya mendorong terbentuknya responsible consumerism. Selain itu, consumer behavior terbukti berperan sebagai mediator yang signifikan dalam menerjemahkan persepsi merek dan keterikatan emosional menjadi praktik konsumsi yang lebih bertanggung jawab. Temuan ini memberikan kontribusi teoretis dengan mengintegrasikan perspektif emotional branding dan consumer engagement dalam menjelaskan perilaku konsumsi berkelanjutan, sekaligus memberikan implikasi strategis bagi pengembangan strategi branding berbasis nilai keberlanjutan.

The findings highlight that emotional attachment to a brand alone is not sufficient to generate responsible consumerism.Instead, emotional connections must be translated into active consumer engagement behaviors that mediate the relationship between brand perception and responsible consumption practices.This study demonstrates that brand appeal and emotional brand attachment significantly influence consumer behavior, which in turn mediates their relationship with responsible consumerism.The findings suggest that consumers perceptions of brand attractiveness and emotional connection play a pivotal role in shaping more conscious, active, and responsible consumption behavior.The proposed model contributes theoretically by integrating emotional and behavioral dimensions in the understanding of sustainable consumption, and offers a strategic foundation for companies aiming to build brands that are both value-aligned and emotionally resonant.

Berdasarkan hasil penelitian ini, kami menyarankan agar penelitian lanjutan berfokus pada pengembangan strategi branding yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga mampu menyampaikan nilai-nilai etis, prinsip-prinsip keberlanjutan, dan kedekatan emosional dengan konsumen. Selain itu, penting untuk mempertimbangkan aspek-aspek komunikasi desain dalam strategi branding, seperti desain kemasan ramah lingkungan, storytelling visual, dan narasi merek yang berorientasi pada keberlanjutan. Dengan demikian, organisasi dapat membangun ekosistem konsumsi yang lebih berkelanjutan dan bermakna bagi konsumen modern. Penelitian selanjutnya juga dapat memperluas cakupan industri dan menggunakan pendekatan longitudinal untuk menangkap dinamika interaksi konsumen dengan merek secara lebih komprehensif.

Read online
File size372.96 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test