IAIN PALOPOIAIN PALOPO

Kelola: Journal of Islamic Education ManagementKelola: Journal of Islamic Education Management

Penelitian ini membahas tentang responsibilitas tokoh agama Islam dalam menangkal kontra produktivitas penggunaan handphone di kalangan remaja. Penelitian ini bertujuan : untuk menganalisis penggunaan handphone di kalangan remaja Desa Buntu Batu Kecamatan Bupon Kabupaten Luwu, untuk menganalisis dampak penggunaan handphone di kalangan remaja Desa Buntu Batu Kecamatan Bupon Kabupaten Luwu, dan untuk menganalisis tokoh agama Islam dalam menangkal kontra produktivitas penggunaan handphone di kalangan remaja Desa Buntu Batu Kecamatan Bupon Kabupaten Luwu. Jenis penelitian ini yaitu field research atau penelitian lapangan yang merupakan bagian dari penelitian kualitatif deskriptif. Populasi penelitian ini adalah remaja Desa Buntu Batu Kecamatan Bupon Kabupaten Luwu berdasarkan jenjang pendidikan SMP‑SMA, dengan sampel sebanyak enam remaja yang menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa handphone sudah menjadi kebutuhan di kalangan remaja dan masyarakat umum; dampak positifnya meliputi kemudahan memenuhi aktivitas dan kebutuhan, sedangkan dampak negatifnya mencakup melupakan kewajiban, berkata kasar, kehilangan kontrol, lalai dalam kegiatan keagamaan, dan akses konten negatif. Bentuk tanggung jawab tokoh agama Islam, aparat desa, dan orang tua meliputi program pengajian bulanan, pengajian perpekan, pembenahan desa/gotong‑royong, penyediaan TPA, serta sanksi, aplikasi keagamaan, dan tidak memfasilitasi handphone bagi anak di bawah umur. Implikasi penelitian ini adalah penyediaan tempat pendidikan Al‑Quran (TPA) tidak hanya untuk anak usia dini tetapi juga untuk remaja, dengan harapan meminimalisir penggunaan handphone yang dapat menimbulkan penyimpangan.

Penggunaan handphone di kalangan remaja Desa Buntu Batu Kecamatan Bupon Kabupaten Luwu menunjukkan manfaat positif seperti peningkatan akses informasi, komunikasi, dan peluang usaha, namun juga menimbulkan dampak negatif berupa penurunan ketaatan, perilaku kasar, dan gangguan kesehatan akibat kurangnya kontrol.Oleh karena itu diperlukan bimbingan, pendampingan, serta kesadaran individu untuk mengoptimalkan manfaat dan meminimalisir penyalahgunaan.Tokoh agama Islam, bersama aparat desa dan orang tua, dapat berperan melalui program pengajian rutin, pembenahan desa, penyediaan TPA, serta penerapan sanksi dan aplikasi keagamaan untuk menanggulangi kontra‑produktivitas penggunaan handphone.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki sejauh mana pelatihan literasi digital bagi remaja dapat mengurangi dampak negatif penggunaan handphone, dengan mengukur perubahan perilaku dan pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi. Penelitian lain dapat mengeksplorasi peran program pendidikan keagamaan berbasis komunitas, seperti TPA, dalam meningkatkan kepatuhan religius remaja, menggunakan pendekatan campuran kuantitatif‑kualitatif untuk menilai faktor motivasi dan efektivitas program. Selanjutnya, dapat dievaluasi dampak penggunaan aplikasi pemantauan orang tua yang dipadukan dengan sikap parental terhadap kontrol penggunaan handphone serta pengaruhnya terhadap prestasi akademik remaja, melalui studi longitudinal yang melibatkan berbagai sekolah di wilayah tersebut.

  1. 0. 0 jurnal.umk.ac.id/index.php/pendas/article/view/29280 0 jurnal umk ac index php pendas article view 2928
  2. Pendidikan Karakter Pada Anak Sekolah Dasar Di Era Digital | AR-RIAYAH: Jurnal Pendidikan Dasar. pendidikan... doi.org/10.29240/jpd.v2i1.439Pendidikan Karakter Pada Anak Sekolah Dasar Di Era Digital AR RIAYAH Jurnal Pendidikan Dasar pendidikan doi 10 29240 jpd v2i1 439
  3. MANAJEMEN PROGRAM PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER DI SEKOLAH DASAR | Maisaro | JAMP : Jurnal Administrasi... doi.org/10.17977/um027v1i32018p302MANAJEMEN PROGRAM PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER DI SEKOLAH DASAR Maisaro JAMP Jurnal Administrasi doi 10 17977 um027v1i32018p302
Read online
File size338.15 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test